'Dry Shampoo' Tidak Sama dengan Keramas

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 21 November 2019
'Dry Shampoo' Tidak Sama dengan Keramas

Dry shampoo solusi untuk menyelesaikan masalah keterbatasan waktu. (Foto: Pexels/Christian Diokno)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JADWAL yang padat terkadang membuat rutinitas terlupakan. Salah satu ritual yang kerap dilewatkan adalah keramas. Bagi perempuan keramas menjadi ritual panjang yang butuh waktu lama.

Biasanya untuk menyelesaikan masalah itu, dry shampoo yang menjadi penyelamatnya. Umumnya produk itu berbahan dasar alkohol atau bahan aktif berbasis pati yang mampu menyerap minyak dan keringat dari rambut. Produk ini mampu menghilangkan minyak dari rambut, membuatnya tampak lebih bersih. Sampo ini membuat rambut kamu segar dan wangi.


Baca Juga:

Referensi Gaya Kece untuk Si Rambut Keriting

rambut
Dry shampoo tidak sama dengan keramas. (Foto: Pixabay/SocialButterflyMMG)

Namun ada juga kekurangannya yakni terlihat kurang berminyak. Tetapi jangan tertipu dengan kata "shampoo" pada produk ini. Karena shmpo kering tidak dimaksudkan untuk membersihkan rambut kamu.

Sampo kering hanya menyamarkan kotoran dan minyak pada kulit kepala kita. Namun bukan sebagai pengganti pencuci rambut. Bahkan pemakaian yang terlalu sering dapat menyebabkan kulit kepala kering dan gatal-gatal.

Dry shampoo efektif dipakai pada tipe rambut berminyak. Shampo ini efektif bekerja untuk membuat rambut menjadi seperti normal setelah berolahraga. Menyingkirkan kelembaban dan minyak. Namun kamu harus tetap harus mencucinya bila sudah sampai di rumah untuk membersihkan kulit kepala dan pori-pori yang tersumbat.


Baca Juga:

Dijamin Makin Cantik, Begini Cara Meluruskan Rambut Tanpa Harus ke Salon

olahraga
Setelah berolahraga, dry shampoo dapat membantu rambut lepek. (Foto: Pexels/EVG photos)


Namun jika tekstur rambut kamu kering baiknya membeli sampo kering yang dibuat khusus untuk jenis rambut alami. Begitu juga dengan rambut yang berwarna cokelat tua atau hitam, sampo kering bisa terlihat bersisik saat kita menyemprotkannya ke kulit kepala. Disarankan membeli sampo kering yang khusus dibuat untuk rambut yang lebih gelap dan alami .

Sampo kering juga bisa berfungsi untuk menyegarkan rambut bertipe keriting. Hanya saja ada cara mengaplikasikannya. Rambut keriting tidak boleh disikat atau disisir setelah kering. Kalau tidak, ikal kamu mungkin terlihat kering dan keriting, bukannya segar dan goyang.

Sebaiknya menggunakan sampo kering dalam jumlah sedang dan hanya dalam frekwensi dua kali seminggu. Jangan menggunakannya lebih dua hari berturut-turut. Ini dapat membuat kulit kepala iritasi. Termasuk pula dapat menyumbat pori-pori di kepala kita dan menimbulkan jerawat atau ruam yang menyakitkan. (iel)

Baca Juga:

Model Rambut Yang Beri Efek Tebal Pada Si Rambut Tipis

#Shampoo #Keramas #Perempuan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Lifestyle
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Secara global, lebih dari 250 juta pengguna telah menyaksikan video podcast di Spotify.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Indonesia
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Pengaduan kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan yang diterima Komnas Perempuan selama 2025 naik 10 persen dengan total 4.597 kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Fun
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Tanpa banyak dialog dan minim bantuan, Alone menyoroti naluri bertahan hidup manusia harus menghadapi ancaman di tempat terisolasi.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Indonesia
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Megawati Soekarnoputri menegaskan mengejar cita-cita publik dan komitmen keluarga bukanlah hal yang saling bertentangan bagi kaum perempuan muda saat ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Bagikan