Fenomena Gerhana Bisa Pengaruhi Psikologis? Ini Penjelasannya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Maret 2024
Fenomena Gerhana Bisa Pengaruhi Psikologis? Ini Penjelasannya

Gerhana Matahari. (Foto: Pexels/Drew Rae)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gerhana matahari akan terjadi pada 8 April 2024 di Indonesia. Konon melihat atau menonton gerhana dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang, entah itu menjadi gembira ataupun cemas.

Laman Psychology Today melansir, Rabu (27/3), menyaksikan gerhana dapat membangkitkan berbagai emosi dan memiliki efek psikologis yang signifikan pada individu. Berikut beberapa pengaruh menonton gerhana terhadap emosional seseorang:

Kagum dan Keheranan

Gerhana adalah fenomena alam yang mengagumkan yang dapat menimbulkan rasa kagum dan keheranan. Pemandangan bulan yang menutupi matahari atau pengelapan langit dapat membangkitkan emosi yang kuat.

Bahkan, menurut NASA, jangan heran jika kamu atau seseorang di sekitar akan menangis. Pemandangan sebuah peristiwa astrologi langka begitu kuatnya.

Baca juga:

Warga Diminta Tidak Lihat Langsung Gerhana Matahari Total

Koneksi

Gerhana memiliki kemampuan unik untuk menyatukan orang-orang. Pengalaman bersama dalam mengamati gerhana, baik dengan teman, keluarga, atau bahkan orang asing, dapat memupuk rasa koneksi.

Menurut sebuah studi terbaru dalam Psychological Science, orang-orang yang berada di zona gerhana memiliki perilaku prososial dan kualitas kolektif yang lebih besar daripada mereka yang tidak. Dengan kata lain, bisa membantu orang lain dan merasa lebih terikat dengan orang-orang di sekitar mereka.

Gembira dan Antisipasi

Antisipasi menjelang gerhana dapat menimbulkan kegembiraan besar. Orang-orang mungkin dengan antusias bersiap untuk acara tersebut, membuat rencana untuk pergi ke lokasi pemantauan optimal atau berkumpul dengan orang lain untuk berbagi pengalaman.

Baca juga:

Gerhana Matahari Total Momen Spesial Bagi Observatorium Bosscha ITB

Meningkatnya antisipasi dapat menciptakan keadaan emosional yang naik, meningkatkan perasaan kegembiraan dan antusiasme.

Kecemasan

Penting untuk diakui bahwa bagi beberapa individu, menonton gerhana dapat membangkitkan perasaan kerentanan, kecemasan, atau bahkan panik. Segala sesuatu yang di luar biasa atau berbeda dapat memicu kekhawatiran, terutama bagi mereka yang memiliki kecemasan atau depresi yang mendasar.

Dampak emosional dari fenomena gerhana dapat bervariasi dari orang ke orang. Beberapa individu mungkin mengalami emosi yang intens, sementara yang lain mungkin memiliki tanggapan yang lebih halus. Secara keseluruhan, pengalaman menonton gerhana dapat menjadi peristiwa emosional yang kuat, membangkitkan berbagai perasaan. (*)

Baca juga:

Jelang Lebaran, Fenomena Astronomi Gerhana Matahari Hibrida Warnai Langit Indonesia

#Fenomena Alam #Gerhana Matahari #Psikologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Merinding! Fenomena Langit Langka Malam Ini Iringi Laga Panas Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Saksikan Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia vs Thailand malam ini di SUGBK! Laga bersejarah ini ternyata bertepatan dengan fenomena kosmik langka, lho. Simak detailnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
Merinding! Fenomena Langit Langka Malam Ini Iringi Laga Panas Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia
Fenomena Langit Malam Ini: Tips Astrofotografi Berburu Komet 161P/Hartley-IRAS
Penasaran dengan keindahan langit malam ini? Temukan cara melihat Komet 161P/Hartley-IRAS pada Jumat, 2 Oktober, lengkap dengan tips alat dan astrofotografi!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Fenomena Langit Malam Ini: Tips Astrofotografi Berburu Komet 161P/Hartley-IRAS
Indonesia
Fenomena Langit Oktober 2026: Puncak Hujan Meteor Draconid 8-9 Oktober 2026 Hadir Tanpa Gangguan Cahaya Bulan
Cari tahu jadwal puncak hujan meteor Draconid pada 8-9 Oktober 2026. Nikmati fenomena astronomi ini dengan kondisi langit malam terbaik tanpa gangguan cahaya bulan!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Fenomena Langit Oktober 2026: Puncak Hujan Meteor Draconid 8-9 Oktober 2026 Hadir Tanpa Gangguan Cahaya Bulan
Lifestyle
8 Fenomena Astronomi September 2026 yang Menarik Diamati
Fenomena langit September 2026 menghadirkan hujan meteor, konjungsi Bulan dan planet, ekuinoks, hingga Harvest Moon. Catat tanggalnya.
ImanK - Selasa, 01 September 2026
8 Fenomena Astronomi September 2026 yang Menarik Diamati
Indonesia
Jadwal Fenomena Gerhana 2026: Dari Cincin Api Hingga Gerhana Matahari Total
Berbeda dari gerhana bulan, gerhana matahari justru berlangsung saat fase bulan baru
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Juli 2026
Jadwal Fenomena Gerhana 2026: Dari Cincin Api Hingga Gerhana Matahari Total
Indonesia
Fenomena Bediding Kembali Melanda Jawa, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Malam Makin Dingin
Fenomena bediding kembali melanda sejumlah wilayah Jawa saat puncak musim kemarau. BMKG mengungkap musim Australia menjadi penyebab suhu malam turun drastis.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Juli 2026
Fenomena Bediding Kembali Melanda Jawa, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Malam Makin Dingin
Indonesia
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Fenomena api misterius lebih dari 90 kali muncul di Sleman. Pemkab tunggu hasil kajian tim UGM, BRIN, dan BPPTKG untuk tentukan langkah darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Bagikan