Menyelami Visual dari Album 'Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya' dari Nadin Amizah

Febrian AdiFebrian Adi - Selasa, 07 November 2023
Menyelami Visual dari Album 'Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya' dari Nadin Amizah

Nadin Amizah bawa seluruh rerpertoar album terbaru. (Foto: Dok/Sorai)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUA ribu penonton menjadi saksi dari perjalanan showcase ‘Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya’ Nadin Amizah yang diselenggarakan di Bengkel Space, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan pada 4 November 2023 kemarin.

Showcase yang dinisiasi oleh Nadin dan Sorai selaku label rekamannya, diselenggarakan tepat tiga minggu dari lahirnya album kedua Nadin Amizah.

“Aku merasa perlu mempresentasikan lagu-lagu yang ada di album baruku ini secara lagsung kepada para pendengarku. Supaya mereka tahu ke depannya seperti apa bedanya kalau diawakan di panggung pertunjukkan dengan yang didengarkan di DSP,” ungkap Nadin Amizah dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Senin (6/11).

Baca juga:

Dokumenter Lagu Terakhir The Beatles 'Now And Then' Resmi Tayang

Layaknya seorang musisi dan pencipta lagu yang sahih, bagi Nadin Amizah, album penuh adalah sebuah bentuk jejak rekam perjalanan tumbuh kembang dirinya dalam proses berkarya.

Sambutan hangat dari banyak pendengarnya, tervalidasi dengan memposisikan album penuh ini ke dalam daftar peringkat album terbaik di ragam layanan musik streaming. Pencapaian ini terefleksikan dengan singkatnya penjualan tiket yang cepat terjual habis dalam waktu hanya dua jam saja.

Hal tersebut diperjelas Nadin Amizah yang membuka pertunjukan dengan sebuah narasi dan visual yang bernuansa kelam dengan lagu Jangan Ditelan sebagai lagu pembuka pertunjukan yang juga adalah lagu pertama dalam album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya.

Penonton disuguhi sebuah pertunjukan dengan total 11 lagu, yang menampilkan selayaknya album yang diputarkan secara berurutan, dengan narasi singkat yang menjadi perantara cerita di hampir setiap transisi antar lagunya.

Suasana panggung yang kelam menjadi meriah saat tiba di lagu ketiga, Rayuan Perempuan Gila sebuah lagu yang mengambil banyak perhatian pendengar Nadin sejak dirilis sebagai pembuka rangkaian album ini. Dalam lagu ini, Nadin Amizah mengajak Marion Jola untuk bernyanyi bersama.

“Kenapa Marion Jola, karena aku merasa kami seumuran dan dia paling cocok membawakan lagu ini dengan citra biduan yang ingin ditampilkan dalam lagu ini. Selain itu kami berdua merasa ada relevansi latar cerita yang aku punya di lagu ini,” lanjut Nadin.

Nadin tidak hanya mengundang kolaborator tamu sesama musisi dalam pertunjukan ini, figur yang ikonis dalam sampul rangkaian single hingga album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya yaitu Misbach dan Neni, turut memperkuat perayaan album ini dengan tampil di lagu kelima, Semua Aku Dirayakan. Memerankan dirinya sendiri, keduanya duduk saling berhadapan dengan mata bertatapan di sepanjang lagu. Sebuah aksi panggung yang terlihat sederhana, namun bermakna mendalam dan memperkuat makna lagu tersebut.

Baca juga:

Stars & Rabbit Berangkat Tur ke Jepang, Siap Tampil di Tiga Lokasi

Di lagu keenam, Nadin kembali mengajak kolaborator musisi dalam menyanyikan lagu Kekal. Kali ini, Nadin merasa Ananda Badudu, figur tepat yang ia ajak dalam memperkuat penampilan lagu ini. Kolaborasi bersama Ananda Badudu menjadikannya sebagai kolaborator tamu terakhir dalam pertunjukan sore itu.

Nadin kembali menyanyikan sendiri presentasi lagu-lagunya hingga di akhir pertunjukan. Menjelang nomor lagu kesembilan, Berpayung Tuhan, sebuah narasi yang menggugah ia sampaikan. Tentang bagaimana Tuhan memberikan bekal yang banyak dan besar untuk akhirnya ia bisa mencintai dirinya sendiri.

Keseluruhan pertunjukan, Nadin ditemani oleh 15 musisi pengiring yang terdiri dari Rhythm Section, Strings Section dan Brass Section. Keseluruhan aransemen musik di pertunjukan ini, disutradarai oleh Iwan Popo.

