Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gangga, Teddy Adhitya, hingga Voxxes Gelar Konser di Thailand

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 26 Maret 2023
Gangga, Teddy Adhitya, hingga Voxxes Gelar Konser di Thailand

Ketiga musisis asal Indonesia berkolaborasi dengan musisi Thainland. (Foto: Dok/JUICEY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIGA musisi asal Indonesia kembali mengharumkan nama Tanah Air melalui konser yang digelar di Mutual Bar, Bangkok Thailand. Dalam bar tersebut, tertulis “Fresh artists from Indonesia, first time vibing in Bangkok” begitulah sub judul yang tercantum di poster acara HIDDEN JUICE.

Ketiga musisi itu adalah Gangga, Teddy Adhitya dan Voxxes berhasil menarik perhatian pendengar baru di Bangkok, Thailand. Kesempatan ini terwujud atas dasar kerja sama antara Tap Projects (yang menaungi ketiga musisi tersebut) dan sebuah label rekaman progresif independent asal Bangkok bernama Juicey Records.

Baca juga:

Gangga Memaknai Sebuah Rumah Lewat Single ‘Empty House’

Acara tersebut bagaikan selebrasi awal dari rangkaian kolaborasi yang akan dijalankan oleh tap projects dengan Juicey kedepannya. Diibaratkan pemanasan yang sempurna, HIDDEN JUICE, berhasil memberi kesan dan dampak baik bagi para musisi yang berpartisipasi di dalamnya.

“Senang rasanya bisa berkolaborasi dengan Juicey dan para musisinya, acara kolektif ini tercipta dengan semangat independen selayaknya saling dukung dan membangun ekosistem yang bersinergi. Semoga semakin banyak kolaborasi musik di Asia Tenggara untuk menciptakan karya bersama,” tulis CEO dari Tap Projects Anya Anggarda dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Jumat (24/3).

Walau di poster acara utama hanya mencantumkan 3 nama musisi Indonesia, kejutan hangat berupa kolaborasi dengan musisi di bawah naungan Juicey berhasil menambahkan keseruan di malam itu. Teddy Adhitya tampil bersama Jaymeen, Voxxes dengan TELEx TELEx dan Gangga berkolaborasi dengan HYBS.

Baca juga:

Teddy Adhitya Ceritakan Cinta Seluas Samudra di Album ‘Ocean’

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh TED (@teddyadhitya)

“Seru banget akhirnya berkesempatan manggung di Bangkok untuk pertama kalinya, senang sekali banyak pendengar lagu gue yang ada di Bangkok menyempatkan hadir. Rasa intimate ketika perform itu priceless sih,” jelas Teddy Adhitya.

Kolaborasi antara tap projects dan Juicey ini tentu memiliki maksud dan tujuan tak hanya senang-senang semata. Dengan masing-masing pihak yang memiliki kelebihan koneksi di negaranya sendiri, menjadikan strategi yang bijak untuk bisa saling dukung dalam mempromosikan musik satu sama lain, sehingga bisa meraih jangkauan yang lebih luas atas pendengar baru bagi setiap musisinya.

Rencana ini dipermudah dengan mayoritas karya musik yang diciptakan dari dua belah pihak mempergunakan bahasa Inggris sehingga bisa dinikmati di kedua negara. (Far)

Baca juga:

Kandiya Cerita Tentang Teman Bermuka Dua di 'Kiss And Tell'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan