Elektabilitas Gerindra Naik Signifikan, Muzani Minta Kader Jangan Jemawa

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 23 Mei 2023
Elektabilitas Gerindra Naik Signifikan, Muzani Minta Kader Jangan Jemawa

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Foto: MP/ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Elektabilitas Gerindra dan Ketua Umumnya, Prabowo Subianto belakangan melonjak. Dalam survei Litbang Kompas pada Selasa (23/5) terkait elektabilitas partai politik.

Dalam survei itu, elektabilitas Partai Gerindra mengalami kenaikan yang cukup signifikan menjadi 18,6 persen yang sebelumnya pada Januari lalu 14,3 persen.

Baca Juga:

Prabowo Capres Tunggal dari Gerindra, Muzani: Kalau Ada yang Ngaku-ngaku Itu Ilegal

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengingatkan para kader Gerindra agar tidak jemawa dengan hasil survei tersebut dan tetap menjaga kepercayaan rakyat dengan berbagai aktivitas yang mengutamakan kepentingan rakyat.

Pasalnya, kata Muzani, survei adalah potret atau gambaran keadaan pilihan politik pada saat survei dilakukan, bukan kondisi saat pemungutan suara berlangsung, 14 Februari 2024 mendatang.

"Karena hasil akhir yang menentukan kemenangan sebuah partai politik adalah di pemilu," ujar Muzani kepada wartawan, Selasa (23/5).

Menurut Muzani, hasil survei Litbang Kompas ini akan menjadi panduan untuk Partai Gerindra dan juga Prabowo Subianto selaku Ketua Umum yang juga Ketua Dewan Pembina partai dalam menentukan langkah ke depannya menyosong Pilpres 2024.

Dia menilai, hasil survei tersebut mengonfirmasi bahwa apa yang dilakukan Prabowo dan Partai Gerindra selama ini sudah dalam jalan yang benar.

Menurut dia, seluruh kader Gerindra tetap menjadikan kepentingan rakyat sebagai tujuan perjuangan. Dan dalam bertindak jangan jauh-jauh dari rakyat apalagi meninggalkan atau mengkhianati rakyat.

"Itu yang akan terus kami pegang dalam berjuang," tegas Muzani.

Apalagi, kata dia, Prabowo selalu mengingatkan para kader dan simpatisan bahwa Gerindra bisa besar karena dukungan dan kepercayaan rakyat.

"Gerindra harus menjadi partai politik yang terus memperjuangkan aspirasi pedagang, petani, UMKM, buruh, tenaga honorer, tukang ojek, nelayan, dan rakyat pada umumnya," tutur Wakil Ketua MPR itu.

Muzani berujar selama hal-hal tersebut dilakukan oleh kader, maka perjuangan Gerindra akan tetap mendapat kepercayaan rakyat.

Baca Juga:

Muzani Sebut Prabowo Capres Tunggal dari Gerindra

Pasalnya, kesuksesan sebuah partai politik terletak pada keberhasilan dalam memperjuangkan apa yang dikehendaki rakyat dalam menegakkan kebenaran, keadilan, dan kesejahteraan.

Itu sebabnya, dalam tahun politik ini kami berharap kader Gerindra untuk menjaga perkataan, berkatalah yang benar. Jika tidak bisa, lebih baik diam.

"Karena dari perkataan itu terkadang seseorang dapat tergelincir karena tidak mampu menjaga perkataan yang benar atau yang baik," kata dia.

Dalam hasil jajak pendapat yang dilakukan Litbang Kompas menempatkan elektabilitas PDIP teratas dibandingkan partai politik (parpol) lainnya.

PDIP memimpin dalam elektabilitas dengan 23,3 persen suara atau sedikit meningkat (0,4 persen) dibandingkan survei Januari 2023.

Di peringkat kedua, Gerindra berhasil menaikkan elektabilitas menjadi 18,6 persen, hanya terpaut 4,7 persen dengan PDIP.

"Pada survei ini, peringkat ketiga ditempati Partai Demokrat yang meraup 8 persen atau sedikit turun dari survei Januari 2023.

Capaian elektabilitas Demokrat menggusur elektabilitas Partai Golkar yang meraih 7,3 persen dan berada di posisi keempat. (Knu)

Baca Juga:

Muzani Minta Buzzer Politik tak Membuat Narasi Memecah Belah

#PDIP #Partai Gerindra #Elektabilitas Presiden Jokowi #Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Bagikan