Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DPR Soroti Ucapan 'Terima Kasih' Belva untuk Jokowi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2020
DPR Soroti Ucapan 'Terima Kasih' Belva untuk Jokowi

Mantan Staf khusus (Stafsus) Presiden RI Adamas Belva Syah Devara. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Wakil ketua fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi sikap CEO Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara yang mengundurkan diri dari jabatannya di Istana Negara sebagai Staf Khusus Presisen. Menurut dia, kebijakan itu sangat personal bagi Belva sendiri.

“Saya menghargai keputusan mundurnya Adamas sebagai staf khusus kepresidenan. Permohonan pengunduran diri itu adalah haknya. Dalam hal ini, presiden telah memberikan persetujuan atas permohonan mundur tersebut,” kata Saleh Partaonan dalam siaran persnya, Rabu (22/4).

Baca Juga

Mundur Dari Stafsus Jokowi, Belva Devara Dipuji Politisi PSI

Hanya saja jika menilik dari isi surat terbuka yang disampaikan, alasan pengunduran diri Belva itu tidak lebih sebagai upaya menghindari asumsi atau persepsi yang bervariasi tentang posisinya sebagai staf khusus presiden.

“Di dalam surat pengunduran diri itu dijelaskan ada kaitannya dengan proses verifikasi mitra kartu prakerja. Di luar itu, isi surat lebih pada ucapan terima kasih kepada presiden Jokowi yang telah memberikan kesempatan kepadanya sebagai staf khusus presiden,” ujarnya.

Jika hanya sekedar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pembantu Presiden, secara hirarki pemerintahan tidak akan melepaskan polemik yang menyeret nama besarnya dan perusahaan yang dipimpin Belva itu.

“Pengunduran diri itu belum tentu serta merta akan menghilangkan polemik dan perdebatan di publik. Sebab, polemik itu sendiri muncul sebagai respon terhadap pemilihan Ruangguru yang ditunjuk sebagai mitra pelaksana Kartu Prakerja,” tuturnya.

Menurut Saleh, penunjukan Ruangguru sebagai kitra pelaksanaan program Kartu Prakerja tidak ada yang terlalu istimewa, hanya saja dinilai luar biasa karena Belva yang notabane sebagai Staf Khusus Presiden adalah CEO Ruangguru.

“Orang menganggap itu tidak pantas. Ada kesan bahwa penunjukan itu tidak objektif. Dan menurut saya kesan itu wajar. Sebab, pada saat proses penunjukan, Adamas masih berstatus aktif sebagai staf khusus presiden,” jelas Saleh.

Presiden Jokowi berfoto bersama 7 SKP dari kalangan millenial, yang diperkenalkannya di Verranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11) sore. (Foto: JAY/Humas)
Presiden Jokowi berfoto bersama 7 SKP dari kalangan millenial, yang diperkenalkannya di Verranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11) sore. (Foto: JAY/Humas)

Anggota Komisi IX DPR RI dari dapil Sumut II itu mendapatkan pendapat dari masyarakat, bahwa dengan mundurnya Belva apalagi hanya karena alasan menghindari asumsi negatif terhadap diri dan jabatannya di Istana akan menguatkan paradigma conflict of interest yang dicurigakan publik kepadanya.

“Ada teman yang bilang, sayang sekali dia mundur. Katanya, kalaupun mundur tetap saja polemiknya tidak selesai. Bahkan, orang akan mengatakan bahwa dia hanya mundur beberapa langkah untuk maju triliunan langkah,” pungkasnya.

Wakil ketua MKD DPR RI ini berujar, bahwa yang dipersoalkan publik sejak awal bukan posisinya sebagai Staf Khusus Presisen, melainkan penunjukan perusahaanya dalam program pemerintah itu

“Kalau itu masalahnya, bukankah sebaiknya prosesnya yang dijelaskan secara terbuka. Dengan begitu, semua orang menilai bahwa itu wajar. Karenanya, tidak perlu dipersoalkan,” jelas Saleh.

Sebelumnya, Adamas Belva Syah Devara sempat mencuitkan beberapa klarifikasi terkait dengan tudingan adanya conflict of interest dengan posisinya sebagai Staf Khusus Presiden dengan keterlibatan Ruangguru sebagai mitra kerja program pelaksanaan Kartu Prakerja.

