Eksis Lebih dari 10 Tahun, Merek Asli Indonesia Ini Diganjar Penghargaan

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 09 Mei 2017
Eksis Lebih dari 10 Tahun, Merek Asli Indonesia Ini Diganjar Penghargaan

Saat malam penganugrahan (Merahputih.com / Muchammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Mendirikan sebuah usaha yang dapat berhatan hingga bertahun-tahun bukanlah hal yang mudah. Terlebih semakin lama persaingan di usaha yang sama semakin ketat. Atas dasar tersebut Tras N Co Research sembuat suatu penghargaan untuk merek dagang yang bertahan lebih dari 10 tahun bernama Anugerah Brand Indonesia.

Tri Raharjo, Chairman Tras N Co Research mengatakan Anugerah Brand Indonesia adalah momen untuk memberikan apresiasi terhadap produk lokal yang bertahan hingga 10 tahun lebih. Hal ini membuktikan bila produk tersebut telah menciptakan image, awareness dalan loyalitas konsumen jangka panjang.

"Kami ingin memberikan kesempatan kepada merek asli Indonesia untuk tampil sebagai bisnis yang terbukti berkembang serta turut mensukseskan gerakan 100 persen Indonesia yang dicanangkan pemerintah," katanya saat malam penganugrahan di Jakarta, Senin(8/5).

Penganugrahan ini tidak sembarang. Pasalnya Tras N Co Research melakukan survei media pada Januari hingga Maret 2017. Metodologi survei yang dipakai adalah Sustainability, brand awareness dan brand image dengan torehan index minimum 70 poin.

"dari ribuan merek kita seleksi menjadi 500, dari 500 kita seleksi lagi menjadi 19 merek," lanjutnya.

Adapun merek yang telah berhasil dan berhak mendapatkan Anugerah Brand Indonesia 2017 adalah:

1. ESL Express
2. Carvil
3. Depo Air Minum Biru
4. Maksindo
5. Elliottii Residence
6. MPOIN
7. Shop&Drive
8. Snapy
9. Apotek K24
10. Quick Chiken
11. Robotics Education Center
12. Bimba AIUEO
13. Super BImbel GSC
14. Miracle Aesthetic Clinic
15. Stella Maris
16. Pempek Farina
17. Oto Bento
18. Sabana Fries Chiken
19. Arafa Barbershop

#Bisnis #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Independensi tidak boleh mengorbankan koordinasi antarlembaga.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Indonesia
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
BI merupakan bank sentral yang wewenangnya bebas dari campur tangan pemerintah atau pihak lain.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
Indonesia
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
BI melaporkan ULN Indonesia triwulan II-2026 naik 4,4% yoy menjadi USD 453,4 miliar dengan rasio ULN terhadap PDB 30,6%.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
Lifestyle
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
BPS mencatat 1,03 juta pengangguran terdidik per Mei 2026. Simak 6 jurusan kuliah dengan lulusan paling banyak menganggur dan penyebabnya.
ImanK - Senin, 17 Agustus 2026
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Sepanjang semester I 2026, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 5,45 persen (yoy)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Indonesia
Prabowo Ungkap Ekonomi Indonesia Tetap Berdiri Tegak, Pertumbuhan Semester I 2026 Tertinggi dalam 13 Tahun
Prabowo menyebut ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh pada level tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Pendapatan negara hingga Juli tumbuh 21,3%.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Ungkap Ekonomi Indonesia Tetap Berdiri Tegak, Pertumbuhan Semester I 2026 Tertinggi dalam 13 Tahun
Indonesia
Ekonom Dorong BI Kurangi Ketergantungan SRBI untuk Perkuat Stabilitas Rupiah
Ekonom Achmad Nur Hidayat menilai tingginya imbal hasil instrumen keuangan belum cukup menopang rupiah. Ia mendorong BI mengubah bauran kebijakan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Ekonom Dorong BI Kurangi Ketergantungan SRBI untuk Perkuat Stabilitas Rupiah
Indonesia
Kader PKB Pakai Kaus Prabowonomics, Presiden Prabowo: tidak Pantas Saudara Pakai Nama Saya
Ia merasa bahagia karena Ijtima Ulama PKB secara tegas menyatakan dukungan terhadap arah pembangunan ekonomi yang tengah dijalankan pemerintah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kader PKB Pakai Kaus Prabowonomics, Presiden Prabowo: tidak Pantas Saudara Pakai Nama Saya
Berita
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Wang Wentao.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Indonesia
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp 94,9 Triliun
Semakin menegaskan posisi Jakarta sebagai pusat investasi dan motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp  94,9 Triliun
Bagikan