MerahPutih, Bisnis-Melemahnya situasi ekonomi dunia, sehingga harga-harga bahan mentah juga mengalami penurunan, justru merupakan saat yang tepat untuk berinvestasi. Kalangan pengusaha, baik dari Indonesia dan negara lain, mereka semua optimistis dengan kondisi Indonesia di masa mendatang.
"Sekarang waktunya investasi, saat semua sedang turun, investasi sangat baik ditingkatkan. Indonesia punya 220 juta penduduk dan memiliki angka pertumbuhan yang bagus. Jika kita melihat itu, kita sangat optimis," kata Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla di Wisma Duta, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul, Korea Selatan, Kamis (27/8) wib seperti dikutip laman resmi wapres.
Di dalam negeri sendiri, kata Wapres, pemerintah terus berupaya mengatasi situasi melambannya ekonomi dunia, dengan mengarahkan agar seluruh perusahaan, terutama industri kecil dapat bertahan dalam kondisi seperti ini. Situasi seperti ini, lanjut wapres, memang tidak terlalu menguntungkan, tapi setelah 3-4 tahun, Wapres meyakini kondisi ekonomi akan membaik. Saat ini Indonesia terus berusaha menarik investasi ke Indonesia, termasuk juga dari perusahaan-perusahaan besar di Korea Selatan.
Dalam kunjungannya, Wapres Jusuf Kalla didampingi istri, Mufidah Jusuf Kalla, Kepala BKPM Franky Sibarani dan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid. Selain itu, Gubernur Financial Supervisory Service, Deputi Perdana Menteri Republik Korea, serta Duta Besar Repulik Indonesia untuk Republik Korea John Prasetio. Wapres dan rombongan berada di Korea hingga Minggu (30/8). (Luh)
Baca Juga:
Wapres JK Undang Investor Asal Korea
Jawab Krisis, Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi
Agus Martowardojo Beberkan Alasan BI Pertahankan BI Rate