Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Erupsi Gunung Merapi, Boyolali Diguyur Hujan Abu Vulkanik

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 09 Desember 2023
Erupsi Gunung Merapi, Boyolali Diguyur Hujan Abu Vulkanik

Ilustrasi - Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran ke arah dua sungai berhulu Merapi pada Senin (4/12/2023) (ANTARA/HO-BPPTKG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Merapi yang ada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah kembali mengalami erupsi, Jumat (8/12).

Akibat guguran awan panas Gunung Merapi, sejumlah daerah di Kabupaten Boyolali, Jateng mengalami hujan abu vulkanik

Sekretaris Desa Tlogolele, Neigen Achtah mengatakan, guguran awan panas di puncak Gunung Merapi terjadi sekitar pukul 14.49 WIB. Setelah terjadi guguran awan panas terlihat asap tebal di atas Dukuh Stabelan yang merupakan dusun yang letaknya paling dekat dengan puncak Gunung Merapi.

Baca Juga:

Abu Erupsi Gunung Merapi Selimuti 10 Desa di Magelang

“Pukul 15.00 WIB, terlihat asap tebal di atas Dukuh Stabelan. Setelah itu pukul 15.12 WIB diberi tahu masyarakat terjadi hujan abu yang bercampur dengan air jadi hujan,” kata Achtah, Jumat (8/12).

Menurut dia, hujan abu yang terjadi pada Jumat sore hampir merata di wilayah barat dan barat laut. Bahkan, hujan abu juga merata di semua wilayah desanya yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Magelang itu.

“Sedangkan hujan abu yang paling tebal terjadi di dua dusun di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, yang letaknya dekat dengan puncak Merapi,” katanya.

Baca Juga:

Gunung Merapi Erupsi, Masyarakat Diimbau untuk Menjauhi Daerah Bahaya

Dia mengatakan, hujan abu tebal terjadi di wilayah Stabelan dan Takeran. Untuk Tlogomulyo yang berjarak 7 kilometer dari puncak, tidak terlalu pekat.

Diketahui, hujan abu akibat guguran awan panas Gunung Merapi itu menyebar ke wilayah Kabupaten Magelang. Adapun daerah yang mengalami hujan abu disebutkan dia, wilayah Kecamatan Sawangan dan Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

Berdasarkan unggahan di akun resmi media sosial Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) bahwa terjadi tujuh kali kali guguran awam panas di Gunung Merapi mulai pukul 14.49 hingga pukul 15.48. jarak luncur 3.500 meter ke arah barat daya Kali Krasak. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Kunjungan ke Boyolali, SBY Melukis Langsung Gunung Merapi

#Gunung Merapi #Letusan Gunung Merapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Dua orang tersebut dari keterangan rekannya yang turun nekat naik ke Gunung Merapi. Padahal sudah jelas dilarang naik Gunung Merapi berstatus siaga III.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Warga yang tinggal dekat puncak gunung diminta meningkatkan kewaspadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Bagikan