Sehari Tiga Kali Erupsi, Gunung Marapi Berstatus Waspada

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 04 Juni 2017
Sehari Tiga Kali Erupsi, Gunung Marapi Berstatus Waspada

Ilustrasi letusan gunung api (ANTARA FOTO/Tibta Peranginangin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Gunung Marapi, Sumatera Barat terus mengeluarkan erupsi. Hari ini Minggu (4/6) sudah tiga kali erupsi. Kondisi tersebut membuat status gunung Marapi menjadi waspada.

Sebagaimana dilansir Antara, Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi, Sumatera Barat (Sumbar), Hartanto menyebutkan letusan yang terjadi pada gunung tersebut wajar karena berstatus waspada.

"Letusan yang terjadi tiga kali hari ini(4/6) adalah wajar karena gunung bestatus waspada, jadi memang aktivitas dapat meningkat," katanya di Bukittinggi, Minggu (4/6).

Ia menerangkan, Gunung Marapi sudah berstatus waspada sejak Agustus 2011.

Terakhir kali gunung dengan ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut itu meletus pada 26 September 2012 pukul 16.39 WIB mengeluarkan asap keabu-abuan.

Saat itu tinggi asap letusan mencapai 1.500 meter dan warga di sekitar dapat mendengar suara dentuman. Karena status tersebut, warga atau pendaki direkomendasikan tidak beraktivitas dalam jarak tiga kilometer dari kawah atau puncak.

Hartanto menjelaskan letusan yang terjadi pada Minggu(4/6) tidak dipicu atau berkaitan dengan gempa-gempa skala kecil yang terjadi di Sumbar.

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho juga mengingatkan masyarakat dan para wisatawan tidak mendaki gunung tersebut pada radius tiga kilometer dari puncak.

"Adanya letusan hari ini, kami belum mendapat laporan menyebabkan pengungsian. Masyarakat diminta tetap tenang, karena Marapi berstatus waspada," ujarnya.

Sutopo Purwo Nugroho mengatakan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) akan menyampaikan peringatan dini jika kondisi aktivitas gunung meningkat dan membahayakan.

Sumber: ANTARA

#Gunung Marapi #Gunung Meletus #Gunung Api #Sumatera Barat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Hujan abu vulkanik tersebut dirasakan masyarakat setempat selama tiga hari. Hingga saat ini banyak warga yang menderita sesak nafas dan sakit mata.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Dunia
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Bandara Catania di Sisilia ditutup akibat erupsi Gunung Etna. Abu vulkanik dari empat kawah mencapai ketinggian 1,5 km, memaksa pembatasan penerbangan masuk dan keluar.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Berita Foto
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 25 Mei 2026
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Indonesia
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Mobil dinas yang ditumpangi orang nomor dua di Sumbar itu diduga mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalur yang menikung.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Berita Foto
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Bus yang mengangkut peserta mudik dalam program Pulang Basamo 2026 bersiap meninggalkan kawasan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 15 Maret 2026
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Indonesia
Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Balimau telah berlangsung turun-temurun dalam masyarakat Minangkabau, yang dikenal kuat memegang falsafah “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.”
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
 Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Bagikan