Dugaan Korupsi Proyek Reklamasi, Anies: Kita Hormati Proses Hukumnya
Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (MP/Dery Ridwansah)
MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan enggan berkomentar terkait dengan adanya dugaan korupsi dalam proyek reklamasi Teluk Jakarta.
Menurutnya, kasus tersebut tengah ditangani oleh kepolisian Polda Metro Jaya dan ia memilih menghormati proses hukum tersebut.
"Tidak ada tanggapan khusus, itu semua diproses oleh aparat penegak hukum, dan kita hormati prosesnya," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (4/11).
Ketika ditanya oleh awak media, kehadiran Dubes Singapura di Indonesia ke Balai Kota pada Jumat (3/11) kemarin apakah akan mengubah keputusan Pemprov Dki menolak reklamasi, Anies mengatakan tetap pada janji kampanyenya.
"Kalau posisi kita sama dengan apa yang ada di janji kampanye yaitu itu yang akan kita laksanakan, nah yang melakukan reklamasi itu ada di banyak tempat. Jadi, sekarang ada itu hasilnya yang sudah ada sekarang," bebernya.
Terkait reklamasi, Anies juga mengaku, pihaknya tengah belajar bagaimana mengatur proyek reklamasi seperti di negara Singapura itu.
"Kita belajar dari mana-mana saja kan tidak ada salahnya. Apapun keputusan kita sekarang kenyatannya ada tanah tuh di situ, apa yang kita janjikan itu yang kita laksanakan. Bagaimana memanfaatkan sesuai dengan yang kita katakan di janji," pungkasnya. (Asp)
Bagikan
Berita Terkait
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
Jalan Gatot Subroto Rusak, Pramono: Akan Diperbaiki Setelah 27 Januari
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Presiden Prabowo Ungkap Dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono: kalau sudah Jadi Gubernur enggak Ada Urusan Kepartaian