Gagal Deteksi Caleg PDIP Harun Masiku, Dirjen Imigrasi Dituntut Mundur

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 27 Januari 2020
Gagal Deteksi Caleg PDIP Harun Masiku, Dirjen Imigrasi Dituntut Mundur

Direktur Jendral Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Irjen Pol (Purn) Ronny Franky Sompie kepada wartawan di Gedung Ombudsman RI Jakarta, Selasa (25/6/2019). (ANT/Humas Ombudsman RI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fakta keberadaan tersangka kasus suap caleg PDIP Harun Masiku yang ternyata berada di Indonesia saat OTT KPK terhadap Wahyu Setiawan menjadi tamparan keras bagi Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia.

Pengamat politik Jerry Massie menyatakan kejadian ini juga menjadi bukti lemahnya imigrasi yang ada di Indonesia. Dia pun menuntut Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny Sompie mundur dari jabatannya sebagai wujud pertanggungjawaban.

Baca Juga

Lontarkan Pernyataan Ngawur Soal Harun Masiku, Presiden Jokowi Semprot Menteri Yasonna

“Ini keteledoran dan lemahnya imigrasi. Ditjen Imigrasi harus bertanggung jawab. Kalau perlu Dirjen Imigrasi diganti dengan pemimpin yang berani dan punya kredibilitas yang kuat lantaran kurang berani menindak Harun Masiku,” kata Jerry dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Senin (27/1).

Jerry mengaku tak habis pikir dengan fakta yang terkuak berkat rekaman kamera pengawas milik Bandara Soekarno Hatta itu. Menurut dia, sosok di balik misteri Harun juga menjadi kritikan tersendiri kepada KPK yang menangani kasus suap politisi PDIP itu.

Harun
Pria yang diduga Harun Masiku di Bandara Soetta. Foto: Net

“Pertanyaannya jika dia ada di Indonesia, lalu siapa yang menyembunyikan dia. Atau pertanyaannya, KPK sudah tahu, pura-pura tidak tahu, atau disengaja?” tanya Jerry.

Dengan beragam pertanyaan itu, Jerry dengan lugas meragukan kinerja lembaga antirasuah di bawah kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai tak tegas. “Memang nyali KPK tak seperti pendahulu sebelumnya,” sindir dia.

Hari ini, Ombudsman Republik Indonesia rencananya bakal memanggil Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny Sompie. Pemanggilan Ronny ini untuk mendalami kesimpangsiuran informasi terkait keberadaan eks caleg PDI-P Harun Masiku.

"Pukul 14.00 WIB. Sesuai info protokol, Dirjen Imigrasi yang akan datang. (Dipanggil) soal pernyataan tentang keberadaan Harun Masiku," kata Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala kepada wartawan. (Knu)

Baca Juga

Pembentukan Tim Gabungan Pemburu Harun Masiku Dinilai Untuk Ganggu Kerja KPK

#Imigrasi #PDIP #Ott Kpk
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nusron Wahid Tidak Datang Pemeriksaan Pakai Alasan Ada Tabrakan Agenda, KPK Beri Ultimatum
Menteri ATR Nusron Wahid absen dari pemeriksaan KPK terkait kasus suap HGB Summarecon. KPK minta Nusron kooperatif pada jadwal ulang.
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Nusron Wahid Tidak Datang Pemeriksaan Pakai Alasan Ada Tabrakan Agenda, KPK Beri Ultimatum
Indonesia
Surat Panggilan Sudah Dikirim, KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Pekan Ini
KPK resmi memanggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Surat Panggilan Sudah Dikirim, KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Pekan Ini
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Terjaring Operasi Penindakan Prostitusi, 18 WNA Dideportasi Dari Bali
Seluruh WNA yang dideportasi juga diusulkan masuk dalam daftar penangkalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Terjaring Operasi Penindakan Prostitusi, 18 WNA Dideportasi Dari Bali
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Kembangkan Kasus OTT di Bogor, KPK Sita Duit Ratusan Juta di Kantor ART/BPN Jatim
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah seusai menggeledah Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur pada 24 September 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Kembangkan Kasus OTT di Bogor, KPK Sita Duit Ratusan Juta di Kantor ART/BPN Jatim
Indonesia
Bupati Sirajudin Lasena Dicokok di Hotel Berbintang Jakarta, KPK Beri Petunjuk Lagi Apa
KPK dalami agenda Bupati Bolmut Sirajudin Lasena sewa 2 kamar hotel di Jakarta sebelum terjaring OTT. Ditemukan uang Rp130 juta di lokasi.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bupati Sirajudin Lasena Dicokok di Hotel Berbintang Jakarta, KPK Beri Petunjuk Lagi Apa
Indonesia
KPK Dalami Aliran Rp 106,3 Miliar dalam Kasus Suap HGB Summarecon, Nama Nusron Wahid Disebut
KPK mendalami aliran uang Rp 106,3 miliar dalam kasus suap HGB Summarecon. Kini, nama Nusron Wahid ikut disebut.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
KPK Dalami Aliran Rp 106,3 Miliar dalam Kasus Suap HGB Summarecon, Nama Nusron Wahid Disebut
Indonesia
Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Diduga Terima Gratifikasi Rp 11,14 Miliar
KPK menduga Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena menerima gratifikasi dengan total Rp 11,14 miliar sepanjang 2023 hingga 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 22 September 2026
Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Diduga Terima Gratifikasi Rp 11,14 Miliar
Indonesia
Modus Legislator Vinna Ledy Hadiah Pinjam Nama Adik Terbongkar! KPK Sita Mobil Ketiga Hadiah Pengusaha
KPK kembali menyita mobil mewah Innova Zenix milik anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy yang diatasnamakan adiknya dari pengusaha EBS.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Modus Legislator Vinna Ledy Hadiah Pinjam Nama Adik Terbongkar! KPK Sita Mobil Ketiga Hadiah Pengusaha
Bagikan