Emil Usulkan Produksi Terakota di Industri Genteng Jatiwangi

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 09 September 2017
Emil Usulkan Produksi Terakota di Industri Genteng Jatiwangi

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. (Facebook/Ridwan Kamil)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mengetahui lesunya industri genteng Jatiwangi, bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan kepada pengusaha dan pengrajin genteng untuk membuat produk yang lebih diminati pasar, seperti terakota. Para pelaku usaha genteng mengeluhkan turunnya omset akibat munculnya produk-produk baru yang menggantikan fungsi genteng.

"Kebijakan pemerintah saat ini yang membuat industri genteng turun. Pembangunan rusun tidak lagi pakai genteng, tapi dicor," kata Ajie, pemilik pabrik genteng (jebor) Sinar Jaya di Jatiwangi, Sabtu, (9/9).

Menurut dia, pengrajin butuh keberpihakan dari pemerintah. Misalnya, industri properti dapat menggunakan genteng, bukan skandal, dicor, atau asbes.

Keterpurukan industri genteng saat ini juga dipengaruhi oleh suplay and demand yang tidak seimbang.

"Demand turun hingga 80 persen. Padahal jebor terus memproduksi genteng, sehingga stock kita numpuk," ujarnya.

Ila, pelaku usaha genteng lainnya, menambahkan, dengan kondisi seperti ini sebenarnya para pelaku usaha genteng maunya tutup. Bahan baku yang terus naik harganya, sulitnya mencari pengrajin, dan kurangnya keberpihakan dari pemerintah menjadi alasan mereka ingin menutup usahanya.

"Jebor saat ini tinggal mempertahankan pabrik warisan dari orang tua dan buruh pabrik. Satu jebor menghidupi 40 sampai 50 pengrajin"

Menurut Ila, saat ini pabrik genteng di Jatiwangi tersisa 150 jebor. Padahal pada tahun 1992, jumlah pabrik genteng mencapai 630 jebor. Akibat pasar yang lesu, sebagian besar dari mereka akhirnya gulung tikar.

"Industri genteng menghadapi persaingan seperti genteng spandex (genteng berbahan metal). Ditambah industri garment dari Korea yang tumbuh di Majalengka mengambil para pekerja perempuan di pabrik genteng. Posisi mereka di ngeret (motong) dan neundeun (nyimpeun)," kata Ila.

Menanggapi hal itu, Emil sapaan akrab Ridwan Kamil menyatakan, pelaku industri harus melakukan inovasi baru, misalnya dengan memproduksi terakota seperti di Bali.

"Bahan dasar yang dipakai sama, yakni tanah liat, tapi terakota bisa meningkatkan nilai tambah karena bisa dipakai untuk menghias dinding atau lantai," kata Emil.

Menurut Emil, jika pelaku usaha genteng mau berinovasi memproduksi terakota, maka dia dengan senang hati akan membantu mengirimkan tim untuk merebut kembali masa kejayaan genteng Jatiwangi.

Industri kejayaan genteng Jatiwangi terjadi pada era 90-an hingga tahun 2000. Namun menyusut, dengan tumbuhnya produk lain untuk atap, seperti genteng spandex, asbes, dan cor-coran. Industri genteng di Jatiwangi, pertama kali dipelopori oleh H. Umar Bin Ma'ruf untuk atap masjid di Dusun Cikarokrok, Majalengka pada 1905.

"Saya akan bawa tim untuk mengajari para pengrajin genteng untuk memproduksi terakota ke sini. Ide, gagasan yang inovatif diharapkan dapat membawa kesejahteraan bagi para pengrajin," kata Emil.(*)

Berita ini merupakan laporan dari kontributor merahputih.com di Bandung dan sekitarnya, Mauritz. Baca berita seputar Bandung lainnya di: Diajak Kang Emil Belanja, Presiden Jokowi Beli Jaket Produk Bandung

#Bandung #Ridwan Kamil #Kang Emil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bandara Husein Bandung Kembali Buka Penerbangan Langsung Dari Singapura dan Malaysia
Farhan menyebut beberapa maskapai yang telah berkomunikasi antara lain TransNusa, Lion Group, dan Scoot.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Bandara Husein Bandung Kembali  Buka Penerbangan Langsung Dari Singapura dan Malaysia
Olahraga
Pocari Sweat Run Bandung 2026 Jadi Kado HUT Ke-216 Kota Kembang, Sukses Gandeng Pemangku Kepentingan
Selain menyehatkan warga, Pocari Sweat Run yang menghadirkan 16.000 pelari membawa dampak ekonomi nyata bagi UMKM dan sektor pariwisata.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Pocari Sweat Run Bandung 2026 Jadi Kado HUT Ke-216 Kota Kembang, Sukses Gandeng Pemangku Kepentingan
Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
BMKG mengonfirmasi 118 gempa di Kabupaten Bandung dipicu sesar lokal baru yang belum terpetakan di peta PuSGen. Simak hasil analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
Indonesia
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
BMKG catat 118 gempa di Bandung membentuk pola garis lurus dari jalur sesar baru yang belum terpetakan. Simak analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
Indonesia
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
Puluhan gempa swarm guncang Pangalengan, Bandung sejak kemarin picu kepanikan. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
Indonesia
Beda dengan Badan Geologi, BMKG: Dentuman Bandung Bukan Suara Erupsi Anak Krakatau
Fenomena suara dentuman yang sempat menghebohkan warga Bandung Raya pada Sabtu (5/9) dini hari ternyata memunculkan perbedaan analisis antara dua lembaga negara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Beda dengan Badan Geologi, BMKG: Dentuman Bandung Bukan Suara Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Dari Bandung tidak perlu untuk ke Jakarta untuk bisa terbang menggunakan pesawat ke kota-kota besar lain.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Indonesia
Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Bank BJB, KPK Buka Peluang Kembali Periksa Ridwan Kamil
Taufik menjelaskan peluang tersebut terbuka, terutama untuk melengkapi berkas perkara para tersangka yang sudah ditahan KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Bank BJB, KPK Buka Peluang Kembali Periksa Ridwan Kamil
Dunia
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
: Pemkot Bandung menyegel videotron Padel Six Nine karena belum berizin dan terkait penebangan 10 pohon. Pihak pengelola wajib menanam 100 pohon pengganti serta membayar denda Rp100 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Videotron Padel Six Nine Bandung Disegel, Plus Wajib Tanam 100 Pohon Pengganti dan Denda Rp 100 Juta
Bagikan