FKUI Kirim Dokter ke Lokasi Korban Tsunami Selat Sunda
Kondisi Kalianda, Lampung sesaat setelah tsunami. (Dok. Pribadi)
MerahPutih.com - Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) mengirim tim dokter untuk membantu korban tsunami Selat Sunda yang sedang mendapat perawatan medis.
"Tim FKUI melakukan upaya penilaian dengan menyusuri puskesmas yang ada di sekitar daerah bencana, seperti di Menes, Labuan, Panimbang, dan RS Pandeglang," ujar Ketua Tim 1 RSCM/FKUI untuk tsunami Selat Sunda dr Yogi SpOT (K) di Jakarta, Selasa (25/12).
Pihaknya juga melakukan upaya pendampingan tata laksana pasien-pasien khususnya politrauma dgn mmelakukan pemeriksaan lingkungan.
Dokter Yogi menjelaskan sebagian besar korban tsunami merupakan para wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri.
Dia menjelaskan jumlah korban yang luka-luka sekitar 800-an orang. Kemudian yang dibawa ke rumah sakit terdekat hanya sekitar 300-an.
Sedangkan 500-an pasien lagi, mengalami luka-luka yang tidak berat dan ada juga yang menolak tindakan dan minta dirujuk ke Jakarta dan Tangerang.
"Pasien-pasien banyak yang minta dirujuk ke Jakarta, karena memang mereka wisatawan yang berasal dari Jakarta," katanya.
Sebagian besar korban luka mengalami trauma tumpul dan tajam jaringan lunak ekstremitas, punggung, perut, dada, dan kepala.
"Pasien yang mengalami trauma tumpul abdomen sempat mendapat pertolongan operasi," kata Yogi.
Selain itu, banyak juga korban luka yang hidung dan telinganya kemasukan pasir.
Menurut Yogi, banyaknya korban yang selamat adalah karenan tsunami yang terjadi tidak terlalu dasyat dan tidak ada gempa bumi yang menyertainya.
Bagikan
Berita Terkait
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra
Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor