Empat Kecamatan Tanah Datar Terdampak Abu Vulkanik Gunung Marapi

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Minggu, 04 Juni 2017
Empat Kecamatan Tanah Datar Terdampak Abu Vulkanik Gunung Marapi

Gunung Marapi Sumatera Barat. (Foto: Humas BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Empat Kecamatan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, terkena dampak dari semburan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada Minggu (4/6).

Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi di Batusangkar, Minggu mengatakan empat kecamatan yang terkena dampak abu vulkanik tersebut adalah Batipuh, Pariangan, Sungai Tarab, dan Salimpaung.

Ia meminta Camat dan Wali Nagari yang wilayahnya berada pada seputaran Gunung Marapi agar memonitor perkembangan dari letusan tersebut.

Camat Pariangan, Suhardi menyampaikan sebagian wilayahnya terkena semburan abu vulkanik namun warga tetap beraktifitas seperti biasa karena "kapundan" (sebutan warga atas abu vulkanik) sudah hal biasa bila Gunung Marapi mengalami erupsi.

"Kita tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menggunakan penutup hidung bila beraktifitas di luar rumah," katanya.

Hal senada juga disampaikan Wali Jorong Babusalam, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Bonar Winata, dimana wilayahnya juga terdampak abu vulkanik, namun warga tidak panik dan tetap beraktifitas seperti biasa.

Salah seorang warga Nagari Koto Tuo, Kecamatan Salimpaung, Azwarman mengatakan bahwa rumahnya dan rumah warga sekitar juga terkena abu vulkanik namun tidak begitu tebal sehingga belum mempengaruhi aktifitas sehari-hari.

Sebelumnya, Ketua Pengamatan Gunung Api Marapi Kantor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologis (PVMBG) Kota Bukittinggi Hartanto mengatakan, abu vulkanik banyak jatuh ke wilayah Pariangan.

Ia menjelaskan erupsi pertama terjadi pada pukul 10.01 WIB, diikui dengan abu vulkanik ketinggian 300 meter dari puncak yang mengarah ke Timur, Kecamatan Pariangan. Amplitudo letusan mencapai 6 milimeter, dengan durasi gempa 35 detik.

Sementara letusan kedua berlangsung pada pukul 10.22 WIB, dengan amplitudo 4 milimeter, durasi 22 detik. Pada letusan kedua, abu vulkanik ketinggiannya mencapai 700 meter, masih ke arah Pariangan.

Pada pukul 11.56 WIB, hembusan terakhir Gunung Marapi. Cuaca di sekitar Marapi cerah dan tidak ada tanda-tanda letusan vulkanik.

Gunung tertinggi di Sumatera Barat ini, saat ini berstatus Level II. Sehingga diperingatkan kepada semua orang agar menjauh sekitar 3 kilometer dari puncak gunung.

Hal itu mengingat kawah sebagai pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan.

Baca juga berita terkait meletusnya Gunung Marapi: Sehari Tiga Kali Erupsi, Gunung Marapi Berstatus Waspada

Sumber: ANTARA

#Gunung Marapi #Gunung Meletus #Gunung Api #Sumatera Barat
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Amblesan tersebut terjadi akibat proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Indonesia
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Setidaknya ada 200 orang mengungsi ke musala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Indonesia
Hutan di Sumbar Kian Menyusut, DPR Desak Rehabilitasi Hutan Bukit Barisan
Hutan di Sumatera Barat kini kian menyusut. DPR pun mendesak adanya rehabilitasi Hutan Bukit Barisan.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Hutan di Sumbar Kian Menyusut, DPR Desak Rehabilitasi Hutan Bukit Barisan
Indonesia
Kembali Erupsi, Gunung Marapi Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter
Gunung Marapi kembali mengalami erupsi. Gunung di Sumbar itu menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter.
Soffi Amira - Minggu, 14 Desember 2025
Kembali Erupsi, Gunung Marapi Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter
Indonesia
Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan Sumbar Belum Dialiri Listrik, Kapolda: Akses Jalan Terputus dan Potensi Bencana Susulan
Ada tujuh titik yang belum dialiri listrik, 6 di antaranya Kabupaten Agam dan satu di Kabupaten Pesisir Selatan
Frengky Aruan - Minggu, 07 Desember 2025
Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan Sumbar Belum Dialiri Listrik, Kapolda: Akses Jalan Terputus dan Potensi Bencana Susulan
Indonesia
Sungai di Agam Sumbar Meluap Lagi, Jembatan Darurat Buatan TNI-Polri Hanyut
Jembatan darurat itu hanyut terbawa arus akibat hujan deras yang berlangsung sekitar satu jam membuat air sungai langsung membesar.
Wisnu Cipto - Sabtu, 06 Desember 2025
Sungai di Agam Sumbar Meluap Lagi, Jembatan Darurat Buatan TNI-Polri Hanyut
Indonesia
Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Kabupaten Agam Terdampak Abu Vulkanis
Kecamatan Baso dan Kecamatan Canduang di Kabupaten Agam menjadi dua daerah yang terpapar kabut abu vulkanis ini.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Kabupaten Agam Terdampak Abu Vulkanis
Indonesia
Waspadai Ancaman Banjir Rob Pesisir Sumbar 3-7 Desember
BMKG mengimbau masyarakat di tepi pantai atau wilayah pesisir Sumbar dan Mentawai agar tetap waspada
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
 Waspadai Ancaman Banjir Rob Pesisir Sumbar 3-7 Desember
Bagikan