"Gadget" Picu Mata Kering pada Anak

Rina GarminaRina Garmina - Jumat, 07 Juli 2017

Terlalu lama main gadget berisiko menimbulkan mata kering pada anak. (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Anak Anda sering main game menggunakan komputer, laptop atau ponsel? Itu tandanya dia berisiko terkena gejala mata kering. Gejala ini umumnya menyerang pasien berusia muda yang sering bekerja di depan komputer.

Spesialis Optometri dari University of Houston, Amber Gaume Giannoni, menyebutkan semakin lama anak berada di depan layar komputer, laptop atau posnsel, risikonya semakin besar. Pasalnya, saat menatap layar, mereka cenderung jarang berkedip. Akibatnya mata mudah kering. Padahal berkedip dapat membantu merangsang kelenjar yang berguna untuk melembapkan mata.

Studi yang sama menunjukkan anak-anak berusia delapan tahun dapat menghabiskan enam jam sehari di depan layar. Gianonni menyarankan orangtua membatasi waktu menonton di gadget serta senantiasa memonitor gejala mata kering pada anak.

Beberapa gejala yang dapat dilihat ialah mata merah. Selain itu bila anak sering menggosok mata dan sering memaksakan untuk berkedip, orangtua juga perlu waspada.

Karena itu Amber menyarankan orangtua menerapkan metode 20-20-20 untuk mengurangi ketegangan mata. Dengan metode ini anak diajari untuk mengistirahatkan mata selama 20 detik setiap 20 menit sekali. Kemudian jarak aman menonton ialah 20 kaki atau sekitar enam meter dari gadget. Demi kesehatan mata anak, tidak ada salahnya Anda menerapkan metode ini.

Baca juga informasi kesehatan lain pada artikel Kopi Ternyata Baik Untuk Kesehatan Mata.

#Kesehatan Mata Anak #Kesehatan Mata
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

Lifestyle
Lensa Korektif Solusi Penanganan Miopia yang Bekerja saat Tidur
Lensa ini membantu meratakan bagian tengah kornea sehingga, saat dilepas di pagi hari, pengguna dapat melihat lebih jelas tanpa perlu kacamata atau lensa kontak sepanjang hari.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Lensa Korektif Solusi Penanganan Miopia yang Bekerja saat Tidur
Fun
Tren Softlens 2026: Teknologi Silicon Hydrogel dan Warna Natural Jadi Andalan
Pink Rabbit Lens menghadirkan 9 varian softlens terbaru dengan teknologi Silicon Hydrogel. Dilengkapi Micro-Dot Blending dan kolaborasi eksklusif LIUNIC Sisters.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Tren Softlens 2026: Teknologi Silicon Hydrogel dan Warna Natural Jadi Andalan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Berita Foto
Peringati Hari Penglihatan Dunia Rohto Bagikan 1.200 Kacamata Gratis bagi Anak Sekolah
Kepala Sekolah SMP Negeri 32 Emma Suhainah memasang kacamata secara simbolis saat pemberian Kacamata Baca peringati Hari Penglihatan Dunia di SMP Negeri 32 Kota Tangerang, Senin (13/10/2025).
Didik Setiawan - Senin, 13 Oktober 2025
Peringati Hari Penglihatan Dunia Rohto Bagikan 1.200 Kacamata Gratis bagi Anak Sekolah
Lifestyle
Waspadai Tanda-Tanda Mata Minus pada Anak
Pertambahan mata minus ini akan mengganggu aktivitas belajar maupun perkembangan anak
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Oktober 2025
Waspadai Tanda-Tanda Mata Minus pada Anak
Lifestyle
Parents, Kenali Penyebab Mata Merah pada Anak
Kondisi mata merah ditandai dengan memerahnya bagian berwarna putih pada bola mata.
Dwi Astarini - Sabtu, 24 Mei 2025
Parents, Kenali Penyebab Mata Merah pada Anak
Lifestyle
4 Penyebab Mata Gatal
Mengenali penyebab mata gatal menantukan penanganan yang tepat untuk keluhan ini.
Dwi Astarini - Rabu, 20 November 2024
4 Penyebab Mata Gatal
Lifestyle
Hindari Kebutaan, Tangani Mata Silinder dengan Tepat
Astigmatisme tidak dapat disepelekan sebab gangguan refraksi termasuk mata silinder dapat menyebabkan kebutaan.
Dwi Astarini - Jumat, 25 Oktober 2024
 Hindari Kebutaan, Tangani Mata Silinder dengan Tepat
Lifestyle
Cegah Kebutaan, Dokter Anjurkan Tangani Mata Malas Anak
Dokter menganjurkan tangani mata malas anak sejak dini. Penyakit ini umumnya dialami oleh orang dewasa berusia 20-70 tahun, yang tidak diobati saat masih anak-anak.
Soffi Amira - Kamis, 10 Oktober 2024
Cegah Kebutaan, Dokter Anjurkan Tangani Mata Malas Anak
Lifestyle
2 Tindakan Tangani Retina Mata Sobek
Semakin dini retina mata sobek ditangani dengan tepat, semakin mencegah risiko memburuknya penglihatan atau bahkan risiko kebutaan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Agustus 2024
2 Tindakan Tangani Retina Mata Sobek
Bagikan