DPR Pastikan Uji Kelayakan Kepatutan Komjen Listyo Bakal Beda
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj/aa.)
MerahPutih.com - DPR RI memastikan fit and proper test calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo kali ini bakal berbeda dari sebelumnya lantaran dilangsungkan di tengah pandemi COVID-19.
“Yang membedakan adalah sesuai dengan ketentuan yang telah diberikan pimpinan DPR RI, ada batas maksimal kehadiran baik yang melakukan fit and proper test maupun yang akan di-fit and proper test,” kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, kepada para wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (19/1).
Baca Juga:
Fit and Proper Test Komjen Listyo di DPR Diprediksi Tak Akan Bergejolak
Dasco menyatakan, ada ketentuan bagi para anggota DPR RI yakni cukup 20 sampai 30 persen yang hadir secara fisik sementara sisanya dapat melalui virtual saja. Menurut dia, untuk calon Kapolri sendiri cukup didampingi beberapa orang saja.
“Jadi anggota itu ada ketentuannya 20 atau 30 persen yang datang fisik lainnya virtual. Lalu untuk calon Kapolti mungkin ditentukan pendampingnya beberapa orang saja,” ungkap Ketua Harian DPP Gerindra itu.
Namun, Dasco menjelaskan mekanisme tata cara termasuk penyerahan makalah dan waktu dan tempat fit and proper test merupakan domain Komisi III DPR RI. Setelah diputuskan rapat badan konsultasi pengganti bamus, Komisi III akan menindaklanjuti rangkaian fit and proper test calon Kapolri baru.
“Soal fit and proper test, soal RDP itu adalah domain Komisi III di mana hasil RDP ada masukan dari masyatakat itu salah satu bahan Komisi III untuk memberikan pertimbangan keseluruhan hasil fit and proper test,” papar dia.
Politikus Gerindra itu mengakui tidak ada yang baru mengenai kebijakan calon tunggal Kapolri yang diusulkan Presiden Jokowi, lantaran sebelumnya juga Presiden selalu mengusulkan satu nama sebagai calon Kapolri. Namun, prosedur yang dilakukan Jokowi itu sudah sesuai aturan yang berlaku.
“Apa yang disampaikan oleh Presiden, bukan sekali ini saja soal calon Kapolri tunggal, tetapi memang sudah beberapa kali,” tutup legislator asal Dapil Banten 3 itu. (Knu)
Baca Juga:
Tindak Lanjut Hasil Temuan Komnas HAM soal Kematian 6 Laskar FPI Jadi PR Komjen Listyo
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kapolri Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian, Nanti Ada 2 Matahari Kembar
Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Mandat Reformasi 1998
Kapolri Sigit Tolak Ditawari Posisi Menteri Mending Jadi Petani
Tahun Baru 2026, Doa Bersama Gantikan Kemeriahan Kembang Api
Amankan Nataru 2025/2026, Operasi Lilin 2025 Kerahkan 146.701 Personel Gabungan
Da'i Bachtiar Minta Aturan Pemilihan Kapolri Dikaji Ulang untuk Hindari Beban Politik
Presiden Prabowo Perintah 'All Out' Tangani Bencana Alam Sumatra, Kapolri: Semua Harus Serba Cepat dan Terkoordinasi
Ancaman Kejahatan Kian Kompleks, Kapolri Minta Brimob Perkuat Kemampuan Global
Kapolri Listyo Sigit Melayat dan Doakan PB XIII di Keraton Surakarta, Siap Bantu Pengamanan Prosesi Pemakaman
Kapolri Ungkap Ada Narkoba Baru Etomidate dan Ketamine, Pengguna tak Bisa Dipidana