Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Empat Nama Kandidat Cawagub Gerindra Masih Mandek di DPP PKS

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 13 Desember 2019
Empat Nama Kandidat Cawagub Gerindra Masih Mandek di DPP PKS

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi mengatakan, hingga kini belum ada keputusan final dari PKS terkait empat nama yang diajukan Gerindra sebagai kandidat calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Sejatinya, kata Suhaimi, kewenangan itu berada di tangan DPP PKS, sedangkan Fraksi PKS yang berada di DPRD DKI tidak memiliki kuasa penuh untuk menerima atau menolak opsi tersebut.

Baca Juga:

PKS Sempat Kirim Nama Mantan Menpora Jadi Cawagub, Tapi Ditarik Kembali

"Jadi itu ketika Gerindra mengajukan empat nama maka itu diajukan ke DPP. Nah sampai hari ini belum ada keputusan apa-apa," kata Suhaimi saat dikonfirmasi, Kamis (12/12).

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi. Foto:http://jakarta.pks.id
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi. Foto:http://jakarta.pks.id

Ketika disinggungkan soal perkembangan empat nama yang diusulkan partai besutan Prabowo Subianto itu, Suhaimi mengatakan belum mengetahui pasti keputusan yang akan dibuat oleh DPP PKS.

Oleh karena itu, ia meminta agar semua pihak tetap bersabar dan jangan dibuat sebagai suatu persolan yang harus dibesar-besarkan.

Baca Juga:

PKS Pertahankan 2 Kandidat Cawagubnya

"Kan usulan itu bisa diterima maupun bisa ditolak. Artinya kita masih nunggu, yang kedua kita di DPRD DKI pengurus juga di DKI. Itu menunggu surat resminya dari DPP. Jadi yang kita pegang sekarang sudah ada, pegang apa? Ya Pak Syaikhu sama Pak Agung selama belum ada perubahan dari DPP," papar dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga saat ini masih belum memiliki pendamping setelah Sandiaga Uno mengundurkan diri dalam pencalonan wakil presiden pada pilpres lalu. (MP/Asropih Opih)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga saat ini masih belum memiliki pendamping setelah Sandiaga Uno mengundurkan diri dalam pencalonan wakil presiden pada pilpres lalu. (MP/Asropih Opih)

Di samping itu, Suhaimi menambahkan, meskipun ada pernyataan dari Ahmad Syaikhu yang memilih untuk tetap menjadi angggota DPR RI periode 2019-2024, namun itu semua belum secara resmi diputuskan oleh DPP PKS.

"Bagi kita itu adalah patokan surat resminya, surat resmi yang datang ke DPRD atau Pak Gubernur itu belum ada perubahan sama sekali. Jadi belum ada perubahan itu patokan kita," tutup dia. (Asp)

Baca Juga:

Pimpinan DPRD DKI Minta PKS Tunjuk Satu Cawagub dari Gerindra

#Wakil Gubernur DKI Jakarta #PKS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Wakil Gubernur DKI menegaskan Jakarta harus menjadi ruang publik yang inklusif, terbuka bagi diskusi, dan menjamin kebebasan masyarakat berpendapat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Indonesia
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, 68 ribu hewan kurban itu dipotong selama tiga hari.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Bagikan