Elite PDIP Sebut Pernyataan Andi Arief Kurang Bijak
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR periode 2019-2024 dari Fraksi PDI Perjuangan Said Abdullah. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aa.
MerahPutih.com - Pernyataan Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief yang menyeret nama Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dalam video yang viral di media sosial beberapa waktu lalu menjadi sorotan.
Dalam video itu, Andi Arief menyebut hanya ada satu cara agar Puan bisa menjadi presiden, yakni semua pimpinan parpol ditangkap aparat penegak hukum.
Baca Juga
Ketua DPP PDIP Said Abdullah menilai pernyataan Andi Arief terlalu berlebihan dan kurang bijak. Ia menyayangkan selama ini Andi Arief kerap memproduksi hal-hal yang tidak baik dalam berpolitik.
“Karena dia seharusnya lebih rasional memandang konstelasi politik nasional. Jangan kemudian Andi Arief membikin hoaks insinuasi yang sungguh tidak pada tempatnya," kata Said kepada wartawan, Selasa (27/9).
Said justru mempertanyakan, keteladanan seperti apa yang akan ditunjukkan Partai Demokrat jika terus menerus membombardir masyarakat dengan kabar dan pernyataan hoaks.
Baca Juga
Kemendagri Tanggapi Pernyataan Andi Arief Soal Utusan Presiden Jelang Lukas Enembe Tersangka
Menurut Said, apa yang disampaikan oleh Andi Arief dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak pernah terjadi.
"Dan fakta mbak Puan itu selalu berkunjung silaturahmi sudah ke tiga ketum parpol dan akan terus silaturahim kepada semua ketum parpol,” ujarnya.
Lebih lanjut Ketua Badan Anggaran DPR RI ini menegaskan, dalam membangun bangsa diperlukan rasa kebersamaan serta sikap tak saling curiga.
“Tontonan ini sangat tidak menarik bagi masyarakat dan sungguh tidak mendidik,” pungkasnya. (Pon)
Baca Juga
Politikus PDIP Sebut Tuduhan Andi Arief Soal Utusan Jokowi Opini Sesat
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
PDIP Dorong Anggaran MBG Diefisiensikan untuk Dana Darurat Bencana di Daerah
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS