Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Fenomena Langka Bunga Rafflesia Arnoldii Mekar Kembar Dempet di Sumbar

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 11 Mei 2025
Fenomena Langka Bunga Rafflesia Arnoldii Mekar Kembar Dempet di Sumbar

Dua individu bunga rafflesia Arnoldii mekar secara bersamaan dengan jarak dekat di Batang Palupuh, Kecamatan Palupuh, Agam. ANTARA/HO-Joni Hartono.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kejadian langka nan unik dalam bidang botani terjadi di Cagar Alam Batang Palupuh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar). Mungkin baru kali ini pertama di dunia ada fenomena bunga rafflesia Arnoldii mekar sempurna dalam posisi kembar dempet.

Dua individu bunga rafflesia itu mekar secara bersamaan dengan jarak cukup dekat, sehingga kelopak menjadi bertemu alias kembar dempet.

Fenomena unik itu menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk melihat secara langsung di Cagar Alam Batang Palupuh.

"Ini sangat unik mengingat belum ada kondisi seperti itu dan hanya ditemukan mekar secara bersamaan dengan jarak paling dekat antara satu individu ke individu lainnya sekitar satu meter," ungkap pegiat Wisata Palupuh Joni Hartono, kepada media di Lubuk Basung, Minggu (11/5).

Baca juga:

Thomas Stanford Raffles Bukan Penemu Bunga Bangkai Rafflesia Arnoldii!

Joni menjelaskan saat ini total ada tiga individu bunga rafflesia mekar sempurna secara bersamaan di Batang Palupuh. Detailnya, dua berada di kawasan Cagar Alam Batang Palupuh dengan posisi kelompak kembar dempet dan satu lagi mekar di perkebunan milik warga setempat

Menurut dia, bunga-bunga rafflesia Cagar Alam Batang Palupuh mencapai kondisi mekar sempurna pada hari keenam, sedangkan yang di kebun warga mekar apda hari ketiga. Beberapa hari ke depan, bunga tersebut bakal layur dan membusuk atau berwarna hitam.

"Ada sebanyak 12 individu bunga langka ini mekar di Batang Palupuh pada Januari sampai 10 Mai 2025. Sedangkan tahun sebelumnya mencapai sekitar 25 individu," tutur pegiat wisata Batang Palupuh itu, dikutip Antara.

Lebih jauh, Joni mengaku fenomena mekarnya bunga rafflesia Arnoldii ini turut mendorong lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara ke daerahnya.

Baca juga:

Super Langka Mekar Rafflesia Arnoldii Berkelopak Tujuh

Mayoritas turis asing yang datang itu berasal dari Prancis. "Banyak wisatawan mancanegara mengunjungi bunga rafflesia itu, karena dipromosi ke biro perjalanan, hotel dan lainnya," tandasnya. (*)

#Rafflesia Arnoldii #Sumatera Barat #Tanaman Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 25 Mei 2026
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Indonesia
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Mobil dinas yang ditumpangi orang nomor dua di Sumbar itu diduga mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalur yang menikung.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Berita Foto
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Bus yang mengangkut peserta mudik dalam program Pulang Basamo 2026 bersiap meninggalkan kawasan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 15 Maret 2026
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Indonesia
Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Balimau telah berlangsung turun-temurun dalam masyarakat Minangkabau, yang dikenal kuat memegang falsafah “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.”
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
 Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Indonesia
Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 1.500 Meter
Pos Gunung Api (PGA) melaporkan erupsi Gunung Marapi dengan lontaran abu setinggi 1.500 meter mengarah ke tenggara.
Dwi Astarini - Minggu, 01 Maret 2026
Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 1.500 Meter
Indonesia
Pembangunan Hunian Sementara di Sumatera Barat Difokuskan di 4 Lokasi, Berikut Daftarnya
Pantauan di lapangan memperlihatkan pekerjaan pembangunan huntara di beberapa titik berjalan dalam berbagai tahapan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Pembangunan Hunian Sementara di Sumatera Barat Difokuskan di 4 Lokasi, Berikut Daftarnya
Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Amblesan tersebut terjadi akibat proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Bagikan