MerahPutih.com – Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina mengecam keras aksi kekerasan yang menimpa anak-anak di sebuah daycare di kawasan Umbulharjo, Yogyakarta. Ia mendesak aparat penegak hukum menjatuhkan sanksi maksimal kepada pelaku serta meminta pemerintah daerah segera mencabut izin operasional tempat tersebut.
“Kami mengecam keras perlakuan kekerasan di daycare Yogyakarta. Ini adalah perbuatan tidak manusiawi dan kejahatan yang tidak bisa ditoleransi sama sekali. Pelaku harus dijatuhi sanksi tegas, termasuk pencabutan izin operasional tempat tersebut agar tidak ada lagi korban di masa depan,” kata Arzeti, dalam keterangannya, Senin (27/4).
Baca juga:
Terungkap Hasil Tes Kejiwaan Influencer yang Aniaya Bayi di Daycare
Dampak Trauma Anak
Kasus ini mencuat setelah terungkap perlakuan keji terhadap anak-anak, mulai dari diikat tangan dan kaki, tidak diberi makan-minum layak, hingga dibiarkan tidur tanpa alas hanya dengan popok.
Arzeti memperingatkan kekerasan di usia dini berpotensi meninggalkan trauma mendalam. Untuk itu, dia menekankan pentingnya pendampingan intensif oleh tenaga profesional, seperti psikolog atau konselor anak, serta peran orang tua dalam mengembalikan rasa aman anak.
“Dampak psikologis seperti rasa takut berlebihan, gangguan tidur, hingga penurunan kepercayaan diri dapat menghambat perkembangan emosional dan kognitif korban jika tidak segera ditangani,” tegasnya.
Baca juga:
Evaluasi dan Pengawasan Daycare
Sebagai legislator di Komisi IX yang membidangi kesehatan dan perlindungan anak, Arzeti menegaskan insiden ini harus menjadi alarm keras bagi pengawasan daycare di seluruh Indonesia. Dia mendesak pemerintah dan lembaga terkait mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP) serta memperketat pengawasan.
“Negara harus hadir memastikan perlindungan maksimal bagi anak-anak dari segala bentuk kekerasan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa setiap tempat yang dipercaya menjaga anak-anak adalah lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang,” pungkasnya. (Pon)