DPR Soroti Penurunan Anggaran di Kementerian Perhubungan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 03 Juni 2021
DPR Soroti Penurunan Anggaran di Kementerian Perhubungan

Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo. ANTARA/HO-Humas Fraksi PKS

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPR menyoroti penurunan anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berpotensi menghambat pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

"Saya prihatin dengan penurunan anggaran Kemenhub tiga tahun terakhir ini. Tahun 2021 ini dari pagu definitif Rp 45,66 triliun setelah refocussing tinggal Rp 33,22 triliun," kata anggota Komisi V DPR Sigit Sosiantomo dalam rilis di Jakarta, Kamis (3/6).

Selain itu, ujar dia, tahun 2022 pagu yang diusulkan Rp 32,9 triliun dan masih ada kemungkinan turun lagi jika ada realokasi anggaran.

Baca Juga:

Kemenhub Ajak Pemerintah Daerah Pakai Kendaraan Listrik untuk Dinas

Ia mencemaskan penurunan anggaran Kemenhub akan menghambat pencapaian target-target RPJMN di sektor transportasi, penurunan pelayanan transportasi bagi masyarakat, hingga berkurangnya ruang fiskal untuk pembayaran hutang dan tunggakannya.

"Salah satu target RPJMN Kemenhub yang akan terhambat adalah pembangunan beberapa terminal tipe A yang tertunda akibat refocussing yang seharusnya selesai dalam single year menjadi multiyears," katanya.

Untuk itu, Sigit meminta Kemenhub membuat daftar prioritas proyek yang akan dilaksanakan di tengah keterbatasan anggaran sehingga Kemenhub juga diminta lebih selektif memiliki proyek yang akan didanai APBN.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Antara)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Antara)

Sebagaimana diwartakan, pagu indikatif Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kemenhub tahun 2022 turun sebesar 20,35 persen menjadi Rp 32,9 triliun dibandingkan pada 2021 yakni sebesar Rp 41,3 triliun.

“Adapun isu strategis yang kami identifikasi adalah ruang fiskal pagu indikatif 2022 turun 20,3 persen dibandingkan pagu tahun 2021, ada gap Rp 8,4 triliun,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Rabu (2/6).

Budi Karya mengatakan, komposisi APBN terpengaruh dampak refocussing anggaran untuk menangani pandemi COVID-19 dan pengadaan vaksin yang masih berlanjut.

Ia mengatakan, anggaran tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur guna mendukung konektivitas sebesar Rp 21,7 triliun.
Selanjutnya, untuk dukungan manajemen sebesar Rp 8,7 triliun. Dana untuk pendidikan dan pelatihan vokasi dianggarkan sebesar Rp 2,3 triliun. Kemudian riset dan inovasi Iptek dianggarkan sebesar Rp 97,3 miliar.

Baca Juga:

Kemenhub Saring Pemudik di Bakauheni dan Gilimanuk Saat Arus Balik

Sementara itu, berdasarkan rincian belanjanya sebanyak Rp 4 triliun anggaran akan dialokasikan untuk belanja pegawai. Kemudian, Rp 3,1 triliun dipakai untuk belanja barang operasional dan Rp 25,7 triliun sisanya untuk belanja non-operasional.

Menhub menyebut rincian sumber pendanaannya antara lain, sebanyak Rp 19,6 triliun berasal dari rupiah murni. Selanjutnya, pendapatan dari PNBP sebesar Rp 3,5 triliun, dari BLU sebesar Rp 1,6 triliun, kemudian dari PLN sebesar Rp 1,2 triliun, dan SBSN Rp 7,0 triliun. (*)

Baca Juga:

Kemenhub Usulkan Wajib Tes COVID-19 untuk Masuk Jabodetabek

#Kemenhub #Budi Karya Sumadi #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui proses pidana, tetapi juga harus menyasar izin usaha dan kewajiban pemulihan lingkungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Indonesia
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Mendesak penegakan hukum dilakukan hingga tuntas dengan menjatuhkan hukuman maksimal kepada pihak yang terbukti bersalah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Indonesia
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Tabrakan truk tronton vs truk ringan patah as di depan DPR/MPR picu kemacetan panjang di Jalan Gatot Subroto arah Slipi. Cekkronologi resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Indonesia
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Pengelolaannya juga perlu diperhatikan agar nilai ekonominya tidak menyusut dan potensi penerimaan negara dapat dimaksimalkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Indonesia
DPR Wanti-Wanti Kepentingan Asing Menyusup dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Pembahasan regulasi tersebut harus tetap berorientasi pada kepentingan nasional, terutama dalam memperbaiki penegakan hukum di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Wanti-Wanti Kepentingan Asing Menyusup dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Indonesia
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Berpotensi Disahkan sebelum 15 Desember
Salah satu langkah yang ditempuh yakni memajukan jadwal rapat dengar pendapat umum (RDPU) untuk menyerap masukan dari masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Berpotensi Disahkan sebelum 15 Desember
Indonesia
Karhutla di Kalimantan dan Sumatera Masih Bikin Puluhan Penerbangan Dibatal
Penumpang diminta memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai dan bandara karena jadwal dapat berubah sewaktu-waktu
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Karhutla di Kalimantan dan Sumatera Masih Bikin Puluhan Penerbangan Dibatal
Indonesia
Demo Jakarta 20 Oktober 2026, ini Daftar Jalan Alternatif dan Titik Aksi
Demo Jakarta 20 Oktober 2026 akan dimulai pukul 10.00 WIB. Ada sejumlah jalan alternatif yang bisa dilalui.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Demo Jakarta 20 Oktober 2026, ini Daftar Jalan Alternatif dan Titik Aksi
Indonesia
Karhutla Berbulan-bulan, DPR Desak Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Singapura
Penerimaan bantuan luar negeri bukan berarti Indonesia tidak memiliki kemampuan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Karhutla Berbulan-bulan, DPR Desak Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Singapura
Indonesia
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Penanganan bencana tidak cukup hanya mengandalkan koordinasi dan pernyataan resmi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Bagikan