Dua Pusaka Hadir Saat Pengukuhan GPH Bhre Jadi KGPAA Mangkunegara X

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 12 Maret 2022
Dua Pusaka Hadir Saat Pengukuhan GPH Bhre Jadi KGPAA Mangkunegara X

Gusti Pangeran Haryo (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo resmi menjadi Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X melalui acara pengukuhan di Pura Mangkunegaran Surakarta, Sabtu (12/3/

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahaputih.com - Puro Mangkunegaran resmi mengukuhkan GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo sebagai KGPAA Mangkunegara X. Pengukuhan dilakukan dalam upacara adat jumenengan di Pendopo Ageng Puro Mangkunegaran, Sabtu (12/3) siang.

Pantauan MerahPutih.com di lokasi, rangkaian acara Jumenengan dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Tamu undangan yang berjumlah 300 orang mulai berdatangan sejak pukul 09.00 WIB.

Baca Juga:

Pakar Budaya Sebut Wahyu Keprabon Jadi Syarat Suksesi Mangkunegaran

Upacara adat jumenengan diawali dengan keluarnya GPH Bhre masuk di tengah pendopo. Kemudian permaisuri dalem Mangkunegara IX Prisca Marina Haryogi Supardi keluar dari puro Mangkunegaran menuju pendopo untuk membacakan kekancingan di hadapan GPH Bhre dengan Bahasa Jawa.

Tarian sakral Bedhaya Ketawang. (MP/Ismail)

Makna kekancingan tersebut adalah mengukuhkan GPH Bhre sebagai KGPAA Mangkunegara X. Pengukuhan itu ditandai dengan pemberian keris dan langsung dipakai di belakang pinggang oleh GPH Bhre.

Dalam acara pengukuhan itu dua keris pusaka utama Mangkunegaran turuh dihadirkan. Antara lain keris Pusaka Kanjeng Kyai Ageng dan Kanjeng Kyai Wangkingan ke Pendapi Ageng juga dihadirkan. "Kami mengangkat GPH Bhre sebagai KGPAA Mangkunegara X," ujar Permaisuri dalem Mangkunegara IX Prisca.

Baca Juga:

Mangkunegaran dan Keraton Surakarta Punya Pemimpin Muda, Gibran: Orang Hebat

Saat pengukuhannya, istri KGPAA Mangkunegara IX itu juga meminta agar putra bungsunya itu selalu memberikan ketenteraman bagi Pura Mangkunegaran. Selanjutnya, prameswari dalem menyerahkan piagam pengukuhan kepada Bhre di hadapan ratusan tamu yang hadir.

Pada kesempatan itu, Bhre berjanji selalu melestarikan budaya yang selama ini berjalan di Pura Mangkunegaran. "Secara tulus juga akan menegakkan Pancasila dan UUD 1945," katanya.

Setelah pembacaan kekancingan upacara adat dilanjutkan dengan tarian sakral yang diciptakan Mangkunegaran I atau RM.Said. Tarian itu adalah Bedhaya Anglir Mendhung kemudian keluar. Tarian sakral tersebut yang ditarikan oleh tujuh orang perempuan selama 50 menit. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Teka-teki Terjawab, Mangkunegaran Tunjuk GPH Bhre sebagai Adipati Ke-X

#Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Bagikan