MerahPutih.com - Fakta keberadaan tersangka kasus suap caleg PDIP Harun Masiku yang ternyata berada di Indonesia saat OTT KPK terhadap Wahyu Setiawan menjadi tamparan keras bagi Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia.
Pengamat politik Jerry Massie menyatakan kejadian ini juga menjadi bukti lemahnya imigrasi yang ada di Indonesia. Dia pun menuntut Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny Sompie mundur dari jabatannya sebagai wujud pertanggungjawaban.
Baca Juga
Lontarkan Pernyataan Ngawur Soal Harun Masiku, Presiden Jokowi Semprot Menteri Yasonna
“Ini keteledoran dan lemahnya imigrasi. Ditjen Imigrasi harus bertanggung jawab. Kalau perlu Dirjen Imigrasi diganti dengan pemimpin yang berani dan punya kredibilitas yang kuat lantaran kurang berani menindak Harun Masiku,” kata Jerry dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Senin (27/1).
Jerry mengaku tak habis pikir dengan fakta yang terkuak berkat rekaman kamera pengawas milik Bandara Soekarno Hatta itu. Menurut dia, sosok di balik misteri Harun juga menjadi kritikan tersendiri kepada KPK yang menangani kasus suap politisi PDIP itu.
“Pertanyaannya jika dia ada di Indonesia, lalu siapa yang menyembunyikan dia. Atau pertanyaannya, KPK sudah tahu, pura-pura tidak tahu, atau disengaja?” tanya Jerry.
Dengan beragam pertanyaan itu, Jerry dengan lugas meragukan kinerja lembaga antirasuah di bawah kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai tak tegas. “Memang nyali KPK tak seperti pendahulu sebelumnya,” sindir dia.
Hari ini, Ombudsman Republik Indonesia rencananya bakal memanggil Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny Sompie. Pemanggilan Ronny ini untuk mendalami kesimpangsiuran informasi terkait keberadaan eks caleg PDI-P Harun Masiku.
"Pukul 14.00 WIB. Sesuai info protokol, Dirjen Imigrasi yang akan datang. (Dipanggil) soal pernyataan tentang keberadaan Harun Masiku," kata Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala kepada wartawan. (Knu)
Baca Juga
Pembentukan Tim Gabungan Pemburu Harun Masiku Dinilai Untuk Ganggu Kerja KPK