Ekstrem dan Kental Unsur Mistik, Riuhnya Aksi Ritual Tatung di Perayaan Cap Go Meh Singkawang

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 20 Januari 2025
Ekstrem dan Kental Unsur Mistik, Riuhnya Aksi Ritual Tatung di Perayaan Cap Go Meh Singkawang

Aksi ekstrem Ritual Tatung saat perayaan Cap Go Meh di Singkawang. (Foto: Indonesiakaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kota Singkawang tidak bisa luput dari perhatian dunia ketika perayaan Cap Go Meh. Di kota yang terletak di Kalimantan Barat ini, ada ritual khas Singkawang bernama Tatung yang banyak dinantikan oleh masyyarakat.

Dari sekian banyak perhelatan budaya lokal di Singkawang, ritual Tatung adalah salah satu pertunjukan yang jadi primadona. Ritual ini menggabungkan orientasi budaya multikultural yakni Tionghoa, Dayak Kalimantan, dan Melayu.

Demi menyaksikan tradisi ini, orang dari berbagai daerah hingga luar negeri rela berhimpitan di pinggir jalan demi menyaksikan kemeriahan ritual Tatung.

Baca juga:

Singkawang Kota Paling Toleran di Indonesia, Solo Masuk 10 Besar

Dalam pawai ritual Tatung, penonton bisa menyaksikan banyak kejadian tak kasat mata di mana orang banyak tak sadarkan diri yang disebabkan oleh kerasukan roh leluhur atau dewa.

Dilansir laman Indonesia.go.id, dalam ritual Tatung yang berlangsung peserta akan berjalan arak-arakan guna menolak bala.

Dalam perayaan Cap Go Meh di Singkawang, ritual Tatung memegang peranan penting. Praktisinya diyakini bekerja sebagai mediator antara dunia manusia dan supranatural.

Mereka dipercaya dapat mengusir roh-roh jahat dan membersihkan kota dari energi negatif melalui ritual yang dilakukan karena mereka dirasuki kekuatan para dewa.

Pada sela membersihkan energi negatif, Tatung mulai melancarkan aksi menusuk tubuh mereka dengan benda tajam seperti lidi atau tombak, parang hingga samurai tanpa merasakan sakit atau pun terluka. Ritual ini dipercaya sekaligus bentuk penghormatan kepada leluhur.

Baca juga:

Makanan Spesial Chiang Mie, Makanan Umur Panjang Saat Perayaan Imlek di Singkawang

Ritual Tatung sangatlah ekstrim dan tidak biasa. Karenanya, beberapa orang merasa pertunjukan ini sangat mengerikan dan bikin merinding.

Ritual Tatung akan berlangsung dalam waktu yang cukup panjang, sebab mereka akan mengelilingi kota sebagai upaya membersihkan kota dari hal buruk yang akan terjadi dalam satu tahun ke depan.

Selama Ritual Tatung berlangsung, peserta arak-arak juga membawa patung-patung atau simbol-simbol dewa.

Sebagai informasi, untuk menjadi Tatung tidak bisa hanya partisipan alias dadakan. Seseorang menjadi Tatung karena kemampuan sakti yang diturunkan secara turun temurun dari garis keluarga tertentu.

Ada pula yang menjadi Tatung setelah melalui proses belajar dari seorang guru spiritual atau mendapat 'panggilan' melalui mimpi dan pengalaman mistis lainnya. (Tka)

#Tatung Singkawang #Kalimantan Barat #Tradisi #Cap Go Meh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Paraguay rayakan kembalinya ke Piala Dunia 2026. Tradisi ini dilakukan lewat pertunjukan kembang api meriah di stadion.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Pesawat timnas Brasil menjalani ritual baptis di Bandara Galeao, Rio de Janeiro. Hal ini menjadi tradisi yang biasa dijalani di Brasil.
Soffi Amira - Selasa, 02 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Tradisi
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi Toron diperkirakan telah ada bahkan sebelum era abad 19.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Indonesia
Final Ulang Dibatalkan, MPR Tunjuk Josepha Duta Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
MPR RI membatalkan final ulang LCC Empat Pilar Kalbar setelah SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas menolak. Josepha Alexandra diangkat sebagai Duta LCC MPR RI.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Final Ulang Dibatalkan, MPR Tunjuk Josepha Duta Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Tradisi Hadrat menjadi warisan budaya Muslim Maluku yang terus dilestarikan saat Iduladha. Perpaduan selawat, rebana, dan nilai persaudaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Indonesia
MPR Langsung Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat yang Dianggap tak Adil
MPR menyatakan lomba cerdas cermat harus menjunjung sportivitas dan keadilan. MPR menyatakan dewan juri harusnya objektif.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
MPR Langsung Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat yang Dianggap tak Adil
Indonesia
Gubernur Pramono Puji Acara Keluarga Kalimantan Barat, Harapkan Sinergi dengan Pemprov DKI
Pramono membuka peluang kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan IKKB, termasuk dukungan bagi pengembangan organisasi.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Gubernur Pramono Puji Acara Keluarga Kalimantan Barat, Harapkan Sinergi dengan Pemprov DKI
Lifestyle
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Meskipun Paskah identik dengan prosesi ibadah khidmat di gereja, masyarakat dapat menghadirkan suasana syukur secara sederhana di dalam rumah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Tradisi
Tradisi Injak Bumi, Ritual Sakral Bayi-Bayi Jambi Seberang Setelah Salat Id
Tradisi ini khusus diperuntukkan bagi bayi yang sedang belajar berjalan. Doa yang dibacakan memohon perlindungan Allah dari gangguan gaib
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Tradisi Injak Bumi, Ritual Sakral Bayi-Bayi Jambi Seberang Setelah Salat Id
Bagikan