“Aku ingin mereka bisa jadi lebih dekat dan lebih kenal dengan lagu-lagu yang ada di album baru ini. Aku cuman ingin memperkenalkan bagaimana lagu-lagu ini jika dibawakan secara live.” pungkas Nadin Amizah. (far)

Baca juga:

Energi Buas Laze Tertuang di Album 'DIGDAYA'

#Musik #Musik Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
T.O.P Comeback, Rilis Video Teaser untuk Album Baru ‘Top Spot – Another Dimension’
Pada 1 Januari, T.O.P mengunggah sebuah video pendek di Instagram miliknya dengan menuliskan kata-kata ‘Top Spot – Another Dimension’.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
 T.O.P Comeback, Rilis Video Teaser untuk Album Baru ‘Top Spot – Another Dimension’
ShowBiz
Deretan Musisi Indonesia yang Wafat Sepanjang 2025, Dari Titiek Puspa hingga Gusti Irwan Wibowo
Industri musik Indonesia berduka. Berikut daftar musisi Tanah Air yang meninggal dunia sepanjang 2025, dari Titiek Puspa hingga Ecky Lamoh.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Deretan Musisi Indonesia yang Wafat Sepanjang 2025, Dari Titiek Puspa hingga Gusti Irwan Wibowo
ShowBiz
Dari Garam dan Madu hingga Nina, Ini Lagu TikTok Paling Viral Sepanjang 2025
TikTok kembali melahirkan tren musik. Berikut 10 lagu TikTok viral 2025 yang diprediksi masih sering muncul di FYP hingga 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Dari Garam dan Madu hingga Nina, Ini Lagu TikTok Paling Viral Sepanjang 2025
ShowBiz
Makna Duka di Balik Lirik Lagu 'The Fate of Ophelia' Taylor Swift, Terinspirasi dari Tragedi Hamlet
Lagu 'The Fate of Ophelia' Taylor Swift menyuguhkan narasi duka dan konflik batin terinspirasi dari tokoh Ophelia dalam Hamlet karya William Shakespeare.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Makna Duka di Balik Lirik Lagu 'The Fate of Ophelia' Taylor Swift, Terinspirasi dari Tragedi Hamlet
ShowBiz
Beyonce Resmi Masuk Jajaran Miliarder, Sejajar dengan Taylor Swift
Bergabung dengan kelompok elite musisi dengan kekayaan bernilai 10 digit bersama Taylor Swift, Rihanna, Bruce Springsteen, serta suaminya, Jay-Z.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
 Beyonce Resmi Masuk Jajaran Miliarder, Sejajar dengan Taylor Swift
ShowBiz
dia & INDAHKUS Rilis Lagu 'Malu Malu', Cerita Cinta Anak Muda yang Canggung
INDAHKUS menghadirkan lagu terbaru 'Malu Malu', kolaborasi bernuansa ringan yang menceritakan kisah cinta anak muda penuh rasa sungkan dan harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
dia & INDAHKUS Rilis Lagu 'Malu Malu', Cerita Cinta Anak Muda yang Canggung
ShowBiz
Single Perdana TEMPRA 'Insomnia' Angkat Frustrasi dan Malam Tanpa Tidur
TEMPRA resmi debut lewat single 'Insomnia', lagu rock emosional yang menggambarkan kegelisahan, frustrasi, dan malam panjang tanpa istirahat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
Single Perdana TEMPRA 'Insomnia' Angkat Frustrasi dan Malam Tanpa Tidur
ShowBiz
'Selamat Tahun Baru', Lagu Endank Soekamti yang Selalu Relevan di Momen Pergantian Tahun
Lagu 'Selamat Tahun Baru' dari Endank Soekamti mengajak pendengar menyambut pergantian tahun dengan sukacita dan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
'Selamat Tahun Baru', Lagu Endank Soekamti yang Selalu Relevan di Momen Pergantian Tahun
ShowBiz
Kontroversial, Lirik Lagu 'Wood' Taylor Swift Jadi Salah Satu yang Paling Banyak Diakses di 2025
Lagu 'Wood' milik Taylor Swift ramai dibicarakan sepanjang 2025. Liriknya masuk peringkat keempat paling banyak diakses versi Genius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
Kontroversial, Lirik Lagu 'Wood' Taylor Swift Jadi Salah Satu yang Paling Banyak Diakses di 2025
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'Bila' Raisa, tentang Penantian dan Keikhlasan Cinta
Lagu 'Bila' Raisa mengisahkan penantian dan harapan cinta yang tak kunjung pasti. Liriknya menggambarkan konflik batin, perpisahan, dan keikhlasan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
Makna Lirik Lagu 'Bila' Raisa, tentang Penantian dan Keikhlasan Cinta
Bagikan