Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DWP Kembali ke Jakarta pada Desember 2026, Bawa Pulang Tradisi yang Dirindukan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
DWP Kembali ke Jakarta pada Desember 2026, Bawa Pulang Tradisi yang Dirindukan

DWP kembali di Jakarta. (foto: dok/ismaya live)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ismaya Live resmi mengumumkan bahwa Djakarta Warehouse Project (DWP) akan kembali digelar di Jakarta pada 11–13 Desember 2026. Kembalinya festival ke bulan Desember menjadi momen yang telah lama dinantikan para penggemar, sekaligus menghidupkan kembali tradisi yang selama ini identik dengan DWP.

Bagi komunitas yang telah mengikuti perjalanan DWP sejak awal, Desember dan festival ini merupakan dua hal yang sulit dipisahkan.

Karena itu, pengumuman jadwal terbaru tersebut tidak hanya menjadi informasi mengenai waktu penyelenggaraan, tetapi juga menandai kembalinya DWP ke periode yang dianggap paling ikonik dan penuh makna bagi para pengunjungnya.

Bagi komunitas DWP, Desember memiliki arti lebih dari sekadar penutup tahun. Bulan ini telah lama menjadi momen ketika semangat perayaan mencapai puncaknya, sekaligus saat Jakarta menjelma menjadi titik temu kultur musik elektronik dan kehidupan malam terbesar di Asia.

Di periode tersebut, berbagai pengalaman dan kenangan tercipta bagi para pengunjung. Tidak sedikit momen yang tetap membekas bahkan setelah penampilan terakhir di festival berakhir.

Baca juga:

Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional

Selama bertahun-tahun, DWP berkembang berkat komunitas yang terus menghidupkan festival ini. Mulai dari ratusan ribu penonton yang datang dari berbagai negara, para penggemar setia di Indonesia yang menjadikannya agenda tahunan, hingga ekosistem budaya yang turut memperkuat posisi Jakarta dalam peta musik dansa dunia.

Edisi Desember 2026 disebut menjadi bentuk penghormatan terhadap ikatan kuat yang telah terbangun antara festival dan komunitasnya selama ini.

Baca juga:

DWP 2026 Resmi Digelar di Jakarta, Ismaya Live Rilis After Movie Spektakuler

Jakarta kembali dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan DWP 2026. Sebagai kota metropolitan dengan dinamika yang besar, Jakarta dinilai mampu merepresentasikan semangat, ambisi, dan energi yang selalu melekat pada festival tersebut.

Dengan karakter kota yang khas, Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai lokasi acara, tetapi juga menjadi bagian penting yang membentuk pengalaman DWP secara keseluruhan.

Kehadiran DWP pada 11–13 Desember 2026 sekaligus menegaskan bahwa Jakarta tetap menjadi rumah utama bagi festival musik elektronik terbesar di Indonesia tersebut. (Far)

#Musik #Festival Musik #Djakarta Warehouse Project
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - 2 jam, 55 menit lalu
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan