Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gagal Bersaing, Puluhan Koperasi Gulung Tikar

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 04 Oktober 2017
Gagal Bersaing, Puluhan Koperasi Gulung Tikar

Salah satu usaha koperasi warga (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Nasib koperasi kini tak seindah kata-kata yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945. Koperasi disebutkan sebagai sokuguru perekonomian nasional namun dalam kenyataan, koperasi justru terburuk berhadapan dengan model bisnis kapitalis.

Dinas Koperasi, UKM, Peridustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi, Jawa Barat mencatat puluhan koperasi gulung tikar atau bangkrut yang disebabkan beberapa faktor.

"Ada 87 unit kopeasi yang gulung tikar ini terhitung sejak 2015-2016 dan untuk 2017 masih dalam pendataan," kata Kepala Bidang Koperasi Diskop UKM PP Kota Sukabumi Ai Rochatika di Sukabumi, Rabu (4/10).

Menurutnya, banyaknya UKM yang gulung tikar tersebut karena managemen yang buruk dan hanya mengandalkan bantuan pemerintah saja baru bergerak. Bahkan, ada juga oknum yang membentuk koperasi tujuannya hanya untuk menerima bantuan, tetapi tidak ada realisasi ataupun progam kerjanya.

Harus diakui, keberadaan koperasi di Kota Sukabumi belum bisa menjadi andalan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi minimalnya anggotanya. Dari data pihaknya saat ini jumlah koperasi yang tersisa hanya 308 unit saja dan itu pun semuanya tidak aktif.

Lanjut dia, padahal pemerintah baik pusat hingga daerah terus berupaya membangkitkan koperasi sebagai wadah untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Tetapi disayangkan managemen yang kurang baik dan ada unsur lainnya sehingga banyak koperasi yang tidak berkembang.

"Pemkot Sukabumi berupaya mondorong dan membangkitkan kembali koperasi-koperasi yang terancam bangkrut asalkan pengurusnya punya komitmen untuk membangun kembali dan memajukan koperasinya tersebut," tambahnya.

Ai mengatakan walaupun demikian ternyata cukup banyak juga koperasi yang maju bahkan bisa bertaraf internasional karena mampu mengelolanya dengan baik. Sehingga ekonimi dan kesejahteraan anggotanya terus meningkat.

Pihaknya juga terus membuat berbagai progam agar koperasi yang tersisa bisa tumbuh dan berkembang. Seperti memberikan pelatihan khususnya manajemen keungan, produk dan lain-lain serta memberikan modal dan pinjaman lunak.(*)

#Koperasi #UKM/UMKM #Kota Sukabumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Transaksi Koperasi Merah Putih Capai Rp 56,8 Miliar, Paling Laku Pupuk
Telah terbentuk 83.380 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dengan 60.783 koperasi telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Transaksi Koperasi Merah Putih Capai Rp 56,8 Miliar, Paling Laku Pupuk
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Ini Daftar Bantuan Sosial Yang Bakal Disalurkan Melalui Koperasi Merah Putih
Penyaluran bansos melalui KDKMP akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan operasional di lapangan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ini Daftar Bantuan Sosial Yang Bakal Disalurkan Melalui Koperasi Merah Putih
Indonesia
Prabowo Tetapkan 20 Persen Keuntungan Koperasi Merah Putih Jadi Pendapatan Desa
Kementerian Desa telah mengembangkan desa-desa tematik yang memiliki keunggulan di beberapa sektor, misalnya produksi jagung, ikan, dan komoditas lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Tetapkan 20 Persen Keuntungan Koperasi Merah Putih Jadi Pendapatan Desa
Indonesia
Beda Dengan Manajer, Gaji Pegawai Sesuai Pendapatan Tiap Koperasi Merah Putih
PT Agrinas Pangan Nusantara bertanggung jawab atas pembangunan fisik, gudang, gerai koperasi serta operasional KDKMP selama dua tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Beda Dengan Manajer, Gaji Pegawai Sesuai Pendapatan Tiap Koperasi Merah Putih
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut KDKMP akan Salurkan Kredit Super Mikro dengan Bunga 8 Persen
KDKMP tidak hanya akan berperan sebagai koperasi simpan pinjam, tetapi juga akan menyediakan layanan kredit mikro dan super mikro.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Presiden Prabowo Sebut KDKMP akan Salurkan Kredit Super Mikro dengan Bunga 8 Persen
Indonesia
Bangunan Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Aset Desa
Data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 9 Juli 2026, dari 35.870 titik pembangunan koperasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Bangunan Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Aset Desa
Indonesia
30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Ditempatkan di Agustus 2026
Para manajer akan ditempatkan sesuai daerah asal masing-masing agar lebih memahami karakteristik wilayah dan memudahkan pengelolaan koperasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Ditempatkan di Agustus 2026
Indonesia
Koperasi Bakal Dilibatkan Dalam Rantai Bisnis Sawit, Bukan Hanya Kelola Kebun
Kementerian Koperasi akan meresmikan pabrik CPO berbasis koperasi di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada akhir Juli atau awal Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Koperasi Bakal Dilibatkan Dalam Rantai Bisnis Sawit, Bukan Hanya Kelola Kebun
Indonesia
Latihan Dasar Kemiliteran Manajer Kopdes Jadi Bela Negara dan Manajerial, DPR: Memang Tidak Cocok
Perubahan yang dilakukan Kemhan tidak hanya sebatas pergantian nama program semata,substansi, metode pembelajaran, serta sistem pelatihan harus benar-benar diperbaik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Latihan Dasar Kemiliteran Manajer Kopdes Jadi Bela Negara dan Manajerial, DPR: Memang Tidak Cocok
Bagikan