Fadli Zon: Ide Masa Jabatan Presiden 7 Tahun Berbahaya Bagi Demokrasi Indonesia

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 24 November 2019
Fadli Zon: Ide Masa Jabatan Presiden 7 Tahun Berbahaya Bagi Demokrasi Indonesia

Waketum Partai Gerindra Fadli Zon. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon meminta agar usulan masa jabatan Presiden menjadi 7 tahun segera dihentikan. Ia pun mengingatkan kepada siapapun yang mengeluarkan wacana itu agar menyudahi usulan yang dianggapnya tidak penting.

“Lebih bagus hal-hal yang sudah menjadi konvensi ya sudahlah, jangan menimbulkan kegaduhan baru di saat situasi kita seperti saat ini, ekonomi masih kacau, saya kira ada ancaman disintegrasi sosial, disintegrasi nasional,” kata Fadli kepada di Jakarta pada Minggu (24/11)

Baca Juga

BPN Minta Masa Jabatan Presiden Hanya Satu Periode

Jika wacana ini dibiarkan terus bergulir dan menjadi atensi untuk ditindaklanjuti, mantan Wakil Ketua DPR RI itu khawatir akan ada usulan-usulan yang tak penting lagi ke depannya.

“Orang mengubah apa yang lain-lain bisa ada pertanyaan (seperti) dasar negara, pertanyaan-pertanyaan lain ini itu, orang Indonesia asli atau bukan. Soalnya bisa saja orang akan meminta itu nanti,” tuturnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (Foto: antaranews)
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (Foto: antaranews)

Ia menilai bahwa usulan agar masa bhakti Presiden adalah 7 tahun dalam satu periode adalah wacana yang membahayakan bagi kelangsungan demokrasi di Indonesia.

Baca Juga

PAN Kritik Jokowi Mubazir Angkat 12 Wamen, Apa Motifnya?

“Saya kira itu wacana sangat berbahaya bagi demokrasi kita, harus dihentikan karena itu akan memicu kontroversi dan kegaduhan yang tak akan ada hentinya,” kata anggota Komisi 1 DPR ini.

Menurut Fadli, masa jabatan Presiden maksimal 2 periode kepemimpinan dengan 5 tahun untuk per periode sudah tidak perlu diubah-ubah lagi.

“jangan sampai ada orang yang mencoba-coba lagi mau 3 periode, makin kacau nanti negara ini,” ujarnya.

Baca Juga

Penunjukan Wamen dianggap Hanya Bagi-bagi Jabatan untuk Timses

Perlu diketahui, bahwa ide ini muncul dari kalangan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Salah satunya adalah Tsamara Amany Alatas.

Ia mengusulkan ide tujuh tahun masa jabatan presiden, dengan dibatasi hanya satu periode saja agar setiap presiden ke depannya bisa lebih bekerja semaksimal mungkin memimpin bangsa dan negara tanpa harus dipusingkan dengan dengan urusan politik. (Knu)

#Fadli Zon #Gerindra
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada instruksi kepada kader partainya untuk membangun atau menguasai SPPG maupun dapur program MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Indonesia
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Pertemuan tatap muka memiliki nilai diplomatik yang jauh lebih besar ketimbang komunikasi jarak jauh.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Indonesia
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Habiburokhman bahkan mencontohkan sejumlah pemimpin dunia yang tetap melakukan kunjungan ke berbagai negara untuk memperkuat kerja sama bilateral dan memperjuangkan kepentingan nasional masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Indonesia
Gerindra ‘Kesal’ Bantuan Sapi Prabowo Dipolitisir untuk Munculkan Citra Negatif
Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong berharap tak ada narasi negatif menyangkut bantuan sapi Presiden Prabowo.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Gerindra ‘Kesal’ Bantuan Sapi Prabowo Dipolitisir untuk Munculkan Citra Negatif
Indonesia
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Kunjungan kali ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Prancis.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Indonesia
Gerindra Sebut Bantuan Sapi Kurban Prabowo dengan APBN Tidak Melanggar Aturan, Singgung Era Sebelumnya
Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, menjelaskan terkait bantuan 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan APBN
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Gerindra Sebut Bantuan Sapi Kurban Prabowo dengan APBN Tidak Melanggar Aturan, Singgung Era Sebelumnya
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Lifestyle
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Jakarta Art Gardens juga menjadi sarana edukasi publik agar semakin dekat memahami dan menghargai seni rupa sebagai bagian penting dari kehidupan budaya kita
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Indonesia
Anggota DPR dari Gerindra Minta Izin Taksi Green SM Asal Vietnam Dicabut
Tragedi tabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam, yang menewaskan 15 orang dan melukai puluhan lainnya, memicu sorotan tajam dari berbagai pihak.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
Anggota DPR dari Gerindra Minta Izin Taksi Green SM Asal Vietnam Dicabut
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Bagikan