Ganjar Janjikan Produk Perusahaan Lokal Penyerap Banyak Tenaga Kerja Dipasarkan Dubes

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Januari 2024
Ganjar Janjikan Produk Perusahaan Lokal Penyerap Banyak Tenaga Kerja Dipasarkan Dubes

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan masa kampanye pemilu dimulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024.

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, terus melakukan kampanye dengan menawarkan berbagai program termasuk bakal mendorong para duta besar (Dubes) Indonesia untuk mempromosikan produk brand lokal di luar negeri.

Baca Juga:

Capres Ganjar Napak Tilas di Rumah dr Radjiman Wedyodiningrat

"Kita (Ganjar-Mahfud) minta agar duta besar itu menjadi fasilitator yang bisa bantu, sehingga beberapa negara di luar sana yang butuh produksi alas kaki seperti ini bisa didorong," ujar Ganjar saat mengunjungi pabrik sepatu dan sandal PT Dwi Prima Sentosa di Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pabrik itu memproduksi alas kaki dengan brand dalam negeri.

Ganjar menambahkan, kegiatan ekspor produsen pabrik alas kaki perusahaan tersebut masih terbilang lancar dan aman. Namun, kondisi pasar dunia yang belum stabil menyebabkan kapasitas ekspor kurang optimal.

Ganjar menjanjikan bakal mendorong kebijakan pemberian insentif dan kemudahan bisnis bagi perusahaan yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi.

"Melihat kondisi seperti ini memang perlu perhatian kepada industri yang sudah berjalan. Perlu insentif, perlu kemudahan, perlu dibantu pemasaran di luar," jelasnya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu mengatakan, perusahaan yang menyerap banyak tenaga kerja lokal, harus lebih diberikan perhatian pemerintah.

"Umpama kapasitas turun, dilobi dan ini perlu bantuan-bantuan yang bisa diberikan karena ini menyerap tenaga kerja yang cukup banyak," katanya.

Saat ini ada tiga pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang tengah bertarung untuk memenangkan Pilpres 2024. (Pon)

Baca Juga:

Setuju APK Semrawut Ditertibkan, Ganjar Ajak Relawan Ikut Perbaiki

#Ganjar Pranowo #Pemilu #Pilpres 2024 #Tenaga Kerja
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bocoran Formula UMR Baru dari Penasihat Presiden, Semua Daerah Tidak Boleh di Bawah KHL
Said Iqbal tegaskan UMR di UU Pelindungan Ketenagakerjaan terbaru wajib di atas survei KHL. Cek formula upah minimum dan indeks terbarunya!
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Formula UMR Baru dari Penasihat Presiden, Semua Daerah Tidak Boleh di Bawah KHL
Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
13 Aturan Baru UU Ketenagakerjaan, Buruh Pemburu Rupiah Wajib Tahu!
DPR resmi mengesahkan UU Ketenagakerjaan baru yang mengatur 13 poin krusial, termasuk larangan penahanan ijazah pekerja dan perlindungan dana pesangon.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
13 Aturan Baru UU Ketenagakerjaan, Buruh Pemburu Rupiah Wajib Tahu!
Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Bagikan