Pilpres 2019

Fadli Zon: Hidup Makin Susah, Jangan Nipu Rakyat Dengan Angka-Angka

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 08 September 2018
Fadli Zon: Hidup Makin Susah, Jangan Nipu Rakyat Dengan Angka-Angka

Wakil Ketua DPR Fadli Zon (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan bahwa kubu bakal calon presiden Prabowo Subianto tak menggunakan data dalam mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla terkait masalah ekonomi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon angkat bicara menanggapi pernyataan tersebut. Menurutnya, di mana-mana rakyat mengatakan hidup di era pemerintahan Jokowi semakin susah.

Hal tersebut disampaikan Fadli usai menghadiri perayaan ulang tahun anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Djoko Santoso di kediamannya, kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur, Sabtu (8/9).

"Ya tanya sama rakyat lah rakyat merasakan kehidupan semakin mudah atau susah. Masyarakat yang saya temui rata rata mengatakan hidup di era Jokowi ini makin susah. Nyari pekerjaan makin susah, harga harga naik. Itu bukan hoax. Itu mereka rasakan," kata Fadli.

Kondisi warga miskin di perkotaan
Kondisi warga miskin di perkotaan (Foto: ANTARA/Rival Awal Lingga)

Wakil Ketua DPR ini pun meminta pemerintah tidak menipu rakyat dengan angka-angka. Pasalnya, kata Fadli, kehidupan rakyat di bawah kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta itu memang semakin susah.

"Jadi justru jangan menipu rakyat dengan angka-angka. Lebih bagus hadapi kenyataan tapi jangan salah membaca kenyataan. Seolah-olah sekarang ini hidup makmur, sudah berhasil dan sebagainya. Itu menipu diri sendiri namanya," kata Fadli.

Tak hanya itu, menurut Fadli, para pelaku usaha juga merasakan di era Jokowi kehidupan ekonomi semakin susah. Hal itu menurutnya bertolak belakang dengan klaim pemerintah melalui Badan Pusat Statistiknya.

"Perasaan dan pengalaman masyarakat dalam bidang ekonomi itu ngga bisa digantikan dengan sekedar angka-angka. Persoalan yang mau didagangkan itu angka kemiskinan turun, padahal rakyat merasakan hidup makin susah," pungkas Fadli Zon.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Sandiaga Uno: Semoga Indonesia Tidak Masuk Dalam Krisis Ekonomi

#Fadli Zon #Wakil Ketua DPR #Partai Gerindra #Ketimpangan Ekonomi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.050 per Dolar AS, DPR Desak Pemerintah Ambil Langkah Serius
Pelemahan rupiah hingga Rp18.050 per dolar AS menjadi sorotan DPR. Wakil Ketua DPR meminta pemerintah serta Bank Indonesia memperkuat langkah stabilisasi ekonomi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.050 per Dolar AS, DPR Desak Pemerintah Ambil Langkah Serius
Indonesia
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Kunjungan kali ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Prancis.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Kasus Pelecehan di Ponpes Pati, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan dan Minta Pelaku Dihukum Berat
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pelaku dugaan pelecehan seksual di ponpes Pati dihukum berat dan menyoroti lemahnya pengawasan pesantren.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Kasus Pelecehan di Ponpes Pati, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan dan Minta Pelaku Dihukum Berat
Lifestyle
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Jakarta Art Gardens juga menjadi sarana edukasi publik agar semakin dekat memahami dan menghargai seni rupa sebagai bagian penting dari kehidupan budaya kita
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPR Dukung TNI Bekali Nasionalisme untuk Peserta LPDP, Cegah Fenomena 'Lupa Pulang'
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mendukung pembekalan nasionalisme oleh TNI bagi awardee LPDP untuk mencegah fenomena alumni tidak kembali ke Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
DPR Dukung TNI Bekali Nasionalisme untuk Peserta LPDP, Cegah Fenomena 'Lupa Pulang'
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Bagikan