Facebook Kenalkan Panduan untuk Politisi dan Partai Politik

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 12 Desember 2018
Facebook Kenalkan Panduan untuk Politisi dan Partai Politik

Facebook (Foto: Pixabay/Simon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

POLITISI dan partai politik kini punya cara baru untuk berkomunikasi dengan pendukungnya di Facebook. Layanan jejaring sosial ini belum lama memperkenalkan Panduan Facebook dan Instagram bagi Politisi dan Partai Politik melalui portal Integritas Pemilihan Umum Facebook Indonesia.

Panduan Facebook dan Instagram bagi Politisi dan Partai Politik ini adalah cara terbaik untuk berinteraksi dengan pendukung. Selain itu panduan ini bisa memastikan kredibilitas akun dan halaman Facebook mereka tetap terjaga dengan baik.

"Kami peduli terhadap proses demokrasi dan karena itu penting bagi kami untuk melindungi integritasnya. Kami tidak ingin ada orang yang menggunakan alat kami untuk mengacaukan demokrasi," kata Politics and Government Outreach, Facebook, Asia Pacific, Roy Tan, dalam rilis yang diterima di Jakarta, Selasa (11/12).

1. Bentuk Komitmen Facebook

Panduan ini merupakan komitmen Facebook untuk mendukung demokrasi (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)
Panduan ini merupakan komitmen Facebook untuk mendukung demokrasi (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)

Dalam rilis itu Roy Tan mengatakan punya alasan kenapa panduan ini dirilis sebelum Pemilihan Umum di Indonesia. Ia ingin menunjukan kalau Facebook punya komitmen dalam menjaga dan melindungi integritas proses Pemilu.

Melalui panduan itu, politisi atau partai politik bisa mendapatkan informasi bagaimana cara menggunakan Facebook dan Instagram secara efektif, membuat konten yang informatif serta mengoptimalkan fitur serta iklan di Facebook atau Instagram. Dengan begitu mereka bisa membangun percakapan yang otentik, menarik, informatif serta bermakna.

2. Membantu memahami fitur Facebook dan Instagram

Halaman Facebook resmi Gerindra dan PDI Perjuangan (Foto: Screenshot Facebook)
Halaman Facebook resmi Gerindra dan PDI Perjuangan (Foto: Screenshot Facebook)

Tak hanya itu, panduan ini juga berisi informasi teknis bagaimana cara menggunakan fitur unik, seperti Facebook Live dan Balasan Instan serta memoderasi komentar di Instagram. Politisi juga bsa mempelajari praktik terbaik menggunakan Facebook dan Instagram untuk kebutuhan kampanye.

"Kami ingin memastikan bahwa kredibilitas akun para politisi dan partai politik terjaga dengan baik. Sehingga, masyarakat Indonesia bisa mendapatkan informasi yang terpercaya serta perspektif yang beragam," ujar Roy Tan.

3. Bisa mengurangi penyebatan hoax

Facebook ingin mengurangi hoax (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)
Facebook ingin mengurangi hoax (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)

Lebih lanjut, dengan panduan ini, Facebook ingin mengurangi penyebaran berita hoax yang dimanfaatkan oknum untuk mengacaukan proses demokrasi. Oleh karena itu, Facebook juga bekerja sama dengan Bawaslu dan Kementerian Kominfo dalam menjalankan kampanye di Facebook yang mengajarkan masyarakat cara mendeteksi berita hoax.

Kerjasama ini sudah dijalankan dengan memberikan pelatihan bagi staf Badan Pengawas Pemilu dari seluruh Indonesia untuk mendeteksi berita palsu serta melaporkannya di Facebook dan Instagram.

4. Tunjukan transparansi ke pendukung

Akan ada transparansi untuk pendukung (Foto: Pixabay/Tumisu)
Akan ada transparansi untuk pendukung (Foto: Pixabay/Tumisu)

Nantinya Facebook mengirimkan email pemberitahuan mengenai keamanan online ke admin halaman politisi dan partai politik. Terdapat pula program pelatihan untuk partai politik tentang alat dan tips untuk keselamatan serta keamanan informasi.

Tak ketinggalan, fitur transparansi iklan yang bisa dimanfaatkan politisi atau partai politik agar para pendukungnya bisa melihat semua iklan yang dijalankan ada halaman Facebook, Instagram dan Messenger.

#Facebook
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Film The Social Reckoning Tak Sesuai Ekspektasi, Ini Penyebabnya
Film The Social Reckoning garapan Aaron Sorkin hanya meraih US$5,5 juta pada debut box office. Simak sinopsis, pemain, dan perbandingannya dengan The Social Network
ImanK - Senin, 12 Oktober 2026
Film The Social Reckoning Tak Sesuai Ekspektasi, Ini Penyebabnya
Tekno
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Meta mengerahkan kecerdasan buatan (AI) canggih guna membasmi 33,2 juta konten eksploitasi seksual anak di Facebook dan Instagram.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Indonesia
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
Dari pemeriksaan di lokasi, tim menemukan tujuh ekor burung dilindungi yang diduga akan diperjualbelikan. MH beserta seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
Indonesia
Spam Komen Judol Banjiri FB dan Instagram 2 Pekan Terakhir, Komdigi Sinyalir Modus Baru
Temuan terbanyak terjadi di Facebook dan Instagram yang berada di bawah naungan Meta.
Wisnu Cipto - Senin, 29 Juni 2026
Spam Komen Judol Banjiri FB dan Instagram 2 Pekan Terakhir, Komdigi Sinyalir Modus Baru
Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas yang terdampak keliru, Meta menyediakan mekanisme verifikasi usia dan pengajuan banding.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Indonesia
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Meta selaku pemilik Facebook, Threads, dan Instagram telah mengubah ketentuan dalam Panduan Komunitas pada platform media sosialnya, khususnya terkait batas usia pengguna.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Indonesia
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Tingkat kepatuhan Meta dalam menindaklanjuti temuan pelanggaran lainnya sangat buruk, yakni hanya mencapai 28,47 persen atau tidak sampai 30 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Indonesia
Member Group 'Fantasi Sedarah' Ditangkap, DPR Sebut Pemerintah tak Tinggal Diam Hadapi Kejahatan Ruang Digital
Penangkapan ini jadi bukti Polri melindungi masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Mei 2025
Member Group 'Fantasi Sedarah' Ditangkap, DPR Sebut Pemerintah tak Tinggal Diam Hadapi Kejahatan Ruang Digital
Bagikan