DPR Harap KNKT Segera Ungkap Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182
KRI Rigel-933 melakukan pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
MerahPutih.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berharap Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera mengungkap penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
Hal itu menyusul telah ditemukannya lokasi black box (kotak hitam) yang diduga milik Sriwijaya Air SJ-182.
Baca Juga
Singapura dan AS Tawarkan Bantuan Investigasi Sriwijaya Air SJ 182
"Kami telah mendengar bahwa (lokasi) blackbox dari pesawat tersebut telah diketemukan. Sehingga kami berharap KNKT segera mencari penyebab jatuhnya pesawat untuk menjadi evaluasi lebih lanjut," kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/1).
Menurut Ketua Harian Partai Gerindra itu, penyebab jatuhnya pesawat tersebut sangat penting untuk mengevaluasi kualitas layanan maskapai lain.
"Untuk supaya dapat menjadi acuan dalam mengevaluasi pesawat-pesawat yang lain," ujar Dasco.
Untuk diketahui, Tim SAR Gabungan pada Minggu (10/1) kemarin telah menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.
Barang-barang tersebut mulai dari serpihan pesawat, kabel, pecahan ban, tumpahan minyak, bagian tubuh, properti milik penumpang dan lainnya. Bahkan, blackbox atau kotak hitam yang diduga milik pesawat rute Jakarta-Pontianak itu juga sudah ditemukan lokasinya. (Pon)
Baca Juga
Hari Ini Tim DVI Mulai Lakukan Identifikasi Korban Sriwijaya Air
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
PB XIV Purbaya Curhat ke Dasco, Nyatakan Keberatan atas SK Kemenbud dan Harapkan Persatuan Keraton Solo
Dasco Janji Tidak Buru Buru Bahas Revisi UU Pilkada, Fokus ke UU Pemilu
Pilkada via DPRD Belum Dibahas, Dasco: Kita Fokus Tangani Bencana
Wakil Ketua DPR Dasco Dikabarkan Konsolidasikan Dukungan Pilkada Oleh DPRD
Puan-Dasco Kompak Enggan Bahas soal Usulan Koalisi Permanen
Dasco Umumkan Prabowo Rehabilitasi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi, Mensesneg: Usulan Datang dari DPR
Uji Kelayakan Rampung, DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Yudisial Periode 2025-2030
Prabowo Beri Hak Rehabilitasi bagi 2 Guru Luwu Utara, Mensesneg: Guru Harus Dilindungi, Bukan Dihukum
DPR Singgung Bahaya Edukasi Minim Tentang Konten Media Sosial
Pimpinan DPR Sidak Pabrik Ban Michelin Bahas Dugaan PHK Sepihak