MerahPutih.com - Airlangga Hartarto secara mengejutkan mengundurkan diri sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar. Airlangga resmi mundur dari ketum pada Sabtu (10/8) kemarin.
Menurut Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Golkar 2019-2024, Zulfikar Arse, sosok yang seharusnya dan cocok menggantikan Airlangga sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketum Golkar adalah Kahar Muzakir yang menjabat Wakil Ketua Umum Koordinasi Bidang Kepartaian.
Hal itu sesuai AD/ART, Peraturan Organisasi No: 08 Tahun 2020 Tentang Pergantian Antar Waktu, Pentunjuk Pelaksanaan (Juklak No. 01/2020) Tentang Tata Kerja DPP Partai Golkar serta kelaziman yang berlaku selama ini.
"Untuk menjaga agar keberlangsungan internal partai tetap berjalan secara kondusif, perlu segera ditetapkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar," kata Zulfikar Arse Sadikin Minggu (11/8).
Baca juga:
Terkejut dengan Keputusan Mundur Airlangga, Hasto Singgung Pengalaman Buruk PDIP
Sebelumnya, Airlangga Hartarto mengumumkan pengunduran diri sebagai Ketua Umum (Ketua) Partai Golkar. Pengunduran diri Airlangga itu terhitung sejak Sabtu 10 Agustus 2024 kemarin.
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim serta atas petunjuk Tuhan yang Maha Besar maka dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai ketua umum DPP Partai Golkar. Pengunduran diri ini terhitung sejak semalam Sabtu 10 Agustus 2024," kata Airlangga dalam video yang tersebar di awak media, Minggu (11/8).
Airlangga tegaskan, pengunduran diri ini juga untuk menjaga keutuhan partai beringin tersebut. Keputusan tersebut sudah dipertimbangkannya secara matang.
"Dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan yang akan terjadi dalam waktu dekat," tuturnya. (Asp)

