Dubes Wahid Supriyadi Ajak Mahasiswa Indonesia Belajar di Rusia

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 30 Juni 2018
Dubes Wahid Supriyadi Ajak Mahasiswa Indonesia Belajar di Rusia

Dubes Indonesia untuk Rusia M Wahid Supriyadi (Foto: kemlu.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pada masa lalu Indonesia dan Rusia memiliki kerja sama yang erat di bidang pendidikan. Sejumlah anak muda Indonesia dikirim melanjutkan studinya di sejumlah perguruan tinggi top di negeri Beruang Merah itu.

Sayangnya, saat rezim berganti tidak ada lagi mahasiswa Indonesia yang memilih Rusia sebagai tempat menimba ilmu. Meski kemudian hubungan Indonesia dan Rusia kembali normal, minat mahasiswa Indonesia belajar di negara bekas Uni Soviet itu agak menurun.

Padahal menurut Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Rusia Muhamad Wahid Supriyadi, Rusia dan Indonesia memiliki kerja sama yang baik di bidang pendidikan khususnya antarperguruan tinggi.

"Selama ini telah terjalin beberapa komitmen kerja sama antara beberapa perguruan tinggi di Indonesia dan Rusia," katanya pada "Sosialisasi Pendidikan di Rusia" dikAMPUS Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Jumat, (29/6).

Dubes RI untuk Rusia promosikan pendidikan Rusia
Dubes RI untuk Rusia Wahid Supriyadi memberikan kuliah umum (Foto: kemlu.go.id)

Menurut dia, kerja sama itu di antaranya koordinator perguruan tinggi swasta (kopertis) yang membawahi ratusan perguruan tinggi swasta (PTS) wilayah II, III, dan IX dengan beberapa perguruan tinggi di Rusia.

Kerja sama itu dalam program beasiswa pemerintah Indonesia bagi mahasiswa, peneliti dan dosen Rusia, serta program pertukaran mahasiswa, peneliti, dan dosen.

Selain itu juga telah ditandatangani kerja sama antara Universitas Orel dengan Universitas Gunadarma, Universitas Esa Unggul, dan Kopertis, serta Russian State Social University, Rusia dan Universitas Gunadarma yang fokus pada kerja sama bidang olahraga catur.

"Rektor Universitas Ahmad Dahlan pada kunjungannya ke Moskow pada Mei 2018 juga telah menandatangani kerja sama dengan Universitas Persahabatan Antar-Bangsa (People's Friendship University of Russia/RUDN)," katanya.

Wahid mengatakan, perguruan tinggi di Rusia memiliki kualitas dan reputasi yang baik, dan Rusia merupakan negara yang maju serta memiliki keunggulan di bidang ilmu pengetahuan, riset dan teknologi.

"Pada 2016 terdapat 346 mahasiswa Indonesia yang belajar di Rusia, yang secara umum dibiayai dengan beasiswa parsial dari pemerintah Rusia. Indonesia juga memberikan beasiswa rutin bagi mahasiswa Rusia, yaitu program BSBI dan program Darmasiswa," katanya.

Menurut Wahid Supriyadi sebagaimana dilansir Antara, secara rutin mahasiswa/pelajar Indonesia mengikuti program pertukaran pelajar, seperti program kerja sama Universitas Indonesia dengan Lomonosov Moscow State University (MGU), program AIESEC, dan program American Field Service (AFS).

"Selain itu, Indonesia setiap tahun juga rutin mengirimkan dosen BIPA untuk mempromosikan dan mengajar Bahasa Indonesia di perguruan tinggi di Rusia," pungkas Muhamad Wahid Supriyadi.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Dampak Konflik Suriah 66 Ribu Orang Kehilangan Tempat Tinggal

#Dubes #Rusia #Mahasiswa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Bukan perayaan ulang tahun.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Dunia
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang menambah 15.500 personel ke dalam struktur resmi Angkatan Bersenjata Rusia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Dunia
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Pemanasan global menyebabkan bagian depan gletser, yang dikenal sebagai gletser outlet, mengalami penyusutan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia sedang membahas kerja sama dengan kelompok-kelompok perusahaan Rusia untuk mengembangkan sejumlah proyek bersama di bidang energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Bagikan