Festival Budaya dan Kuliner di KBRI Kiev Bernuansa Indonesia

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 18 April 2018
Festival Budaya dan Kuliner di KBRI Kiev Bernuansa Indonesia

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ukraina menggelar festival seni, budaya dan kuliner yang diadakan Hall kampus Universitas Tarash Shenvchenko, Kiev, Ukraina. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ukraina menggelar festival seni, budaya dan kuliner yang diadakan Hall kampus Universitas Tarash Shenvchenko, Kiev, Ukraina.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Duta Besar Yuddy Chrisnandi dilanjutkan sambutan Direktur Jurusan Bahasa dan Sastra Asia Timur Jauh Universitas Tarash Shevchenko Prof Ivan Bondarenko.

Sebagaimana diansir Antara, festival itu merupakan bagian dari misi dan visi yang dicanangkan Dubes Indonesia untuk Ukraina Yuddy Chrisnandi.

Dalam festival yang digelar 17 April 2018, suasana Indonesia menyelimuti Universitas Tarash Shenvchenko. Tarian Bajidor Kahot dan Sintren yang dibawakan staff KBRI Ukraina, Puput Ratsari berkolaborasi dengan Ayesha Fatma Nandira dan mahasiswa Tarash Shenvchenko, Anastasia Pustilnyk memukau para hadirin.

Pada puncak acara dinyanyikan bersama lagu "gebyar-gebyar" karya Gombloh oleh seluruh hadirin.

Tarian Seudati. Foto: ANTARA

"Sangat mengharukan, menyanyikan dan mendengar lagu ini saat berada di luar negeri," kata Wibowo seorang warga Indonesia.

Menurut Konselor KBRI Kiev, Gatot Amrih, KBRI setiap tahun mengadakan kegiatan budaya, namun tahun ini, kegiatan budaya diselenggarakan semakin masif atas komitmen mendukung visi Dubes Yuddy melakukan diplomasi budaya.

"Acara tahun tahun ini lebih besar dari tahun lalu. Harapan kami tahun depan atau bahkan summer ini KBRI Kiev mampu mengadakan festival budaya dengan scope nasional Ukraine. India saja mampu membuat acara festival budaya nasional Yoga di Maidan Square tahun lalu. Saya kira kita juga mampu tentu saja dengan kemasan yang berbeda. Kita ingin indonesia membumi di seluruh penjuru Ukraina seperti yang selalu didengungkan pak Dubes dalam setiap rapat," kata Gatot.

Dalam kesempatan yang sama, ketua penyelenggara kegiatan, Prabowo Himawan mengatakan sebagai inovasi dari kegiatan-kegiatan tahun sebelumnya, tahun ini diselenggarakan acara dengan menggabungkan tiga tema sekaligus yaitu seni, budaya, dan kuliner.

"Kami menjaring bakat-bakat mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di kampus Tarash. Seperti misalnya tadi mahasiswa tingkat 4, Natalia Svets membacakan cerita berjudul Tisna Wati. Juga Yevgenia Trukhan dan Iryna Bahinska, membacakan cerita tentang kancil dan buaya," kata Gatot

Pawai Budaya. Foto: ANTARA

Pada gelar budaya tersebut juga ditampilkan pagelaran busana baju adat khas Lampung, Sumatra Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Bali.

Ada pula teater yang dibawakan mahasiswa-mahasiswa tingkat 2 dengan cerita tentang Putri Chandra Kirana dan Pangeran Galuh.

Acara yang berlangsung pada pukul 11.00 hingga 14.00 waktu setempat tersebut, juga memperkenalkan makanan-makanan khas Indonesia. Ada Bihun goreng, bolu kering bali, kerupuk udang, bakwan manis jagung dan aneka minuman khas Indonesia. Makanan tersebut dihidangkan untuk seluruh peserta yang hadir.

#KBRI #Yuddy Chrisnandi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 ABK WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb, Korban Tewas Masih Diverifikasi
“Satu ABK WNI lainnya diberitakan oleh sejumlah media internasional meninggal dunia dalam insiden tersebut. Namun, informasi tersebut masih dalam proses verifikasi,” tambah Heni.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
3 ABK WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb, Korban Tewas Masih Diverifikasi
Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Indonesia
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Hotline KBRI Tokyo di +81-80-3506-8612 dan +81-80-4940-7419 serta hotline KJRI Osaka +81-80-3113-1003.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Indonesia
KBRI Tokyo Buka Hotline Darurat untuk WNI Terdampak Gempa M 7,4
Kemenlu mengungkapkan tidak ada WNI yang menjadi korban dalam gempa besar di Jepang hingga saat ini.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
KBRI Tokyo Buka Hotline Darurat untuk WNI Terdampak Gempa M 7,4
Indonesia
Kemlu RI Gerak Cepat Amankan Nasib WNI di Teheran, Hubungi Hotline Ini Jika Dalam Kondisi Terdesak
Serangan ini merupakan operasi militer kedua di bawah pemerintahan Donald Trump sejak Juni 2025
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Februari 2026
Kemlu RI Gerak Cepat Amankan Nasib WNI di Teheran, Hubungi Hotline Ini Jika Dalam Kondisi Terdesak
Indonesia
Kembali! Ratusan Pekerja Migran Indonesia Dideportasi Dari Malaysia
KJRI Johor menyampaikan 133 pekerja migran/WNI, yang dideportasi terdiri atas 101 laki-laki dewasa, 29 perempuan dewasa, 1 anak laki-laki dan 2 anak perempuan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Kembali! Ratusan Pekerja Migran Indonesia Dideportasi Dari Malaysia
Indonesia
1.440 WNI Datangi KBRI Phnom Penh Ingin Balik ke Indonesia
Saat ini mekanisme untuk keringanan denda overstay dan percepatan pembuatan izin keluar oleh Imigrasi Kamboja sedang dirampungkan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
1.440 WNI Datangi KBRI Phnom Penh Ingin Balik ke Indonesia
Indonesia
KJRI Johor Bahru Jemput Bola Selesaikan Rencana Pemulangan WNI Bermasalah
KJRI Johor Bahru telah menerbitkan 1.825 SPLP, di mana 1.570 WNI di antaranya berhasil dipulangkan ke tanah air berkat dukungan sistem Si Mata Depo.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
KJRI Johor Bahru Jemput Bola Selesaikan Rencana Pemulangan WNI Bermasalah
Dunia
Situasi Venezuela Pascaserangan AS, Kemlu RI: 37 WNI Dalam Kondisi Aman
Kemlu RI memastikan 37 WNI di Venezuela dalam kondisi aman usai serangan AS dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro. KBRI Caracas aktifkan komunikasi darurat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Situasi Venezuela Pascaserangan AS, Kemlu RI: 37 WNI Dalam Kondisi Aman
Indonesia
Dukung Langkah KBRI Laporkan Bonnie Blue, DPR: Melecehkan Simbol Negara Khususnya Merah Putih Tidak Bisa Ditoleransi
Anggota Komisi I DPR juga mendorong Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk melakukan langkah diplomasi secara tepat dan terukur agar kasus tersebut dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Inggris.
Frengky Aruan - Selasa, 23 Desember 2025
Dukung Langkah KBRI Laporkan Bonnie Blue, DPR: Melecehkan Simbol Negara Khususnya Merah Putih Tidak Bisa Ditoleransi
Bagikan