Telusur Luak Limopuluah

Gaet Wisatawan Millennial, Payakumbuh Bangun Dua Destinasi Kekinian

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 29 November 2018
Gaet Wisatawan Millennial, Payakumbuh Bangun Dua Destinasi Kekinian

Berswafoto di spot sarang burung, Puncak Marajo. (Foto: instagram@yonaprnm_)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERSWAFOTO dengan latar belakang pemandangan indah seolah sudah menjadi kewajiban bagi anak muda sekarang. Mereka rela melancong jauh demi sebuah potret yang bagus untuk di letakkan di beranda media sosial.

Melihat kebiasaan itu, pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, langsung bergegas mempersiapkan dua destinasi wisata baru dengan corak millennial. Hal ini bertujuan agar wisatawan, khususnya kaum muda datang ke Payakumbuh.

"Saat ini sedang kami siapkan wisata alam Puncak Marajo yang lokasinya berdekatan dengan Ngalau Indah," kata Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh, Haidatul Rahmat seperti dilansir Antara.

Kemudian, destinasi wisata lainnya yang akan hadir di Payakumbuh adalah Ruang Terbuka Hijau Jembatan Ratapan Ibu. Tempat ini akan dijadikan objek wisata yang mengusung konsep millennial. Tentu dengan maksud agar dikerumuni anak-anak muda.

1. Wisata sembari olahraga di Puncak Marajo

Berswafoto di Puncak Marajo. (Instagram/@sudutpayakumbuh)
Berswafoto di Puncak Marajo. (Foto: instagram@sudutpayakumbuh)

Untuk Puncak Marajo, karena lokasinya sangat berdekatan dengan destinasi wisata Ngalau Indah, kemungkinan tidak banyak yang akan diubah karena fasilitas sudah cukup memadai, seperti anak tangga yang bagus untuk menuju puncaknya.

"Di Puncak Marajo yang akan ditambah mungkin spot untuk berswafoto dan sarana kebersihan," ujarnya.

Dari Puncak Marajo, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan alam yang bagus dan menyejukkan pandangan. Dari atas juga terlihat beberapa puncak gunung, seperti Gunung Talang, Marapi dan Gunung Sago.

"Objek wisata ini juga cocok untuk berolahraga trekking, jadi sambil olahraga juga bisa berwisata," kata Haidatul.

2. Wisata millennial berkerangka sejarah di Jembatan Ratapan Ibu

Ruang Terbuka Hijau Jembatan Ratapan Ibu. (Instagram/@gadihbujangpayakumbuh)
Ruang Terbuka Hijau Jembatan Ratapan Ibu. (Foto: instagram@gadihbujangpayakumbuh)

Objek wisata di Jembatan Ratapan Ibu nantinya akan disiapkan beberapa wahana yang menarik, salah satunya flying fox. Pembangunan ini tentu saja agar menarik minat para kaum millennial.

Sejatinya, Jembatan Ratapan ibu dulunya merupakan bagian dari sejarah kemerdekaan Indonesia. Tempat ini, pernah menjadi saksi bisu bagaimana kerasnya perjuangan para pejuang melawan penjajah, dan patung ratapan ibu merupakan simbol dari perlawanan itu.

3. Lokasi wisata baru millennial yang berada di dekat pusat kota

Jalan menuju Puncak Marajo. (Foto/lancangkuning.com)
Jalan menuju Puncak Marajo. (Foto: lancangkuning.com)

Kedua lokasi millennial yang akan di bangun perintah kota Payakumbuh ini terletak tak jauh dari pusat kota. Puncak Marajo hanya berjarak sekitar 4 km dari pusat Kota Payakumbuh. Jika kamu datang dari Bukittinggi, lokasinya berada sebelum masuk kota Payakumbuh.

Sedangkan Jembatan Ratapan Ibu letaknya tepat di pusat kota Payakumbuh, tepatnya di samping Pasa Ibuah atau Pasar Ibuh. Lokasinya berada tepat di pinggir sungai, namanya Batang Agam. (zaim)

Baca Juga: Air Terjun Lubuk Batang, Destinasi Tersembunyi di Lima Puluh Kota

#Telusur Luak Limopuluah #Sumatera Barat #Wisata #Travel
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Amblesan tersebut terjadi akibat proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Indonesia
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Setidaknya ada 200 orang mengungsi ke musala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Hutan di Sumbar Kian Menyusut, DPR Desak Rehabilitasi Hutan Bukit Barisan
Hutan di Sumatera Barat kini kian menyusut. DPR pun mendesak adanya rehabilitasi Hutan Bukit Barisan.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Hutan di Sumbar Kian Menyusut, DPR Desak Rehabilitasi Hutan Bukit Barisan
Bagikan