Dua Tersangka Pencurian Museum Louvre Mengakui Keterlibatan Mereka, tapi hanya Sebagian

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Dua Tersangka Pencurian Museum Louvre Mengakui Keterlibatan Mereka, tapi hanya Sebagian

KKedua tersangka mengaku menggunakan alat pemotong listrik untuk masuk ke Galeri Apollon.(foto: Instagram @boeckermaschinenwerke)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — DUA pria yang ditangkap terkait dengan pencurian di Musem Louvre dua minggu lalu telah mengakui ‘sebagian keterlibatan’ mereka dalam aksi perampokan berani tersebut. Kedua orang yang kini ditahan itu diduga merupakan pelaku yang menggunakan alat pemotong listrik untuk masuk ke Galeri Apollon di museum tersebut dan mencuri sejumlah perhiasan mahkota Prancis.

Barang-barang senilai 88 juta euro (atau sekitar Rp 1,54 triliun) diambil dari museum yang paling banyak dikunjungi di dunia itu pada 19 Oktober. Saat itu, empat pencuri menerobos masuk ke gedung tersebut pada siang hari bolong. Jaksa Paris Laure Beccuau mengatakan perhiasan yang dicuri belum ditemukan dan mungkin jumlah anggota komplotan lebih banyak daripada empat orang yang terekam kamera CCTV.

“Kedua pria yang kini dalam tahanan berusia 30-an dan memiliki catatan kriminal,” ujar Beccuau, dikutip BBC. Mereka teridentifikasi melalui DNA yang ditemukan selama penyelidikan. Salah satu pria ditangkap ketika mencoba naik pesawat dengan tiket satu arah menuju Aljazair. Meski begitu, Beccuau menyebut pria lainnya tidak berencana meninggalkan Prancis meskipun ada laporan media yang menyebutkan sebaliknya.

Belum ada bukti yang menunjukkan pencurian ini melibatkan orang dalam atau pegawai museum. Namun, Beccuau tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah tersangka lebih dari empat orang yang tertangkap kamera CCTV, termasuk pihak-pihak yang mungkin akan menerima perhiasan curian tersebut. “Saya ingin tetap berharap bahwa perhiasan itu akan ditemukan dan dapat dikembalikan ke Louvre, dan secara lebih luas, kepada bangsa,” ujarnya.

Baca juga:

Pencurian Museum Louvre, 2 Pencuri Ditangkap saat akan Kabur ke Luar Neger



Sebuah mahkota yang dahulu dimiliki Permaisuri Eugenie, istri Napoleon III, terjatuh ketika para pencuri melarikan diri. Kerusakan pada mahkota itu masih dalam proses penilaian. Pada Minggu, ketika penangkapan dilakukan, jaksa menyesalkan pengungkapan informasi yang terlalu dini terkait dengan kasus ini. Jaksa menyebut hal itu bisa menghambat upaya untuk menemukan para pencuri dan memulihkan perhiasan tersebut.

Pada hari kejadian, para perampok tiba pukul 09.30 waktu Paris, tepat setelah museum dibuka untuk pengunjung. Para tersangka datang dengan menggunakan kendaraan curian yang dilengkapi alat pengangkat mekanis untuk mencapai Galeri Apollon melalui balkon yang menghadap ke Sungai Seine. Mereka menggunakan pemotong cakram untuk membongkar kotak kaca yang menyimpan perhiasan.

Para pencuri hanya berada di dalam selama empat menit dan melarikan diri menggunakan dua skuter yang menunggu di luar pada pukul 09.38, sebelum berganti kendaraan mobil dan menuju ke arah timur.
Tidak ada pengunjung atau staf yang diancam selama perampokan tersebut.

Sejak kejadian itu, langkah-langkah keamanan di lembaga-lembaga budaya Prancis telah diperketat. Pihak Louvre juga telah memindahkan sebagian dari koleksi perhiasan berharganya ke Bank of France setelah pencurian tersebut. Kini, barang-barang itu disimpan di ruang brankas paling aman milik bank tersebut. Brankas itu terletak 26 meter di bawah lantai dasar gedung utama mereka di pusat Kota Paris.(dwi)

Baca juga:

Aji Mumpung Banget deh, Produsen Lift Manfaatkan Momen Perampokan Museum Louvre Jadi Kampanye Iklan Baru

#Museum Louvre #Paris #Pencurian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Apes Kuadrat! MU Kalah Telak di Italia, Rumah Bruno Fernandes Malah Dibobol Maling
Kabar buruk menimpa kapten MU! Rumah Bruno Fernandes dibobol maling saat ia bertanding di Liga Champions. Cek kronologi dan detail kerugiannya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Apes Kuadrat! MU Kalah Telak di Italia, Rumah Bruno Fernandes Malah Dibobol Maling
Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Kebun Anggur Top Italia Dibobol Perampok, Anggur Senilai Lebih Rp 90 Miliar Raib
Anggur yang dicuri seluruhnya berasal dari 2023 dan mencakup beberapa label paling dicari dari kilang anggur tersebut
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Kebun Anggur Top Italia Dibobol Perampok, Anggur Senilai Lebih Rp 90 Miliar Raib
Dunia
Prancis Rusuh! Presiden Macron Merasa Marah dan Malu
Nunez mengajukan pengunduran dirinya kepada Macron pada Minggu (18/10) di tengah meningkatnya kritik terhadap penanganan pihak berwenang terhadap kerusuhan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Prancis Rusuh! Presiden Macron Merasa Marah dan Malu
Olahraga
Paris Rusuh! Bagaimana Nasib Laga PSG vs Barcelona di Liga Champions?
Kerusuhan melanda beberapa kota besar di Prancis, termasuk Paris. Bagaimana nasib pertandingan PSG vs Barcelona?
Yusuf Abdillah - Senin, 19 Oktober 2026
Paris Rusuh! Bagaimana Nasib Laga PSG vs Barcelona di Liga Champions?
Dunia
Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
kepolisian kekurangan personel dan sumber daya untuk menjamin keamanan masyarakat selama kerusuhan pada Sabtu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
 Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
Dunia
Pencurian Museum Renoir, 5 Orang Ditangkap dan Diduga Bagian Jaringan Kejahatan Terorganisasi
Dua terduga pelaku pembobolan dikatakan berada di antara mereka yang ditangkap.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Pencurian Museum Renoir, 5 Orang Ditangkap dan Diduga Bagian Jaringan Kejahatan Terorganisasi
Indonesia
Panik Kepergok, Maling Rumah Pasar Rebo Bekap Korban Bawa Kabur Potongan Kuping
Aksi sadis maling di Pekayon, Pasar Rebo, Jaktim. Tepergok gasak Rp350 ribu, pelaku nekad bekap dan gigit telinga korban sampai putus lalu kabur!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Panik Kepergok, Maling Rumah Pasar Rebo Bekap Korban Bawa Kabur Potongan Kuping
Dunia
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Museum Auguste Renoir di Cagnes-sur-Mer, Prancis, dibobol pencuri. Sedikitnya empat lukisan dilaporkan raib.
Yusuf Abdillah - Selasa, 08 September 2026
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Bagikan