Edukasi Bakal Hilangkan Stigma Negatif Terkait Pasar Modal
pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat dibukanya perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5/2020).
MerahPutih.com - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatatkan peningkatan jumlah investor pasar modal yang signifikan. Pada akhir tahun 2020, jumlah investor sudah mencapai 3.880.753 meskipun pandemi sedang berlangsung.
Kondisi tersebut, menandakan bisnis di pasar modal lebih menjadi pilihan masyarakat daripada bisnis real yang sedang terpuruk saat pandemi ini karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Baca Juga:
Nilai Tukar Rupiah Menunggu Keputusan The Fed
Pasar Modal merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya
Manajer operasional REQCOMM Strategic Consultant Rapih Hidayat pihaknya ingin menghilangkan stigma negatif dari masyarakat terkait pasar modal dan instrumennya akibat maraknya kasus-kasus penipuan seperti robot trading, dapat menjadi ancaman dalam dunia investasi, dengan memberikan pelatihan gratis.
"Jika belajar dari pakar yang kompeten, maka trading akan memberikan hasil yang memuaskan," katanya.
Dalam pelatihan gratis tersebut, menghadirkan Wijen Pontus Solis Sunu Satria, CTA., CEWA, yang merupakan technical analyst Elliott Wave Expert dan founder B-Trade dan Andhika Cipta Labora, Equity Analyst PT. Kanaka Hita Solvera.
Technical analyst Elliott Wave Expert Wijen Pontus Solis Sunu Satria mengungkapkan, sejatinya ada banyak cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Misalnya melalui bisnis atau kegiatan sampingan. Namun menurut Wijen, mencari penghasilan tambahan bukanlah perkara yang mudah.
Apalagi, kata ia, bagi karyawan atau PNS yang harus full time mengemban tanggung jawab di kantor dan tidak bisa ditinggalkan. Maka trading saham bisa menjadi salah satu potensi besar sebagai sumber penghasilan tambahan.
"Trading saham menawarkan fleksibilitas waktu, sehingga dapat dilakukan oleh siapapun, termasuk karyawan atau PNS," katanya dalam keterangannya, Kamis (28/7).
Baca Juga:
Desain Rupiah Digital Segera Dirilis
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Pejabat Otoritas Bursa dan Keuangan Mundur, Ini Kata Pengamat
Komisi XI Nilai Mundur Dirut BEI Alarm Pasar Modal
'Gorengan' Saham Bikin IHSG Anjlok, Bareskrim Polri Bergerak Cari Unsur Pidana
DPR Apresiasi Mundurnya Dirut, BEI Perlu Pemimpin Paham Dinamika Global
Defisit APBN 2025 Tembus 2,92 Persen, Menkeu Purbaya Sebut Pasar Modal Tetap Aman
Ini Kata Istana Soal Mundurnya Dirut BEI, Bukan Arahan
Dirut BEI Mundur, Purbaya: Ini Sinyal Positif
Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Istana Pastikan Tak Ada Intervensi
IHSG Anjlok, Menkeu Purbaya Nilai Dirut BEI Mundur karena Lalai Tindaklanjuti MSCI
Jejak Karier Iman Rachman, Dari Danareksa hingga Dirut BEI