Fakta Terbaru Band Seventeen Saat Tsunami. Satu Personel Meninggal

Muchammad YaniMuchammad Yani - Minggu, 23 Desember 2018
Fakta Terbaru Band Seventeen Saat Tsunami. Satu Personel Meninggal

Seventeen Band (Foto: Instagram/seventeenbandid)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SABTU (22/12) malam, kawasan pantai di sekitar Selat Sunda, khususnya Kabupaten Pandeglang, dilanda tsunami. Berdasarkan rilis terakhir dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho korban terus bertambah. Sebanyak 43 orang meninggal dunia, 584 luka-luka dan 2 hilang.

Di antara banyaknya korban, ada fakta yang cukup mengejutkan. seluruh personel beserta kru Seventeen Band dikabarkan ikut terseret ombak saat manggung di Pantai Tanjung Lesung, Banten. Hal itu diketahui dari unggahan Rian D'Masiv atau Rian Ekky Pradipta di Instagram.

Tulis Rian di Instagramnya (Sumber: Instagram/rianekkypradpta)
Unggahan Rian di akun Instagramnya (Sumber: Instagram/rianekkypradpta)

"Pray for Seventeen Band. Terkena ombak saat manggung di pantai carita. Beberapa crew dan personil blm ditemukan. Mohon doa agar semuanya baik2 saja,” tulis Rian D’Masiv sekitar pukul 01.00, Sabtu (23/12).

Berikut ini beberapa fakta mengenai bencana tsunami yang menimpa grup band pop rock asal Yogyakarta itu.

1. Satu kru dikabarkan meninggal

Roadman bernama Oki meninggal dunia (Sumber: ist)
Roadman bernama Oki meninggal dunia. (Sumber: ist)

Sebuah capture yang beredar di media sosial menyebutkan salah satu kru roadman dari band Seventeen telah ditemukan. Sayangnya, pria yang bernama Oki tersebut sudah tidak bernyawa lagi. "Baru ditemukan. Mayat. Mas Oki roadman. Sudah meninggal," bunyi informasi dalam capture tersebut.

2. Ifan, vokalis band, selamat

Ifan (Sumber: Instagram/ifanseventeen)
Ifan. (Sumber: Instagram/ifanseventeen)

Sekitar pukut 07.00, Ifan, sang vokalis, mengunggah video terbarunya di Instagram. Ia meminta doa agar beberapa orang terdekatnya bisa diketemukan dalam keadaan sehat walafiat. Dalm postingan itu, ia mengenakan baju hijau. Ia juga terlihat menangis tersedu-sedu.

3. Bani (bass) meninggal dunia

Ternyata Seventeen Band bukan kehilangan Oki saja. Melalui unggahan terbaru Riefian 'Ifan' Fajarsyah (vokalis), diketahui bahwa Bani yang bernama lengkap M. Awal 'Bani' Purbani meninggal dunia. Sambil menangis, Ifan meminta doa. "Kita kehilangan bassist kita Bani," ucapnya sambil menangis.

4. Istri Ifan, Dylan Sahara, belum ditemukan

Dylan Sahara (Sumber: Instagram/dylan_sahara)
Dylan Sahara. (Sumber: Instagram/dylan_sahara)

Dari unggahan Ifan juga diketahui bahwa sang istri, Dylan Sahara, hingga kini masih belum ditemukan. Ia pun berharap sang istri cepat bisa ditemukan. Selain Dylan, Herman (gitaris) dan Andi (drumer) juga belum ditemukan.(yani)

#Tsunami
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Tinggi Gunung Anak Krakatau capai 150 meter usai erupsi September 2026, namun dipastikan aman dari potensi tsunami.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
BMKG mengungkapkan, bahwa potensi tsunami di Selat Sunda tergolong rendah. Hal itu berdasarkan pemantauan data HF Radar.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
Indonesia
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Setelah Gempa NTT
BMKG mencabut peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang dimutakhirkan menjadi M 7,0 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Setelah Gempa NTT
Indonesia
Tsunami ‘Kecil’ Terjadi di Sejumlah Wilayah Menyusul Gempa M 7,7 NTT
Di Sikka dan Labuan Bajo, NTT, gelombang tsunami masing-masing setinggi 0,19 meter dan 0,36 meter.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Tsunami ‘Kecil’ Terjadi di Sejumlah Wilayah Menyusul Gempa M 7,7 NTT
Indonesia
Peringatan Tsunami di NTT, Gempa M7,7 Guncang Nagekeo hingga Dirasakan di Flores
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang sekitar 30 kilometer laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pukul 05.58 WITA.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Peringatan Tsunami di NTT, Gempa M7,7 Guncang Nagekeo hingga Dirasakan di Flores
Indonesia
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat pesisir.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Indonesia
Gempa M 7.7 Sangihe, BNPB Catat Adanya Sejumlah Tsunami ‘Kecil’
Berdasarkan hasil evaluasi alat pemantau muka air laut, gelombang tsunami minor telah terdeteksi di beberapa stasiun pemantau pantai.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Gempa M 7.7 Sangihe, BNPB Catat Adanya Sejumlah Tsunami ‘Kecil’
Indonesia
BMKG Catat Tsunami Gelombang Pertama Gempa M 7,7 di 3 Lokasi, Tingginya Belasan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi gelombang tsunami pertama pascagempa tektonik magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi, Senin (8/6) pagi, telah tiba.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
BMKG Catat Tsunami Gelombang Pertama Gempa M 7,7 di 3 Lokasi, Tingginya Belasan
Indonesia
Warga Kepulauan Sangihe Mulai Mengungsi Imbas Peringatan Tsunami Gempa M 7,7
Gempa 7,7 SR di Pantai Selatan Mindanao, Filipina, memicu kepanikan warga Kepulauan Sangihe.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Warga Kepulauan Sangihe Mulai Mengungsi Imbas Peringatan Tsunami Gempa M 7,7
Bagikan