Dopamine atau Hormon Bahagia, Apa Fungsinya Bagi Tubuh?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 22 November 2024
Dopamine atau Hormon Bahagia, Apa Fungsinya Bagi Tubuh?

Hormon dopamine membantu fungsi tubuh untuk lebih positif. (Foto: Pexels/Julia Avamotive)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Dopamine dikenal sebagai 'hormon bahagia' karena perannya dalam memengaruhi suasana hati. Zat kimia ini sebenarnya adalah neurotransmitter, yaitu senyawa yang membawa sinyal antara sel saraf di otak dan seluruh tubuh.

Dopamine memiliki fungsi penting yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan kita. Berikut beberapa di antaranya:

Pengatur Suasana Hati

Dopamine berkontribusi pada rasa bahagia, motivasi, dan kepuasan. Ketika kadarnya meningkat, kamu akan merasa lebih bersemangat dan optimis. Sebaliknya, kekurangan dopamine dapat menyebabkan kelelahan mental dan depresi.

Baca juga:

Dampak Pigmentasi dan Perubahan Hormon pada Kulit Perempuan

Meningkatkan Konsentrasi

Neurotransmitter ini membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi. Dopamine membuat otak lebih tajam dalam menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari, sehingga produktivitas pun meningkat.

Mengontrol Gerakan Tubuh

Selain suasana hati, dopamine juga mengatur gerakan tubuh. Kekurangan dopamine sering dikaitkan dengan gangguan seperti Parkinson, di mana fungsi motorik menjadi terganggu.

Baca juga:

Hormon, Zat Pengatur Banyak Fungsi Tubuh

Pengaruh pada Sistem Reward Otak

Dopamine memengaruhi sistem reward, yaitu mekanisme yang membuat kita merasa senang setelah mencapai sesuatu. Inilah alasan kita merasa bahagia saat makan makanan favorit atau meraih prestasi.

Mendorong Perilaku Positif

Hormon ini memotivasi perilaku yang memberi hasil positif, seperti olahraga, belajar, atau bersosialisasi. Dengan menjaga kadar dopamine tetap stabil, kamu bisa menjalani hidup lebih berkualitas.

Baca juga:

Dopamine Detox, Langkah Awal Atasi Kecanduan

Agar tubuh memproduksi dopamine secara optimal, pastikan pola makan sehat, olahraga teratur, dan cukup tidur. Dopamine bukan hanya hormon bahagia, tetapi juga kunci keseimbangan fisik dan mental. (waf)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan