DPR Pastikan Provinsi Papua Selatan Bakal Dibangun

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 12 Desember 2019
DPR Pastikan Provinsi Papua Selatan Bakal Dibangun

Peta wilayah Papua. (Foto: Google Maps)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi II DPR Komaruddin Watubun menyatakan, Papua Selatan bersiap untuk dijadikan propinsi baru di wilayah Papua.

Komaruddin mengatakan, RDP ini bentuk aspirasi dari teman-teman Papua Selatan untuk pemekaran, lantaran beberapa waktu lalu Presiden Jokowi dan Mendagri Tito Karnavian merespons pemekaran sebagai salah satu solusi terhadap penyelesaian konflik Papua.

Baca Juga:

Papua Aman dari Ancaman Teror saat HUT OPM, Kinerja BIN Diapresiasi

“Ada Kabupaten Asmat, Boven Digul, Merauke, dan Mappi. Mereka menyampaikan aspirasi karena beberapa waktu lalu Presiden Jokowi dan Mendagri merespons pemekaran sebagai salah satu solusi terhadap penyelesaian konflik Papua,” katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (11/12).

Anggota Komisi II DPR Komaruddin Watubun. (Foto: MP/Kanugrahan)
Anggota Komisi II DPR Komaruddin Watubun. (Foto: MP/Kanugrahan)

Komaruddin mengungkapkan, ibu kota dari Propinsi Papua Selatan nantinya adalah Merauke.

“Merauke sangat siap. Bandaranya mau Boeing berapa pun siap mendarat di sana. Antonov Rusia pun bisa mendarat di sana. Merauke itu kan daerah datar bukan daerah pegunungan. Jutaan hektare luasnya,” ucapnya.

Kader PDIP ini mengungkapkan, sebenarnya masyarakat Papua Selatan sudah 10 tahun lebih berjuang untuk pembentukan provinsi baru.

“Tapi kemarin waktu sedikit rusuh di Wamena muncul pernyataan resmi Presiden dan Mendagri bahwa ada rencana memekarkan Papua menjadi beberapa propinsi,” ujarnya.

Komaruddin menjelaskan, saat ini sudah ada tiga daerah di Papua yang telah menyatakan diri siap untuk berpisah dari Propinsi Papua.

“Yang sudah masuk di Komisi II DPR RI ini ada Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan, lalu Tabi, ada empat,” urainya.

Baca Juga:

Amien Rais: Sumber Alam Papua Tak Dinikmati Orang Asli Papua

Politisi asal Papua tersebut menegaskan, sebenarnya Papua Selatan itu lebih siap dibandingkan dengan Papua Tengah maupun Papua Pegunungan.

Papua bagian selatan. (Foto: Google Maps)
Papua bagian selatan. (Foto: Google Maps)

“Hanya karena reformasi ini terbuka pemekaran-pemekaran. Merauke dimekarkan menjadi Asmat, Boven Digul, Mappi, dan Merauke sendiri,” terangnya.

Komaruddin menuturkan, Komisi II DPR RI semua fraksi sudah merespons positif tinggal pemerintah yang mewujudkannya.

“Peraturan baru yang kita rancang ibu kota propinsi otomatis jadi kota. Jadi dari segi persyaratan sebetulnya sudah siap. Papua Selatan sendiri berbatasan langsung dengan Papua Nugini dan Australia jadi dari letak geostrategisnya sangat baik,” tuturnya. (Knu)

Baca Juga:

Komnas HAM Papua: Ada 154 Pengaduan Sepanjang Tahun 2019

#Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan