Fatal, Efek 2 'Tamparan Keras' Anies Buat FPI Cs Versi Pengamat

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 17 Desember 2019
Fatal, Efek 2 'Tamparan Keras' Anies Buat FPI Cs Versi Pengamat

Gubernur DKI Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat Politik Karyono Wibowo menilai Gubernur DKI Anies Baswedan sudah 'menampar' muka citra kelompok Islam pendukungnya yang berkeinginan agar Jakarta terbebas dari pelbagai kebijakan sarat maksiat bagi warganya.

'Tamparan' itu dalam wujud pemberian penghargaan terhadap Diskotek Colosseum dan pemberian izin kegiatan Djakarta Warehouse Project (DWP) 2019 lalu.

Baca Juga:

Konser DWP Kemayoran Sampai Batal, DKI Bisa Tekor Rp6 Miliar

"Ini pukulan bagi mereka, sehingga kebijakan ini menurut saya bisa menjadi pemicu keretakan hubungan antara Anies dengan kelompok-kelompok kanan itu," kata Karyono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/12).

Karyono menilai wajar apabila FPI dan kelompoknya mengkritik dua kebijakan Anies tersebut. Sebab, kelompok kanan yang menjadi pendukung Anies selama ini sudah mewanti-wanti agar Pemprov DKI tak mengeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

diskotek Colloseum
diskotek Colloseum

Menurut dia, kebijakan memberikan izin bagi DWP dan penghargaan untuk diskotek justru bertentangan dengan semangat syariat Islam yang kerap diusung kelompok kanan di setiap aksinya.

"Sementara Anies membuat kebijakan yang bertentangan dengan syariah. Karena itu wajar jika mereka kecewa berat terhadap Anies. Dan wajar jika kritik keras ini pertanda, bahwa ini menjadi persoalan serius bagi mereka," papar Karyono.

Efek Tamparan

DWP
Djakarta Warehouse Project, salah satu festival EDM terbesar di dunia. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Efeknya, kata Karyono, hubungan mesra yang terjalin sejak Pilkada 2017 lalu itu akan berpotensi berbalik merugikan Anies. Dia memperkirakan kelompok-kelompok itu mencabut dukungan politiknya di Pilkada DKI Jakarta 2022 bila Anies memutuskan maju kembali sebagai calon gubernur petahana.

"Kalau Anies melanjutkan, dan tak mencabut kebijakan itu, saya kira bisa berlanjut, bisa panjang urusannya. Nah, jadi kelompok ini bisa melakukan kritik lebih keras dan berbalik tak mendukung Anies," kata dia.

Dalam khazanah Ilmu Politik, Karyono memandang relasi yang terjalin antara aktor-aktor politik sifatnya hanya temporer. sama seperti adagium politik yang menyebut 'tak ada kawan dan lawan abadi dalam politik'. Dia membaca relasi yang terjalin antara Anies dan FPI Cs akan mengalami hal serupa.

Baca Juga:

Beri Penghargaan Kepada Diskotek Colosseum, Anies Dianggap Tabrak Aturan Sendiri

Menurut Karyono, bila kepentingannya sudah berbeda antara satu sama lain, bisa dipastikan akan berbalik tak mendukung atau mencabut dukungan yang sudah diberikan.

"Nah, kebijakan Anies yang sekarang ini dianggap tak berada dalam satu kepentingan yang sama dengan kelompok kanan, bisa jadi Anies yang dulunya kawan, bisa berubah jadi lawan. Bisa juga narik dukungan," tutup dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat acara reuni 212 (Foto: MP/Asropih)

Seperti diketahui, Front Pembela Islam (FPI) dan kelompoknya mengkritik keras kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penghargaan Adikarya Wisata pada diskotek Colosseum dan izin acara DWP 2019. Kritik ini bertolak belakang dengan sikap mereka yang kerap mendukung Anies sejak Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

DPP FPI bahkan telah mengeluarkan sikap yang menyebut acara DWP telah merusak generasi muda karena hanya sekadar pesta pora tanpa memiliki manfaat. Mereka meminta Anies cerdas dan kreatif dalam memimpin ibu kota.

Sama seperti FPI, Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212 Slamet Maarif menilai langkah Anies memberikan penghargaan Adikarya Wisata kepada diskotek Colosseum justru keliru. Pihaknya akan menegur Anies atas kebijakan itu. (Knu)

Baca Juga:

Anak Buah Anies Tetap Izinkan Konser DWP 2019 Meski Didemo Acara Maksiat

#Djakarta Warehouse Project #Anies Baswedan #Front Pembela Islam (FPI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
DWP26 Umumkan Lineup Fase Pertama, Ada Axwell B2B Sebastian Ingrosso hingga Afrojack
DWP26 mengumumkan lineup fase pertama. Ada Axwell b2b Sebastian Ingrosso, Afrojack, Alok, R3HAB, Cosmic Gate, hingga MaRLo.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
DWP26 Umumkan Lineup Fase Pertama, Ada Axwell B2B Sebastian Ingrosso hingga Afrojack
Indonesia
Rizieq Shihab Tantang Prabowo Bubarkan Ormas, Singgung Dugaan Keterlibatan Hercules di Demo 27 Agustus
Rizieq Shihab meminta Presiden Prabowo Subianto membubarkan ormas yang disebutnya beranggotakan preman.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Rizieq Shihab Tantang Prabowo Bubarkan Ormas, Singgung Dugaan Keterlibatan Hercules di Demo 27 Agustus
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
ShowBiz
Djakarta Warehouse Project 2026 kembali Digelar, Ayo Segera Berburu Tiket Presale
DWP membuka penjualan tiket presale mulai 28 Juni 2026 pukul 15.00 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Djakarta Warehouse Project 2026 kembali Digelar, Ayo Segera Berburu Tiket Presale
ShowBiz
DWP Kembali ke Jakarta pada Desember 2026, Bawa Pulang Tradisi yang Dirindukan
Ismaya Live resmi mengumumkan Djakarta Warehouse Project (DWP) 2026 akan digelar di Jakarta pada 11–13 Desember.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
DWP Kembali ke Jakarta pada Desember 2026, Bawa Pulang Tradisi yang Dirindukan
ShowBiz
DWP 2026 Resmi Digelar di Jakarta 2-4 Oktober, Ismaya Live Rilis After Movie Spektakuler
DWP 2026 digelar 2-4 Oktober di Jakarta. Ismaya Live merilis aftermovie DWP 2025 yang membuat fans bernostalgia.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
DWP 2026 Resmi Digelar di Jakarta 2-4 Oktober, Ismaya Live Rilis After Movie Spektakuler
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Bagikan