Ganjar dan Aria Bima Bacakan Puisi Karya Bung Karno di Penutupan Rakernas PDIP

Eddy FloEddy Flo - Senin, 13 Januari 2020
 Ganjar dan Aria Bima Bacakan Puisi Karya Bung Karno di Penutupan Rakernas PDIP

Penampilan politisi PDIP Ganjar Pranowo dan Aria Bima pada Malam Kebudayaan Rakernas PDIP (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Rombongan seniman yang dikomandoi Butet Kartaredjasa tampil di panggung Rakernas I PDI Perjuangan yang dihelat di JIEXpo, Kemayoran, Jakarta Minggu (12/1). Rombongan seniman itu tampil di atas panggung untuk memainkan lakon hiburan tentang kejayaan Indonesia di masa lampau.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama ribuan kader partai berlogo banteng moncong putih begitu menikmati malam kebudayaan itu.

Baca Juga:

PDIP Lahirkan 9 Rekomendasi Hasil Rakernas I di Jakarta

Para seniman seperti Cak Lontong, Akbar, Marwoto, Boris, Mucle, dan Abdul, turut ambil peran di dalam lakon hiburan tersebut.Tak ketinggalan, Politikus PDIP Aria Bima juga ambil peran untuk menghibur peserta Rakernas I.

Penampilan Cak Lontong dan sejumlah seniman di Malam Kebudayaan Rakernas PDIP
Penampilan Cak Lontong dan sejumlah seniman di Malam Kebudayaan Rakernas PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta (MP/Ponco Sulaksono)

Guyonan-guyonan dilontarkan Cak Lontong dan rekan seniman dari atas panggung. Satu di antaranya membahas tentang persoalan banjir di suatu wilayah yang tidak kunjung selesai.

Tampak sesekali Megawati juga tertawa melihat akting para seniman itu.

Cak Lontong bercerita bahwa urusan banjir bisa selesai dengan normalisasi dan naturalisasi. Walhasil, Cak Lontong tidak memahami makna normalisasi dan naturalisasi. Candaan tersebut sontak disambut tawa ribuan kader PDIP.

Suasana semakin meriah ketika Politikus PDIP Kirana Larasati tampil di atas panggung untuk memerankan sebuah karakter. Cak Lontong dan Marwoto tampak saling mengambil kesempatan mendapatkan perhatian Kirana yang berparas ayu.

Marwoto mengawali upaya untuk mengambil perhatian Kirana. Dia tampak membetulkan mic wanita Jakarta itu dengan cara halus. Tindakan itu sontak menuai protes Akbar.

"Ini mic saya juga rusak," protes Akbar yang direspons Marwoto dengan gimik meludah.

Setelah Marwoto, giliran Cak Lontong yang berupaya menarik perhatian Kirana. Cak Lontong coba merayu.

"Kamu tau tandanya burung berkicau?," tanya Cak Lontong ke Kirana.

"Tidak," jawab Kirana. Cak Lontong kembali merayu dengan sebuah pertanyaan.

"Kamu tau artinya bunga bunga itu?," tanyanya lagi.

"Tidak tahu," sahut Kirana lagi.

Cak Lontong langsung menimpai, "Cantik-cantik ternyata enggak tahu apa apa," tuturnya.

Sontak dialog itu membuat kader PDIP tertawa terbahak-bahak.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyalami para penampil dalam Malam Kebudayaan Rakernas PDIP
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyalami para penampil dalam Malam Kebudayaan Rakernas PDIP (MP/Ponco Sulaksono)

Setelah pementasan itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Politikus PDIP Aria Bima membacakan puisi "Aku Melihat Indonesia" karya Bung Karno. Setelah itu, Butet Kartaredjasa mengambil kesimpulan dan mengaitkannya dengan tema Rakernas PDIP.

"Begitulah kita memaknai rempah dari sejarah. Kita harus terus memperjuangkan kejayaan tidak bisa hanya berhenti di masa silam, tidak bisa. Sebab kalau kita hanya berhenti di masa lalu dininabobokkan di kejayaan masa lalu, di alam mimpi, sekarang harumnya rempah, aroma rempah menjadi inspirasi kita bersama, inspirasi untuk kebangkitan kejayaan kita," ucap Butet.

Baca Juga:

Masinton Curigai Kedatangan Penyidik KPK ke Kantor DPP PDIP Bermotif Politis

"Sodara sodaraku banteng banteng Indonesia mari berdiri kita bernyanyi, kita menari untuk kejayaan Indonesia untuk hari ini dan kejayaan masa mendatang," sambungnya disertai tepuk tangan meriah peserta Rakernas.

Seluruh artis kemudian menyanyikan lagu Gemu Famire dari Maumere, Nusa Tenggara Timur. Semua asyik berjoget baik yang di atas pentas maupun yang duduk langsung berdiri ikut berjoget. Lagu riang itu mengakhiri seluruh rangkaian acara. Megawati pun naik ke atas pentas dan menyalami Butet cs diakhiri foto bersama.

Sebagaimana diketahui, Rakernas telah dilakukan selama tiga hari sejak jumat 10 Januari 2020 lalu. Tema rakernas sendiri adalah 'Solid Bergerak mewujudkan Indonesia negara industri berbasis riset dan inovasi nasional dengan sub tema jalur strategi rempah dalam lima prioritas industri nasional untuk mewujudkan Indonesia berdikari'.(Pon)

Baca Juga:

Dilaksanakan Tertutup, Megawati Beri Pengarahan Jelang Penutupan Rakernas PDIP

#PDI Perjuangan #Rakernas PDIP #Ganjar Pranowo #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Bagikan