Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gabungkan Dangdut dengan Afro Beat, Sendy Ariani Rilis 'Cinta Cinta Cinta'

Febrian AdiFebrian Adi - Kamis, 09 November 2023
Gabungkan Dangdut dengan Afro Beat, Sendy Ariani Rilis 'Cinta Cinta Cinta'

Sendy Ariani kolaborasi Bloodlyne. (Foto: Dok/Sendy Ariani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NUSANTARA memiliki warisan berlimpah, mulai dari sejarah, budaya hingga berhasil memberikan inspirasi untuk setiap insan di dalamnya. Seperti ex member JKT 48 Sendy Ariani yang merilis single terbaru berjudul Cinta Cinta Cinta terinspirasi dari warisan kaya Indonesia.

Lagu Cinta Cinta Cinta memberikan pandangan ke dalam dunia pesona, cinta yang terlarang, hingga perpaduan budaya. Memberikan nuansa unik dengan menggabungkan dangdut, R&B hingga irama segar dari afrobeat amapiano untuk menciptakan suara global nan eksentrik.

Baca juga:

Putri Ariani Ajak Pendengar Move On Melalui 'Perfect Liar'

Tak sendiri, Sendy Ariani mengajak Bloodlyne dan New Sound Generation untuk bergabung dan memperlengkap karya terbaru ini. “Lagu yang mencampurkan dua budaya berbeda dan akan membuat siapapun ikut menari dan bernyanyi bersama,” ucap Bloodlyne dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Rabu (8/11).

Lagu berisikan vokal Sendy Ariani yang begitu mistis sekaligus memikat ini, seakan membuat menari para pendengar dan mendorong mereka untuk lebih mendalami sebuah dunia romansa dan penuh gairah dari lagu Cinta Cinta Cinta.

Selain itu, secara kolaboratif mereka memanfaatkan kekuatan cerita budaya dan irama modern untuk menciptakan lagu-lagu yang beresonansi dengan audiens secara global. Cinta Cinta Cinta adalah bukti komitmen mereka untuk menghasilkan lagu-lagu yang relevan dan abadi.

“Sebuah perjalanan melalui Indonesia kuno dengan kisah cinta yang begitu menawan, bahkan menyaingi kisah-kisah Disney. Lebih dari sekadar lagu, ini adalah romansa budaya yang dibalut dengan irama yang memukau,” lanjut Bloodlyne.

Baca juga:

DRIVE Memuja Sosok yang Dicintai Melalui Lagu 'Deskripsi Dirimu'

Sendy Ariani atau akrab dikenal sebagai Sendy Senia pernah menjadi salah satu member di JKT 48. Selama perjalanannya dengan JKT 48, Sendy dikenal dengan karakter suara yang begitu pas dengan musik dangdut.

Sendy merupakan salah satu anggota generasi pertama JKT48 yang lolos audisi pada tanggal 2 November 2011. Sebelum menjadi penyanyi dangdut, Sendy mengikuti audisi JKT48 dan masuk ke final, mendapat nomor 39. Ia kemudian lolos dan saat itu, ia pun memeluk Rica dan Shania yang juga berhasil. (far)

Baca juga:

Menyelami Visual dari Album 'Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya' dari Nadin Amizah

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan