Efek Negatif Kebanyakan Kolesterol Baik, Sudah Tahu?

Rina GarminaRina Garmina - Jumat, 25 Agustus 2017
Efek Negatif Kebanyakan Kolesterol Baik, Sudah Tahu?

Kuning telur, salah penyumbang kolesterol dalam darah. (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOLESTEROL baik atau HDL dalam darah berguna sebagai pembersih pembuluh darah. Selama ini orang tahunya kadar HDL yang tinggi dalam darah bagus bagi kesehatan. Namun, hasil studi University of Copenhagen di Denmark justru menunjukkan bahwa kadar HDL yang berlebih tidak baik, bahkan berisiko memicu kematian.

Seperti dikutip dari Indian Express, pria-pria yang kadar kolesterol baiknya berlebih, tingkat mortalitas mereka bisa mencapai 106 persen lebih tinggi daripada kelompok normal. Sedangkan perempuan-perempuan berkadar kolesterol baik amat tinggi tingkat mortalitasnya 68 persen lebih besar ketimbang kelompok normal.

"Hasil ini secara radikal mengubah cara kita memahami kolesterol baik," ungkap Profesor di University of Copenhagen, Borge Nordestgaard.

Para dokter biasanya memberi selamat kepada pasien yang kadar HDL dalam darahnya tinggi. Ke depan, Nordestgaard menyarankan mereka tidak melakukan hal itu lebih lama lagi karena studi ini menunjukkan tingkat kematian yang lebih tinggi. Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis data 116 ribu orang.

Mereka mengamati para partisipan dalam waktu enam tahun. Hasil riset menunjukkan terjadi lebih dari 10.500 kematian. Sebaliknya, orang dengan kadar HDL amat rendah juga memiliki risiko kematian tinggi. Sementara orang-orang yang kadar HDL dalam darahnya normal, tingkat kematiannya paling rendah. Pada pria kadarnya 1,9 mmol/L dan perempuan 2,4 mmol/L.

"Tampaknya kita perlu menghapus fokus HDL sebagai indikator kesehatan penting dalam penelitian di rumah sakit dan dokter umum," pungkas Nordestgaard. (*)

Simak juga artikel lain mengenai kolesterol di sini: Konsumsi Buah Ini Untuk Menurunkan Kolesterol.

#Kolesterol Tinggi #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan