Dua Pekan PPKM Diberlakukan, Kasus COVID-19 di Sleman Menurun
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo (kedua-kiri). (Foto: MP/Teresa Ika)
MerahPutih.com - Dua Pekan pasca-diterapkan PPKM Darurat, kasus COVID-19 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menurun signifikan.
Catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman memperlihatkan jumlah pasien kasus aktif positif COVID-19 terus menurun signifikan sejak 22 Juli hingga 29 Juli 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo menjelaskan, penurunan berkisar 200 hingga 300 kasus per hari.
"Dalam sepekan terakhir kasus aktif COVID-19 di Sleman terus bergerak turun yang signifikan. Rata-rata per hari penurunan jumlah kasus aktif COVID-19 berkisar 200 hingga 300 kasus," kata Joko di Sleman, Kamis (29/07).
Baca Juga:
Joko menambahkan, hingga 27 Juli, total keseluruhan penurunan kasus aktif COVID-19 sejak awal kasus di Sleman tercatat sebanyak 7.066. Sementara pada 22 Juli, total penurunan kasus sebanyak 8.456 kasus.
Pada 22 Juli, lanjut Joko konfirmasi positif tercatat sebanyak 32.955 kasus dari 31.002 dan pasien konfirmasi yang dinyatakan sembuh sebanyak 24.620 dari 21.431 kasus pada 22 Juli.
"Untuk pasien konfirmasi positif COVID-19 yang meninggal dunia total tercatat sebanyak 1.269 dari sebelumnya 1.115 kasus, pada 22 Juli," katanya.
Dikatakan, untuk perkembangan kasus harian COVID-19 di pada 27 Juli, tercatat kasus aktif COVID-19 turun sebanyak 306 kasus, konfirmasi positif bertambah 332 kasus, pasien sembuh bertambah 623 kasus dan pasien meninggal dunia bertambah 15 kasus.
"Total kasus aktif harian pada tanggal 27 Juli tercatat 7.066 kasus, konfirmasi positif total 32.955 kasus, sembuh 24.620 dan meninggal dunia 1.269 kasus," katanya.
Joko mengatakan, pada 25 Juli total kasus aktif COVID-19 tercatat 7.467 kasus, konfirmasi positif 32.338 kasus, pasien sembuh 23.642 dan pasien konfirmasi meninggal dunia 1.269 kasus.
"Pada 24 Juli total kasus aktif COVID-19 tercatat 8.042 kasus, konfirmasi positif 32.043 kasus, pasien dinyatakan sembuh sebanyak 22.799 kasus dan meninggal dunia 1.202 kasus," katanya.
Kemudian pada 23 Juli total kasus aktif COVID-19 berada pada angka 8.325 kasus, konfirmasi positif sebanyak 31.300, pasien sembuh 21.816 dan pasien konfirmasi meninggal dunia sebanyak 1.159 kasus.
Sedangkan pada 22 Juli total kasus konfirmasi positif COVID-19 aktif tercatat masih berada pada angka 8.456 kasus, konfirmasi positif sebanyak 31.002, pasien sembuh 21.431 dan konfirmasi positif meninggal dunia sebanyak 1.115 kasus.
Baca Juga:
Lampu Penerangan Jalan dan Billboard di Sleman Dimatikan Selama PPKM Darurat
Ia mengatakan, kasus pasien konfirmasi positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh juga terus meningkat sejak PPKM pada pekan lalu.
"Ada berita yang menggembirakan dengan peningkatan kasus pasien konfirmasi positif dinyatakan sembuh yang mencapai 73 persen dari sebelum masa PPKM sekitar 65," katanya.
Walaupun terjadi penurunan, Joko menegaskan Pemkab Sleman tetap meningkatkan pengawasan selama PPKM Level 4 diberlakukan. (Teresa Ika/Yogyakarta)
Baca Juga:
Candi Prambanan dan Sejumlah Candi di Kabupaten Sleman ditutup Sementara
Bagikan
Berita Terkait
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
KA Bangunkarta Hantam Mobil dan 2 Motor di Prambanan, 3 Orang Tewas