DPRD DKI Tegaskan Penyesuaian Tarif PAM Jaya Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas dan Layanan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 05 Desember 2024
DPRD DKI Tegaskan Penyesuaian Tarif PAM Jaya Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas dan Layanan

Pam Jaya. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - DPRD DKI Jakarta mendukung sosialisasi penyesuaian tarif PAM Jaya kepada masyarakat. Sosialisasi perlu dilakukan agar masyarakat bisa memahami alasan dan tujuan penyesuaian tarif air PAM Jaya.

Pasalnya, sejak tahun 2007 PAM Jaya, belum pernah melakukan penyesuaian tarif air sebesar Rp 1.050 untuk 1.000 liter air.

"Untuk itu, dibutuhkan penyesuaian tarif sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas dan layanan," ujar Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli dalam keterangannya, Kamis (5/12).

Artinya, hingga saat ini, harga per satu liter air masih dikenakan tarif sekitar Rp 1. Padahal, jika dibandingkan tarif PDAM di Bodetabek, tarif PAM Jaya terbilang lebih rendah.

Baca juga:

DPRD Minta Wacana Penyesuaian Tarif PAM Jaya Dikaji Lagi

"Sebagai contoh, PDAM Kota Depok mengenakan tarif Rp 4.200-Rp 13.000 per kubik, Kabupaten Bogor Rp 3.000-Rp 7.000, dan Kota Bekasi Rp 3.200-Rp 17.000," terangnya.

Penyesuaian tarif tidak akan berdampak pada kebutuhan dasar rumah tangga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) karena akan lebih dilakukan kepada masyarakat menengah ke atas dan perusahaan maupun industri.

"Kami ketahui tarif pelanggan rumah tangga sederhana mengalami penurunan dari Rp1.050 menjadi Rp1.000 per meter kubik untuk penggunaan hingga 10 meter kubik pertama," ungkapnya.

Namun demikian, Taufik juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan peruntukan air PAM Jaya. Masyarakat diharapkan bisa menggunakan air PAM Jaya sesuai dengan jenis golongan pelanggan.

"Kemarin juga dilaporkan masyarakat itu dijual lagi untuk air galon perumahan hingga pencucian mobil. Itu nggak boleh sebenarnya," tegasnya.

Baca juga:

PAM JAYA Beri Kompensasi ke Pelanggan Terdampak Gangguan Suplai Air Bersih

Legislator Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta lainnya, Dwi Rio Sambodo mendorong PAM Jaya untuk meningkatkan layanan cakupan distribusi air bersih ke masyarakat. Salah satunya dengan meningkatkan jumlah sambungan baru untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

"Perlu peningkatan pipanisasi oleh PAM Jaya untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Jakarta," bebernya.

Sementara itu, Senior Manager Corporate Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza memastikan, sosialisasi kepada masyarakat akan terus dimasifkan karena penyesuaian tarif akan diberlakukan Januari 2025.

"Tentunya kita akan terus sosialisasikan agar masyarakat bisa mengerti dan memahami. Penyesuaian tarif ini sudah dikaji secara mendalam, termasuk agar tidak memberatkan MBR," tandasnya.

#Air Bersih #Stok Air Bersih Jakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Warga Condet Kini Bisa Rasakan Manfaat Air PAM Jaya, Lebih Jernih dan Hemat Biaya
Warga Condet kini merasakan manfaat air PAM Jaya. Layanan tersebut dinilai lebih hemat biaya.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Warga Condet Kini Bisa Rasakan Manfaat Air PAM Jaya, Lebih Jernih dan Hemat Biaya
Indonesia
Layanan Air Bersih Jakarta Tetap Aman, PLN Siapkan Skema Khusus Saat Pemeliharaan Gardu
PLN UID Jakarta Raya dan PAM Jaya memastikan layanan air bersih tetap berjalan selama pemeliharaan gardu listrik melalui metode tanpa padam dan dukungan Unit Kabel Bergerak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Layanan Air Bersih Jakarta Tetap Aman, PLN Siapkan Skema Khusus Saat Pemeliharaan Gardu
Indonesia
Pemeliharaan Kelistrikan PLN, Layanan Air PAM Jaya di 45 Kelurahan Berpotensi Terganggu
PAM Jaya mengumumkan potensi gangguan pasokan air pada 5-6 Juni 2026 akibat pemeliharaan kelistrikan PLN di IPA Pejompongan I.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Pemeliharaan Kelistrikan PLN, Layanan Air PAM Jaya di 45 Kelurahan Berpotensi Terganggu
Indonesia
PAM Jaya Gencarkan Pembagian Toren Gratis, Target 5.000 Unit pada 2026
PAM Jaya telah menyalurkan 1.000 toren gratis untuk warga Jakarta sejak Januari 2026. Sebanyak 357 unit dibagikan di Jakarta Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
PAM Jaya Gencarkan Pembagian Toren Gratis, Target 5.000 Unit pada 2026
Indonesia
PAM Jaya Resmikan IPA Portabel Semanan, Solusi Akses Air Bersih untuk Warga
PAM Jaya meresmikan IPA portabel di Semanan, Jakarta Barat. Fasilitas ini layani 295 rumah dan jadi solusi akses air bersih warga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
PAM Jaya Resmikan IPA Portabel Semanan, Solusi Akses Air Bersih untuk Warga
Indonesia
Cakupan Air Bersih Jakarta Meluas, IPA Portable Semanan Layani 295 Pelanggan
PAM Jaya meresmikan IPA Portable Semanan yang melayani 295 pelanggan di Jakarta Barat. Upaya ini mendukung target cakupan air bersih 100 persen pada 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Cakupan Air Bersih Jakarta Meluas, IPA Portable Semanan Layani 295 Pelanggan
Indonesia
PAM Jaya Gandeng Bin Zayed International, Kejar Target 100 Persen Layanan Air Bersih di Jakarta
PAM Jaya bekerja sama dengan Bin Zayed International. Kerja sama ini diharapkan dapat mengejar target 100 persen layanan air bersih di Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
PAM Jaya Gandeng Bin Zayed International, Kejar Target 100 Persen Layanan Air Bersih di Jakarta
Indonesia
Hari Kartini 2026, PAM Jaya Bagikan 100 Toren Air Gratis untuk Ibu-Ibu di Jakarta Utara
PAM Jaya bagikan 100 toren air gratis di Hari Kartini untuk ibu-ibu di Jakarta Utara. Program ini bantu akses air bersih lebih stabil.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Hari Kartini 2026, PAM Jaya Bagikan 100 Toren Air Gratis untuk Ibu-Ibu di Jakarta Utara
Indonesia
Perluas Akses Air Bersih, PAM Jaya Bagikan 270 Toren Gratis di Jakarta Utara
PAM Jaya menyalurkan 270 toren gratis di Jakarta Utara. Warga kini lebih mudah dalam mengakses air bersih.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
 Perluas Akses Air Bersih, PAM Jaya Bagikan 270 Toren Gratis di Jakarta Utara
Indonesia
Dirut PAM Jaya Ungkap Masih Ada Kantor Pemerintahan di Jakarta yang Pakai Air Tanah
Dirut PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, masih banyak gedung pemerintahan di Jakarta yang menggunakan air tanah.
Soffi Amira - Kamis, 12 Maret 2026
Dirut PAM Jaya Ungkap Masih Ada Kantor Pemerintahan di Jakarta yang Pakai Air Tanah
Bagikan