Teknologi

Emma, Robot Asmara yang Bisa Dinikahi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 18 Agustus 2019
Emma, Robot Asmara yang Bisa Dinikahi

Robot AI. (Foto: Pixabay/Comfreak)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH perusahaan teknologi lokal di Shenzhen, Tiongkok, mengklaim robot boneka asmara milik mereka dapat menggantikan hubungan intim manusia berkat kemampuan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang ditanamkan pada produk itu.

Robot asmara bernama Emma, seperti dilaporkan media Rusia Sputnik, Sabtu (17/8), dapat memberikan layanan yang luas kepada pembeli robot itu meliputi percakapan interaktif, termasuk kemampuan membuka surel (e-mail) sang pemilik. Demikian dilansir Antara.


1. Emma sangat menyerupai manusia

Emma sangat menyerupai manusia. (Foto: Pixabay/geralt)
Emma sangat menyerupai manusia. (Foto: Pixabay/geralt)

Kemampuan AI yang ditanamkan itu dapat mendorong perilaku sang robot layaknya manusia. Emma dapat menyerap dan menyimpan informasi sebagai bekal merespons percakapan yang diharapkan sang pemilik.

Selain kemampuan percakapan interaktif, robot asmara itu juga dapat menolehkan kepala, menyatakan ekspresi wajah, serta mengedipkan mata yang tampak sealamiah mungkin sehingga menyerupai manusia.


2. Menggantikan hubungan emosional, fisik, hingga menikah

Emma bisa menggantikan hubungan manusia. (Foto: Pixabay/TheDigitalArtist)
Emma bisa menggantikan hubungan manusia. (Foto: Pixabay/TheDigitalArtist)

Seorang pakar di balik kehadiran robot-robot asmara itu mengkalim produk-produk ciptaan mereka bahkan telah menggantikan hubungan emosional dan fisik para pemilik robot itu.

Manajer Cloud Climax Sam White, produsen boneka asmara yang berbasis di Inggris, mengatakan kepada Daily Star Online boneka-boneka mereka telah mencapai tahapan hubungan emosional sebagaimana kegiatan fisik bagi para konsumen.

"Anda melihat sejumlah artikel tentang orang-orang yang menikah dengan boneka asmara mereka dan tentu saja itu adalah versi paling puncak bagi para pemilik boneka itu. Secara umum, para pemilik boneka itu telah terikat dengan boneka-boneka mereka dan melihat boneka itu sebagai pasangan, sebagaimana orang lain punya pasangan sesama manusia," ujar White.

3. Berbagi pesan singkat dengan Emma

Kamu bisa mendapatkan pesan singkat balasan dari Emma. (Foto: Pixabay/pixel2013)
Kamu bisa mendapatkan pesan singkat balasan dari Emma. (Foto: Pixabay/pixel2013)

White mengatakan, "Jika Emma menceritakan sebuah lelucon yang menurut Anda itu lucu, dia akan mengingat bahwa Anda tertawa. Emma sudah punya aplikasi dan tampilan antar-muka secara daring (online) dengan berlangganan sehingga Anda dapat mengajarinya untuk menjawab segala pertanyaan Anda. Ketika Anda jauh dari Emma, Anda dapat mengirim pesan singkat kepadanya dan dia akan membalas pesan itu."


4. Emma dapat menggantikan hubungan intim manusia?

Emma dapat menggantikan hubungan intim manusia. (Foto: Pixabay/geralt)
Emma dapat menggantikan hubungan intim manusia. (Foto: Pixabay/geralt)

White menambahkan program dan kecerdasan artifisial Emma akan terus dikembangkan dan dikirimkan secara daring dari pabrikan boneka asmara itu sehingga si boneka akan terus mendapatkan pembaruan perangkat lunaknya.

Meskipun tampak canggih, sejumlah warganet global menyatakan sikap kontroversi terhadap kehadiran robot boneka asmara itu. Mereka berpendapat tentang hubungan intim manusia tidak dapat digantikan oleh benda mati. (*)

Baca Juga:

#Robot #Artificial Intelligence
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi
Dadang mendorong sekolah mengoptimalkan laboratorium AI untuk memperkenalkan teknologi, mengembangkan pengetahuan, serta melatih keterampilan komunikasi siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi
Tekno
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
AI memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan profesi desainer mobil.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Oktober 2026
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
Indonesia
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Pemerintah perlu memastikan perkembangan AI tetap berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap kreativitas manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Indonesia
Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
Indonesia relatif lebih sedikit terpapar terhadap lonjakan aktivitas global yang berkaitan dengan AI dibandingkan negara-negara lain di kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
 Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
ShowBiz
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
POCO F9 Series dibekali AI Recorder dan AI Transcription yang dapat mengubah percakapan menjadi teks. Simak juga deretan fitur AI lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
Berita
OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Intip Perbedaan dan Kemampuannya
OpenAI meluncurkan GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna pada 22 September 2026. Keduanya membawa peningkatan efisiensi, pemrograman, alignment, dan biaya API.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Intip Perbedaan dan Kemampuannya
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Dunia
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Xi Jinping dijadwalkan tiba di Washington pada 24 September. Trump sebelumnya telah mengunjungi Beijing pada Mei didampingi oleh delegasi perwakilan bisnis AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Tekno
OpenAI Hentikan GPT-5.5 di ChatGPT dan Codex, Pengguna Cuma Punya Waktu hingga 14 Oktober
OpenAI akan menghentikan GPT-5.5 dari ChatGPT dan Codex. Pengguna bisa melakukan migrasi sebelum 14 Oktober 2026.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
OpenAI Hentikan GPT-5.5 di ChatGPT dan Codex, Pengguna Cuma Punya Waktu hingga 14 Oktober
Indonesia
Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai, Bisa Akses 120 Model AI dalam Satu Portal
Hypernet Techonologies meluncurkan TokenKu.ai. Platform ini bisa mengakses 120 model ai.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai, Bisa Akses 120 Model AI dalam Satu Portal
Bagikan