Fahira Idris Minta Ahok Introspeksi Diri
Fahira Idris anggota DPD asal DKI Jakarta (Foto/Twitter @Fahiraidris)
Merahputih Peristiwa - Menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta yang berapi-api untuk menempuh jalur hukum setelah PT Godang Tua menggandeng pengacara yang juga pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, muncul reaksi dari berbagai pihak, salah satunya, dari Wakil Ketua Komite III DPD, Fahira Idris.
Fahira meminta pemerintah provinsi (pemprov) DKI untuk intropeksi diri, dan tidak menanggapi setiap persoalan yang muncul dengan nada keras dan tarik pita suara. Terlebih banyak pihak yang resisten dengan sikap pemprov DKI yang terkesan arogan, dan memusuhi semua pihak.
"Cobalah pemerintah Provinsi DKI introspeksi kebijakannya soal sampah. Harusnya, dengan APBD cukup besar, tiap wilayah administrasi di Jakarta masing-masing sudah punya TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu). Dimana semua Instalasi itu dilengkapi dengan alat sampah terpadu Intermediate Treatment Facility atau ITF (fasilitas pengolahan sampah) untuk mengurangi jumlah sampah sebelum masuk ke TPST, ketimbang harus tarik urat seperti itu," kata Fahira di Jakarta, Kamis (5/11).
Menurut Fahira, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok harus mengevaluasi kebijakan terkait pengelolaan sampah di Jakarta dengan kepala dingin, sehingga menghasilkan win-win solusi bagi semua pihak terkait.
"Ahok seharusnya membangun fasilitas pengolahan sampah untuk menanggulangi persoalan sampah. Saya belum melihat ada terobosan baru dari gubernur yang sekarang. Padahal sampah di Jakarta ini, jika tak dikelola dengan baik bisa jadi bencana nasional," sambung Fahira.
Sebelumnya Ahok menantang PT Godang tua untuk bertempur dipengadilan. Dan dengan tegas menyatakan akan mengambil alih pengelolaan sampah di Bantar Gebang. "Pengelolaan sampah DKI diserahkan ke Godang Tua. Daripada kami dimarahi orang padahal bukan kami yang megang, mending kami kerjakan sendiri aja." sungut Ahok. (Aka)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Presiden Prabowo Ungkap Dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono: kalau sudah Jadi Gubernur enggak Ada Urusan Kepartaian
Monorel Mangkrak Rasuna Said Dibongkar Januari 2026, Pramono: Tanpa Penutupan Jalan
Tawuran Berulang di Manggarai, Pramono Anung: Ada yang Sengaja Memicu
Tanpa Kembang Api, Malam Tahun Baru Jakarta Diisi Doa dan Pesan Kemanusiaan