DPRD Dukung Pemprov DKI Tempuh Jalur Hukum ke Artis Ike Muti

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 02 Agustus 2020
DPRD Dukung Pemprov DKI Tempuh Jalur Hukum ke Artis Ike Muti

Rapat Anggota DPRD DKI Jakarta. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta mendukung Pemprov DKI Jakarta menempuh jalur hukum atas postingan artis Film Televisi (FTV) Ike Muti yang dianggap mendiskreditkan pemerintahan Anies-Riza.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Demokrat, Mujiyono mengatakan, langkah yang diambil Kepala Biro Hukum DKI Yayan Yuhana melayangkan surat peringatan kepada Ike Muti pada Kamis (30/7) sudah tepat. Hal itu menurutnya untuk menjaga kehormatan pemerintah DKI.

Baca Juga

Polisi Tidak Tahan Tersangka Penghina Keluarga Ahok

"Untuk jaga marwah Pemprov DKI jakarta langkah-langkah komunikasi harus ditempuh, salah satunya somasi. Kalau dia ga respons, ga mau nunjukin. Emang harusnya gitu, jalur hukum ditempuh," kata Mujiyono di Jakarta.

Mujiyono menjelaskan kegiatan 'webseries' yang disinggung Ike Muti dalam unggahan instagramnya. Di dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah DKI Jakarta Nomor 32 Tahun 2020 tentang Percepatan Refocusing ada beberapa kategori yang dihentikan atau dirasionalisasi, salah satunya soal 'webseries'.

Kegiatan 'webseries' masuk dalam kategori biaya operasional yang berada di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf). DPRD DKI melalui Komisi B juga sudah menelusuri terkait kegiatan atau program tersebut kepada Kepala Disparekraf, Cucu Kurnia.

Cucu mengaku bahwa prorek itu sudah tidak ada karena Indonesia khususnya Jakarta diserang virus corona, program tersebut tidak sempat dijalankan. Jadi, lanjutnya, apa yang disampaikan Ike Muti instagramnya seperti membicarakan "pepesan kosong" karena program kegiatan 'webseries' tersebut ada tetapi anggarannya tidak ada.

"Kegiatannya tidak ada tapi diributkan," papar Mujiyono.

Pemprov DKI telah mengirimkan somasi kepada selebritas Ike Muti mengenai unggahannya di akun Instagramnya, @ikemukti16, yang ramai di media sosial. Dalam postingannya, Ike menyatakan dirinya mendapat tawaran proyek dari Pemprov membuat 'webseries'. Namun, Ike Muti diminta menghapus fotonya dengan Presiden Joko Widodo dalam akun Instagramnya.

Baca Juga

Hampir Setengah Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Libur Idul Adha

Ketua Komisi A DPRD ini meminta Ike membuktikan unggahannya yang mencemarkan Pemprov DKI. Bahkan, kata dia. Ike telah melakukan kesalahan besar menulis status yang menyeret nama institusi pemerintahan daerah.

"Sekarang banyak orang cari sensasi. Nah, mungkin salah satu yang tidak dia pikirkan berakibat pada pencemaran nama baik DKI Jakarta kalau berita itu gak benar. Kan harus ada barbuk itu, tunjukkin aja," tutupnya. (Asp).

#Pemprov DKI #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Penasaran dengan nasib konser Andrea Bocelli di Jakarta yang sempat memicu penolakan? Gubernur Pramono Anung akhirnya buka suara soal polemik perizinan. Cek faktanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Indonesia
Tiket Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, DPRD DKI Buka Suara
Tiket masuk Ancol kini diusulkan gratis. DPRD DKI Jakarta pun buka suara perihal usulan tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Tiket Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Kegiatan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin Minggu, 25 Oktober 2026 ditiadakan karena ada Jakarta Running Festival, dan dialihkan ke Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Bagikan