Erupsi Gunung Merapi, Desa Tlogolele Terkena Hujan Abu Vulkanik

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 10 Maret 2022
Erupsi Gunung Merapi, Desa Tlogolele Terkena Hujan Abu Vulkanik

Gunung Merapi mengalami guguran awan panas. (MP/BPPTKG).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Merapi yang berlokasi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali menunjukkan aktivitasnya mengeluarkan awan panas guguran beberapa hari terakhir.

Akibat kejadian tersebut Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang berjarak beberapa meter dari puncak Gunung Merapi terkena hujan abu vulkanik.

Baca Juga

Gunung Merapi Berpotensi Membahayakan pada Radius 3 Kilometer

Kepala Desa Tlogolele Ngadi mengatakan ada delapan dukuh di Desa Tlogolele yang terkena guyuran abu vulkanik. Hujan abu vulkanik tipis itu mulai muncul pada Kamis dini hari.

"Hujan abu tipis sebagai dampak dari erupsi Gunung Merapi sudah mulai terlihat pada Kamis dini hari. Puncaknya pada pukul 08.00 WIB semakin banyak karena tiupan angin," kata Ngadi, Kamis (10/3).

Ia mengatakan hujan abu mulai berhenti saat di puncak Gunung Merapi terjadi hujan lebat pada siang hari. Abu vulkanik ke rumah warga mulai hilang dibawa derasnya air hujan.

"Karena kemudian diguyur hujan di wilayah ini, sehingga abu terbawa air hujan dan tidak dirasakan oleh warga setempat," kata dia.

Baca Juga

Merapi Luncurkan Dua Kali Awan Panas Guguran hingga 2 Kilometer

Ia mengatakan sebanyak delapan dukuh yang terkena abu vulkanik adalah Tlogolele, Tlogomulyo, Ngadirojo, Karang, Gumukrejo, Belang, Takeran, dan Stabelan. Meskipun terkena dampak abu vulkanik, warga tidak sampai mengungsi.

"Warga tetap tenang dan beraktivitas di luar rumah pakai masker seperti. Aktivitas bekerja di ladang juga tetap dilakukan warga," katanya.

Camat Selo Cahyo Wiratno mengatakan meningkatnya aktivitas Gunung Merapi membuat warga harus waspada. Pihaknya juga telah menyiapkan armada untuk melakukan evakuasi.

"Kami imbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap siap siaga. Warga juga dilarang beraktivitas di zona merah," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Merapi Alami 120 Kali Gempa Guguran

#Gunung Merapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Sejumlah wisatawan menjajal Off Road Merapi Lava Tour di Kawasan Desa Kinah Rejo, Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Indonesia
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Karakter aktivitas Gunung Anak Krakatau juga mengalami perubahan. Setelah fase erupsi menerus berakhir, gunung api tersebut kembali menunjukkan pola erupsi Strombolian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Bagikan