Baca Juga

Belva Devara Mundur, Jokowi Harus Batalkan Program Kartu Prakerja

Namun Belva memang tidak ingin menjawab persoalan teknis program Kartu Prakerja dan persoalan budgeting. Hal ini diutarakan Belva karena ia sekalipun sebagai CEO Ruangguru, dimana program yang disinggung masyarakat juga dijalankan oleh anak usaha perusahaanya yakni Skill Academy, Belva merasa tidak terlibat sama sekali.

“Jika punya pertanyaan mengenai kebijakan anggaran dan mekanisme teknis prakerja, saya mohon maaf tidak bisa menjawab. Silakan hub manajemen pelaksana (PMO) langsung di [email protected],” kata Belva, 15 April 2020. (Knu)

#Staf Khusus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bank DKI Lakukan Pemeliharaan Sistem Demi Keamanan Nasabah, Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Rano Karno telah memberi perhatian khusus pada persoalan ini.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 April 2025
Bank DKI Lakukan Pemeliharaan Sistem Demi Keamanan Nasabah, Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
Indonesia
Dedy Corbuzier Belum Lapor LHKPN ke KPK
Dari data base KPK, Yang bersangkutan belum menyampaikan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 18 Maret 2025
Dedy Corbuzier Belum Lapor LHKPN ke KPK
Indonesia
Pramono-Rano Angkat 15 Orang Sebagai Stafsus, Pakar Bioteknologi Lingkungan ITB Firdaus Ali Jadi Koordinator
Diisi oleh orang-orang profesional
Angga Yudha Pratama - Selasa, 18 Maret 2025
Pramono-Rano Angkat 15 Orang Sebagai Stafsus, Pakar Bioteknologi Lingkungan ITB Firdaus Ali Jadi Koordinator
Indonesia
Yovie Widianto Dorong Sinergi Lembaga untuk Perlindungan Pejuang Kreatif
Yovie berharap hal ini menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan jaminan sosial bagi pejuang kreatif.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 09 Maret 2025
Yovie Widianto Dorong Sinergi Lembaga untuk Perlindungan Pejuang Kreatif
Indonesia
Istana Sebut Gaji Stafsus Menteri Kecil, Tak Ganggu Pemangkasan Anggaran
Kepala Komunikasi Kepresidenan meminta masyarakat ikut mengecek jumlah gaji stafsus.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Februari 2025
Istana Sebut Gaji Stafsus Menteri Kecil, Tak Ganggu Pemangkasan Anggaran
Indonesia
Angkat Deddy Corbuzier Jadi Stafsus di Tengah Efisiensi Anggaran, Kemhan: Alokasi untuk Pegawai Tak Terdampak
Deddy Corbuzier diangkat di tengah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.
Frengky Aruan - Kamis, 13 Februari 2025
Angkat Deddy Corbuzier Jadi Stafsus di Tengah Efisiensi Anggaran, Kemhan: Alokasi untuk Pegawai Tak Terdampak
Indonesia
Berikan Posisi Stafsus Menhan, Kemhan Sebut Deddy Corbuzier Wajib Angkat Citra Positif Pertahanan Negara
Deddy Corbuzier dianggap memiliki daya jangkau pengaruh yang luas kepada masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Februari 2025
Berikan Posisi Stafsus Menhan, Kemhan Sebut Deddy Corbuzier Wajib Angkat Citra Positif Pertahanan Negara
Indonesia
KPK Ingatkan Deddy Corbuzier Wajib Setor LHKPN
KPK menyebut jabatan yang diemban Deddy tergolong wajib lapor LHKPN.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Februari 2025
KPK Ingatkan Deddy Corbuzier Wajib Setor LHKPN
Indonesia
Bangga Dilantik Jadi Stafsus Menhan, Deddy Corbuzier: Semoga Kerja Sesuai Amanat yang Diberikan
Deddy Corbuzier dilantik sebagai staf khusus Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Selasa (11/2).
Frengky Aruan - Selasa, 11 Februari 2025
Bangga Dilantik Jadi Stafsus Menhan, Deddy Corbuzier: Semoga Kerja Sesuai Amanat yang Diberikan
Indonesia
Ogah Bentuk TGUPP, Pramono-Rano akan Dibantu 7 Orang Staf Khusus
Staf khusus TGUPP akan memiliki peran penting dalam mendukung tugas gubernur dan wakil gubernur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Februari 2025
Ogah Bentuk TGUPP, Pramono-Rano akan Dibantu 7 Orang Staf Khusus
Bagikan